
Pagi hari nya han young rim yang terbangun duluan melihat choi na mo berada disamping nya, dia kaget dan mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi semalam. Dan dia sadar kalau ini semua dia yang memulai, jadi dia tidak bisa menyalahkan choi na mo. Dia beranjak dari tempat tidur dan langsung mandi serta bersiap-siap untuk pergi ke kantor sebelumnya dia memasak sarapan dulu untuk choi na mo. Sementara choi na mo masih tidur dengan pulas, dia meninggalkan catatan kecil diatas meja makan yang telah tersedia sarapan yang dibuatnya.
Catatan tersebut berisi “ maaf untuk yang semalam, mungkin aku sudah bertindak terlalu jauh. Sebelum pulang kamu sarapan dulu. Aku harus pergi ke kantor karena ada rapat penting , aku tidak tega membangunkan kamu yang tidur nyenyak . MAAF BIKIN KAMU CAPEK :D ”
Han young rim meninggalkan choi na mo sendirian di apartemen nya, dia bergegas ke kantor karena dia harus mendampingi choi ji ae rapat dengan beberapa investor. Sesampainya dikantor han young rim langsung menemui choi ji ae.
“ eh kenapa bukan kamu yang nganterin aku pulang tadi malam .”
“ ya gak mungkin aku lah, aku juga dalam pengaruh alkohol . gak mungkin aku yang nyetir kan, yang penting kamu selamat sampai rumah.”
“ iya selamat banget malah, kamu pulang sama siapa tadi malam ?”
“ in hwa, tunggu bentar itu merah kenapa?”
“ apanya yang merah ?” han young rim tidak menyadari kalau apa yang dilakukan nya semalam meninggalkan jejak yang jelas dileher nya.
“ wah jangan-jangan .” choi ji ae mencoba mencari tau apa yang sudah terjadi malam tadi antara kakak nya dan han young rim.
“ gak ada apa-apa .” han young rim berusaha menutupi apa yang terjadi semalam.
“ wah semenjak kapan apartemen kamu ada nyamuk .”
__ADS_1
“ bener-bener gak bisa bohong sama kamu,semalam.” Terhenti
“ iya paham, siapa yang menang .” sambil tertawa terbahak-bahak.
“ hadeh (sambil menunduk malu) gak ada yang menang.”
“ terus kak na mo udah pulang ?”
“ gak tau , yang jelas pas aku berangkat kerja dia masih tidur .”
“ berarti kamu yang menang dong .”
“ terserah kamu deh, oh iya sebentar lagi Mr juan dari perusahaan Orion akan datang .”
“ seperti nya gak ada yang penting banget sih .”
“ setelah bertemu dengan Mr juan aku balik, masih pusing efek mabuk semalam .”
Hp han young rim berbunyi, ternyata yang menelfon nya adalah choi na mo. Dia takut untuk mengangkatnya karena masih malu dengan apa yang terjadi tadi malam, choi ji ae menyadari kalauyang menelfon han young rim adalah kakak nya.
“ angkat aja, kak na mo kan ?”
__ADS_1
“ iya, gak tau mau bilang apa. Malu banget sumpah..”
“ kenapa malu, toh kalian melakukan nya suka sama suka. Dan harus kamu tau han young rim kak na mo sudah lama menyukai mu. jadi apa salah nya kalian memperjelas hubungan kalian udah sama-sama dewasa ini .”
“ bukan begitu ini tidak semudah yang kamu fikirkan .”
“ emang sulit dimana nya ? kalau kamu bilang ini tidak mudah. Apa perlu aku suruh kak na mo melamar kamu ?”
“ kamu kan tau kalau aku baru putus, sedangkan aku menganggap kak na mo tidak lebih dari kakak ku.”
“ oh jadi kamu mau mempermainkan perasaan kak na mo ?” choi ji ae tidak terima dengan perkataan han young rim yang tidak menyukai kakak nya.
“ bukan begitu kamu sudah salah paham. Ah sudah lah aku angkat dulu telfon nya .” han young rim mengangkat telfon choi na mo.
“ eh kenapa kamu gak bangunin aku ?” Tanya choi na mo
“ maaf tadi buru-buru, lagian kamu tidur terlihat nyenyak.”
“ oh begitu, makasih buat sarapan nya. Masakan kamu bisa enak juga ternyata .”
“ jangan ngeledek .”
__ADS_1
“ soal malam tadi .”