
Setelah perkenalan singkat tersebut Angga pun di cari sama anak-anak panti tersebut.
"Ayaaah kita main yuk" ucap Tiara salah satu anak di panti tersebut
"Tiara mau main ayah sayang emmm?" tanya Angga sembari membalikkan badan menghadapnya lalu sedikit menunduk dan di jawab anggukan oleh Tiara
"Baiklah kalau begitu Tiara kesana duluan ya nanti ayah nyusul ok?" suruh Angga
"Ok yah" jawab Tiara senang kemudian berlari ke tempat main
"Sayang kamu ikut mas main sama anak-anak atau bantuin ibu masak?" tanya Angga pada sang istri
"Ikut ibu masak dulu deh mas nanti kalau sudah selesai baru main sama anak-anak, tidak apa kan?" tanya sang istri yang penasaran dengan suaminya itu kenapa dia bisa dekat dengan anak-anak dan kenal ibu panti serta banyak yang ia ingin tahu tentang sang suami
"Ya sudah kalau itu yang kamu mau sayang, mas ketempat anak-anak duluan ya" ucap Angga kemudian berlalu pergi
__ADS_1
"Ayo nak kita teruskan masaknya biar nanti sore kita bisa makan sama-sama disini" ucap bu Sarmi lembut
"Ia bu" jawab Sasmita singkat sembari tersenyum
"Oh ya nama ibu Zahra" ucap bu Sarmi memperkenalkan diri karena tadi belum memperkenalkan dirinya kepada Sasmita sembari mereka berjabat tangan
"Salam kenal ya buk" ucap Sasmita
"Jadi sekarang kita akan masak apa ya bu?" tanya Sasmita
"Ibu sih rencananya mau masak sayur lodeh kesukaan anak-anak sama Angga kalau dia kesini nak" jawab bu Sarmi sembari tersenyum
Mereka pun memulai persiapan sebelum memasak makanan untuk sore itu. Selama memasak Sasmita merasa ada yang ingin ia ketahui tentang sang suami. Alhasil ia pun memberanikan diri bertanya.
"Ibu sudah lama kenal dengan mas Angga ya bu?" tanya Sasmita memulai
__ADS_1
"Cukup lama nak" jawab bu Sarmi singkat
"Gimana ceritanya ibu bisa kenal sama mas Angga bu?" tanya Sasmita lagi karena semakin penasaran
"Waktu itu sekitar 3 tahun yang lalu ibu sama bapak lagi sedang susah mengelola panti ini karena kepentok soal biaya terus ibu sama bapak berunding dan di putuskan untuk mencari donatur setelah sekian lama mencari donatur mendapatkan donatur setelah jalan sekian lama donatur tersebut berhenti setelah 1 tahun menjadi donatur dan bapak sama ibu pun mencari donatur baru untuk panti ini setelah hampir 2 minggu kami belum menemukan donatur untuk membantu membiayai panti" cerita bu Sarmi mengingat masa lalu ketika masa sulit tersebut dan Sasmita pun hanya mendengarkan cerita tersebut
"Besoknya tepatnya di hari ke 14 bapak pun bertemu dengan nak Angga di jalan. Karena melihat bapak kecapean dan beristirahat tepat di samping nak Angga. Pada saat itu kebetulan ibu nelpon bapak untuk menanyakan sudah mendapatkan donatur belum nah nak Angga pun mendengar hal tersebut. Alhasil ia pun menawarkan diri untuk menjadi donatur tunggal panti ini. Namun pada saat itu kami tidak percaya kalau nak Angga mau menjadi donatur tunggal panti ini namun dengan kesungguhan niatan yang dia tunjukkan ke kami alhasil kami pun menerimanya. Begitulah awal pertemuan kami dengan nak Angga" lanjut bu Sarmi
"Subhanallah jadi mas Angga sampai saat ini masih menjadi donatur panti ini bu?" tanya Sasmita penasaran
"Alhamdulillah ia sampai saat ini" jawab bu Sarmi membuat matanya berkaca dengan rasa bangga pada sang suami
"Dan setahu ibu bukan cuma panti ini saja yang ia menjadi donatur masih banyak panti yang ia menjadi donaturnya" lanjut bu Sarmi menambahkan dan berhasil membuat ia meneteskan air mata bahagia memiliki seorang suami yang begitu baik
Bagaimanakah kisah selanjutnya
__ADS_1
Tunggu saja ya di next episode :-)
Terima kasih