DOSEN ITU ADALAH ISTRIKU

DOSEN ITU ADALAH ISTRIKU
Ghibahan emak emak kepo


__ADS_3

Setelah melangkah beberapa langkah dan menuruni tangga mereka pun sampai di ruangan makan rumah itu. Telah berkumpul semua 2 kelurga itu untuk makan bersama setelah acara.


Anggapun segera menyapa mereka semua.


"Assalamu'alaikum semua selamat siang" ucap Angga dengan penuh bahagia melihat keluarga papa dan keluarga ayah berkumpul semua seperti ini


"Wa'alaikumussalam nak,abang adek" jawab semuanya (anggap aja serentak lah ya)


"Eh ada pengantin baru, duduk" canda mas Fajar


"Apaan sih mas" balas Angga sembari menarik kursi untuk sang istri duduk dengan benar barulah ia duduk di sampingnya


"Gimana rasanya setelah sah bang?" tanya Sara adiknya Angga


"Perasaannya ya senang alhamdulillah yang jelas tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata dan bersyukur banget" ucap Angga sembari menggenggam erat tangan sang istri dan mengusapnya dengan lembut kemudian tersenyum kepada sang istri dan Mita pun membalasnya


"Ya sudah ayo kita makan nanti keburu dingin makanannya" ucap papa Rafa


"Ia ayo semuanya makan yang banyak terutama kalian berdua biar kuat" ledek bunda Anggia


"Bunda ih bisa aja" ucap Sasmita malu


"Mas mau makan pakai lauk apa?" tanya sang istri dengan lembut


"Mas apa aja yang penting sehat dan sempurna kayak kamu" gombal Angga membuat sang istri blush dan langsung memutar bola matanya sembari tersenyum bahagia


"Udah gombalnya ingat yang jomblo dong" ucap mas Adit

__ADS_1


"Idiih jomblo yang kemarin emangnya kemana mas?" tanya Sasmita sang istri pada masnya tersebut


"Yang kemarin mana?" tanya mas Adit mencoba mengelak


"Itu yang di mall kemarin" ucap Sasmita menggoda masnya itu


"Mana ada Mita kamu aja kali salah lihat" jawab mas Adit dengan sedikit gugup


"Sudah sayang jangan menggoda mas Adit terus, kasian mas Adit kamu ledek terus begitu" ucap Angga dengan lembut mengingatkan sang istri namun penuh dengan ketegasan


"Sekarang kita fokus makan dulu bercandanya nanti setelah makan" sambung Angga sembari mengusap lembut punggung sang istri


"Ia mas" jawab sang istri


Akhirnya mereka menyantap makanan tersebut dengan tenang. Mereka menyadari perkataan Angga yang terakhir itu lembut namun tegas jadi tidak ada yang berani berbicara yang tidak baik lagi. Setelah menyantap makanan secukupnya akhirnya mereka pun menyelesaikan makan siang tersebut. Setelah selesai makan yang Sasmita pun mulai membereskan semuanya.


Namun belum terucap 1 kalimat pun bunda Anggia dan mama Sela memotongnya.


"Nak kamu kesana saja" suruh bunda dan mama


"Tapi ma bun Angga mau bantu istri Angga, Angga gak mau dia kecapean" ucap Angga dengan perhatiannya hingga membuat Mita sang istri tersenyum bahagia


"Sudah kamu sana temanin papa sama ayah mertuamu ngobrol disini biar bunda sama mama mertuamu yang bantuin istrimu" ucap bunda Anggia dan di anggukkan oleh mama Sela


"Ia mas tak apa kan adek sudah di bantu sama mama dan bunda" ucap sang istri


"Ya sudah kalau kamu maunya begitu tapi ingat jangan terlalu capek" ucap Angga mengingatkan

__ADS_1


"Insyaa allah mas kamu tenang aja" ucap Sasmita sang istri dan kemudian ia pergi ke tempat papa dan ayahnya itu


Setelah Angga pergi kini Mita yang di kepoin emak-emak.


"Nak Angga gimana sama kamu?" tanya bunda Anggia


"Gimana apanya maksudnya bun?" tanya Sasmita memastikan


"Ia dia orangnya bagaimana sama kamu baik gak atau gimana orangnya menurut kamu nak?" tanya bunda lagi


"Ia sayang mama juga pengen tau mantu mama lebih banyak biar bisa menyesuaikan kedepannya" ucap mama


"Emmm gimana ya ma bun, mas Angga itu selama ini baik banget dan perhatian banget ma bun tapi juga dia tegas" ucap Sasmita yang di simak dengan baik oleh bunda dan mamanya


"Terus?" tanya bunda


"Mita juga baru mendapatkan orang yang seumuran mas Angga yang nota benenya lebih muda dari Mita tapi pemikiran dan wawasannya jauh di atas mita ma bun" ucap Mita


"Wah bagus dong sayang kamu dapat suami seperti itu" ucap mama Sela


"Kamu tau gak sayang sebelum kalian nikah waktu itu Angga sebenarnya sudah membicarakan tentang pernikahan sama bunda dan ayahnya" ucap bunda Anggia


"Bunda kira dia hanya bercanda akan hal itu ternyata dia serius dengan perkataannya dan sudah menemukan orangnya ya itu kamu sayang" lanjut bunda


"Hingga waktu itu dia datang sendiri ketemu papa kamu dan mengutarakan niatnya dan meminta bunda dan ayahnya untuk melamar kamu namun karena satu dan lain hal tidak berjodoh waktu itu ya mungkin memang belum waktunya ya jeng" ucap bunda Anggia kepada mama Sela dan Mita


"Saya juga bersyukur jeng punya menantu yang baik banget seperti Angga" ucap mama Sela

__ADS_1


Tanpa di sadari pekerjaan mereka pun selesai namun tidak lupa Sasmita membuatkan minuman buat sang suami papa dan ayah mertuanya.


__ADS_2