
Pagi itu tiba-tiba handphone yoo in hwa berdering,sementara ia masih terlelap tidur. setelah cuup lama handphone tersebut berdering akhirnya yoo in hwa bangun dan menjawab panggilan telpon tersebut.
terdengar diseberang telpon suara laki-laki,
" yoo in hwa, dari mana saja kamu papa? ,papa sudah berulang-ulang kali menelfon kenapa baru kamu jawab? "
"apa sih pa ? masih pagi juga udah ngomel-ngomel aja, namanya orang lagi tidur juga."
"besok kamu harus kembali kekorea."
"gak mau."
"pokoknya besok kamu harus pulang,semuanya sudah papa urus jadi besok kamu tinggal berangkat kebandara saja ."
__ADS_1
"ya,ya aku bakal nurut apa yang papa bilang. tapi dengan syarat kalau aku gak betah aku bakal balik ke amerika lagi."
"terserah,ya sudah ingat besok kamu harus kebandara. besok lee sang woon yang menjemput kamu kebandara dan dia sekarang jadi sekretaris kamu juga. kalau begitu telfonnya papa tutup dulu."
"iya."
dan panggilan telfon pun berkakhir,dengan kesalnya yoo in hwa bangkit dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi sambil mengomel.
Hari esok pun tiba , yoo in hwa segera menuju kebandara untuk terbang menuju korea. setelah 12 jam penerbangan dari amerika menuju korea akhirnya yoo in hwa sampai dibandara incheon.
" selamat datang tuan,saya lee sang woen yang akan menjadi sekretaris anda. apa yang anda inginkan atau butuhkan bahkan semua jadwal anda dikantor saya yang akan bertanggung jawab."
" baiklah,terimakasih pak lee sang woen sudah mau membantu saya."
__ADS_1
mereka pun jalan menuju mobil yang sudah terpakir didepan bandara,insiden yang tak diduga pun terjadi yoo in hwa tiba-tiba ditabrak oleh seorang gadis. yoo in hwa pun terjatuh dan terhimpit oleh gadis tersebut, dengan buru- buru gadis tersebut langsung berdiri dan meminta maaf sambil berlari meninggalkan yoo in hwa yang masih tergeletak di lantai bandara.
lee sang woen segera membantu yoo in hwa untuk berdiri,
" anda tidak apa-apa tuan? "
"ya, saya tidak apa-apa."
Setelah yoo in hwa berdiri,ia melihat ke lantai ada sebuah kalung yang terjatuh. dia segera memungutnya dari lantai dan melihat kalung itu seolah-olah ia pernah melihat kalung itu entah dimana ia pun tidak ingat.
dan sampai didalam mobilpun yoo in hwa masih mekirkan gadis yang menabraknya tadi seolah ia sangat dekat dengan gadis tersebut.tapi itu tidak mungkin setelah 15 tahun baru kali ini ia balik kekorea, semua masih menjadi tanda tanya dalam pikirannya.
setelah menghabiskan beberapa waktu akhirnya yoo in hwa sampai dirumah orang tuanya. dan disambut hangat oleh kedua orang tuanya.
__ADS_1
"akhirnya kamu pulang juga anakku." kata ibu yoo in hwa,sambil memeluk anaknya.
"iya ma," dengan membalas pelukkan ibunya.