
Yoo in hwa mengajak choi ji ae duduk dibangku dekat taman yang ada dirumah duka tersebut, dia menenangkan choi ji ae. Han young rim yang datang segera masuk keruangan dan memberi penghormatan untuk terakhir kalinya kepada kakek choi ji ae, air mata tampak jatuh dipipi nya dia teringat akan perlakuan kakek choi ji ae kepada dirinya yang sudah menganggapnya seperti cucu sendiri bahkan mobil yang dipakai han young rim sekarang adalah hadiah dari kakek choi ji ae. Setelah memberi penghormatan han young rim membantu-bantu menyediakan makanan dan minuman kepada tamu yang datang, matanya masih terlihat menjatuhkan air mata.
Choi ji ae sudah mulai terlihat tenang , ia dan yoo in hwa masuk kerumah duka. Dan kembali bergabung dengan orang tua choi ji ae. Tiba-tiba orang tua yoo in hwa datang untuk berpamitan kepada keluarga choi ji ae,
“ kalau begitu kami pamit pulang dulu .” ibu yoo in hwa berpamitan kepada orang tua choi ji ae.
“ oh iya baik, terimakasih sudah datang .” balas ibu choi ji ae
“ yoo in hwa, kamu tinggal disini dulu temani choi ji ae .”
“ iya ma.”
Orang tua yoo in hwa berjalan meninggalkan ruangan duka, choi ji ae terduduk dan memandang foto kakenya yang terpajang dengan tatapan kosong. Dia tidak menyangka kakek yang disayanginya pergi secepat ini padahal beberapa hari yang lalu kakeknya ingin melihat pernikahan choi ji ae dan yoo in hwa, serta ingin melihat cicitnya dari ji ae. Seminggu setelah itu mayat kakek choi ji ae dikuburkan.mata choi ji ae masih terlihat sembab proses pemakaman berjalan lancar semua orang sudah mulai pergi satu persatu. Disana hanya tinggal choi ji ae dan keluarganya beserta yoo in hwa dan han young rim.
Akhirnya mereka meninggalkan pemakaman tersebut,choi ji ae masih menagis dipusara kakeknya sambil berbicara.
" kakek pembohong besar, kakek bilang mau melihat aku menikah dan punya anak."
semua keluarga dan yoo in hwa kembali mencoba menenangkan choi ji ae.
setelah choi ji ae berhasil ditenangkan,choi ji ae pulang dengan yoo in hwa. Yoo in hwa mengajak choi ji ae ke taman hiburan untuk menghibur choi ji ae, karena dia tau hanya tempat itu yang bisa membuat suasana hati choi ji ae ceria kembali. Yoo in hwa melajukan mobilnya ke taman hiburan sampai disana choi ji ae bertanya.
__ADS_1
“ kenapa kita kesini, kok gak kerumah ?”
“ sudah jangan banyak Tanya ayo kita masuk dulu .”
yoo in hwa langsung mengajak choi ji ae menaiki corusel karena itu wahana yang palig disukai oleh choi ji ae. Senyum mulai terlihat diwajah choi ji ae apalagi yoo in hwa membuat wajah-wajah aneh.
Sesudah menaiki wahana tersebut yoo in hwa pamit untuk ke toilet.
“ ji ae aku ke toilet sebentar .”
“ oh iya aku tunggu kamu di kursi dekat sana .”
“ maaf mungkin anda salah orang .” ucap choi ji ae kepada badut tersebut dan mendorong buket bunga itu.
“ aku tidak salah orang .” kata badut tersebut sembari membuka kepala badut beruang yang dipakainya.
Ternyata yang ada dibalik kostum badut tersebut adalah yoo in hwa.
“ lah kamu ( choi ji ae kaget ) ini kapan kamu beli dan dapat kostum darimana ?”
“ tuh .” sambil menunjuk kea rah belakang, ternyata semua sudah disiapkan oleh sekretaris lee.
__ADS_1
NOTE :
Maaf DREAM LAND up nya telat, karena kemaren ada kencan buta kalau kata orang-orang korea bilang, jadi aku dicomblangin oleh kakak ku. mungkin dia sudah mulai resah karena aku masih sendiri, sementara teman yang seumuran dengan ku sudah pada berkeluarga :D .
*tapi aku tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk kalian. sekali lagi aku minta maaf ( MIANHAE) :**
__ADS_1