Dream Land

Dream Land
Episode 32


__ADS_3

       Sampainya ditempat shin hyo min, ji ae dan han young rim langsung menghampirinya, melihat ji ae sudah datang shin hyo min berdiri .


    “ ji ae aku benar-benar minta maaf atas apa yang dilakukan oleh ayahku .aku benar-benar tidak menyangka dia berbuat senekat ini .”


   “ sudah kamu tidak perlu minta maaf ini bukan salah mu, toh kamu juga tidak tau menahu tentang masalah ini .”


   “ aku sebagai anaknya merasa malu dengan apa yang sudah dia lakukan terhadap mu sampai mencelakai mu, bahkan ibu ku sekarang terlihat sangat depresi. Shin eun juga tidak bisa dihubungi .”


   “ tidak bisa dihubungi bagaimana !!!, memangnya dia belum pulang dari hongkong ?”


   “ hongkong ???” shin hyo min kaget mengetahui adiknya juga berada dihongkong.


   “ iya, dia datang untuk tujuan kerja begitu sih katanya. cuma pas acara peresmian Dream land dia terlihat bersama direktur shin .”


  “ pasti dia tau rencana ayah buat celakai kamu .”


  “ mungkin bisa jadi, sudah kita berdoa saja supaya tidak terjadi apa-apa dengan dia .”


  “ aku makin merasa gak enak sama keluarga kamu, karena pas kejadian kemaren choi na mo langsung menghubungi ku menanyakan keberadaan ayah .”


  “ sudah jangan merasa gak enak seperti itu, kita tetap berteman seperti dulu .”


  “ makasih kamu masih mau menganggap ku sebagai teman setelah apa yang dilakukan ayah .”


   Sementara dihongkong shin eun bi masih ditempat persembunyiannya, karena sekarang namanya jadi topik perbincangan orang-orang dikorea bahkan dinegara-negara lain. Sebagai artis yang berprestasi orang-orang tidak menyangka bahwa ayahnya akan melakukan tindakkan seperti itu bahkan itu dilakukan untuk dirinya. Semua kontrak-kontrak kerja dibatalkan, sekarang karirnya benar-benar hancur.


Shin eun bi tidak terima apa yang terjadi sekarang dia masih tetap ingin merebut yoo in hwa.


    Setalah bertemu dengan shin hyo min, choi ji ae meminta han young rim untuk mengantarnya ke mall untuk membeli beberapa pakaian dan keperluan lainnya.


     “ beli baju buat apa ?”


     “ ya buat dipakai lah, masa buat dilihat-lihat aja .”


     " iya tau buat dipakai, bukannya keluar terbaru untuk musim dingin kamu sudah punya ."

__ADS_1


     " emang, tapi buat baju ganti pas nginep gak ada ."


     " paham aku sekarang ."


     “ nah itu paham .” sambil berjalan memasuki toko pakaian pria.


    “ lah katanya mau beli baju .”


   “ iya beli baju .”


   “ ini pakaian pria woi .”


   “ ya sambilan gitu.”


   “ gak abis pikir aku sama kamu yang sekarang .”


  “ ya sudah jangan dipikirin, kamu juga mau silahkan pilih aja atau sekalian beli buat jeon rim eun


    ( pacar han young rim ) .”


  “ bukan kamu yang bayarin , tapi aku .”


  “ dari pada buat dia mending aku yang ambil, benar ya apa yang aku ambil kamu yang bayar .”


  “ iya itung-itung bonus buat kamu .”


  “ gak mau ini diluar bonus, kalau bonus langsung di transfer .”


  “ iya udah , pilih sana .”


   Merekapun asik berbelanja memilih pakaian yang mereka sukai , setelah itu choi ji meminta han young rim untuk mengantarnya kembali kerumah yoo in hwa.


   “ antar aku pulang kerumah yoo in hwa lagi ya .”


   “ udah tidur dirumah aku aja, temani aku minum malam ini .”

__ADS_1


  “ gak mau, mau minum sama in hwa aja .”


  “ awas aja kamu ajak aku minum .”


  “ jangan gitu dong, besok malam deh janji .”


  “ serah deh, ya udah sekarang aku antar kamu kesana. Ketempat presidir yoo in hwa .”


    Han young rim mengantarkan choi ji ae kerumah yoo in hwa, setibanya disana yoo in hwa sudah berdiri di depan rumahnya menyambut choi ji ae. Dia segera mengulurkan tangannya kepada choi ji ae , han young rim yang melihat itu meneriaki choi ji ae.


   “ tuh pangeran sudah menunggu tuan putri .”


   “ huss apaan sih kamu, pulang gih sana .”


   “ dan akhirnya aku dicampakkan, baiklah kalau begitu aku pulang .”


   “ bye, besok jangan jemput .”


  “ siapa juga yang mau jemput, tuh suruh cowok yang disana aja nganterin besok .”


  “ oh itu sudah pasti, hati-hati dijalan .”


     Choi ji ae dan yoo in hwa masuk kedalam, choi ji ae meletakkan kantong belanjanya di atas sofa. Dan dia mengambil satu kantong belanja dan mengeluarkan isinya, yang berisi kemeja pria.


   “  in hwa kamu kesini deh .”


   “  ada apa ?” sambil menuju ketempat ji ae.


   “  cobain deh pas atau nggak .”


   “  lah kenapa kamu beliin buat aku juga .”


   “  ya kebetulan aja tadi pas aku cari baju , aku lihat ini. Jadi aku pikir ini cocok buat kamu .”


  “  kamu gak perlu buang-buang uang segala, kemeja aku aja banyak dilemari .”

__ADS_1


  “  oh kamu gak meu menerima pembelian aku, baiklah aku buang aja .” sambil menuju ketempat sampah.


__ADS_2