
Diperjalanan yoo in hwa sudah menyuruh sekretaris lee untuk mempersiapkan segalanya. Dan mengambil cincin yang sudah dirancangnya khusus untuk choi ji ae, karena cincin yang dipakai ketika pertunangan itu pilihan orang tua mereka.
“ bagaimana kamu suka ?”
“ bukannya kita sudah tunangan ? ini buat apalagi ?”
“ memang kita sudah tunangan, tapi saat itu kita sama-sama tidak menginginkannya. Jadi sekarang karena kita sudah sama-sama saling cinta, apa salahnya aku melamar kamu lagi .” sambil membuka kotak cincin.
Choi ji ae menjulurkan tangannya, dan yoo in hwa memasukkan cincin tersebut ke jari manis choi ji ae dan mengeluarkan cincin yang dipasang ketika acara pertunangan mereka. Cincin yang diberi yoo in hwa dipesan khusus untuk choi ji ae, setelah dari taman hiburan yoo in hwa mengajak choi ji ae untuk makan malam di restoran pertama mereka bertemu ketika diajak oleh ibu mereka. Sesampainya disana yoo in hwa mengingatkan tentang kejadian dihari itu kepada choi ji ae.
“ kamu ingat gak waktu kita ketemuan disini ?”
“ ingat apalagi pas aku mau kabur, ditarik mama .” sambil tertawa.
“ kalau aku sih pas nuduh kamu sebagai penguntit, asli itu aku kaget kenapa kita nyampe barengan. Berjalan kearah meja yang sama .”
__ADS_1
“ pas kamu nuduh aku penguntit pengen aku lemparin kursi ke wajah kamu tau gak .”
“ untung aja gak jadi ya, kalau jadi bisa rusak wajah ganteng ku ini.”
“ ganteng darimana nya, tampang biasa-biasa aja dibilang ganteng .”
“ ya udah terserah kalau kamu mau bilang aku jelek juga gak papa, yang penting udah bisa ngedapetin kamu ini. Kamu mau makan apa ? nyampe bukannya pesan makanan dulu .”
“ lah nyalahin aku lagi, aku mau pasta aja sama minumannya wine aja.”
“ iya kenapa emang ?”
“ gak boleh .”
“ ya udah berarti aku gak jadi makan nih .”
__ADS_1
“ iya deh iya, tapi jangan banyak-banyak .”
“ siapa juga yang mau minum satu botol .”
Yoo in hwa memanggil pelayan restoran dan menyebutkan menu makanan yang mereka ingin kan. Beberapa saat kemudian makanan mereka pun datang yoo in hwa dan choi ji ae mulai menyantap makanan mereka. Kesedihan choi ji ae mulai berangsur pergi digantikan oleh kebahagiaan yang diberikan oleh yoo in hwa.
Hari berlalu semua kembali seperti semula, choi ji ae kembali masuk kantor seperti biasanya .
tidak tau kenapa sebelum berangkat kerja dia menelfon choi ji ae minta izin untuk tidak masuk hari ini. Choi ji ae memberi nya izin karena kebetulan dikantor tidak ada pekerjaan yang terlalu penting, atau bertemu dengan klien. Pada saat jam makan siang choi ji ae sudah meninggalkan kantor dia langsung menuju rumah han young rim setibanya disana choi ji ae yang mengetahui password rumah han young rim langsung masuk tanpa membunyikan bel terlebih dahulu.
Ketika choi ji ae masuk dia mendapati apartemen han young rim berantakkan botol soju,bir dan sampah makanan berserakan tidak seperti rumah han young rim yang biasanya rapi. Choi ji ae menyusuri setiap ruangan sambil memanggil han young rim, dan dia kaget ketika mendapati han young rim dengan rambut yang acak-acakkan dan kantung mata yang sangat besar.
“ hey (sambil mengguncang badan han young rim ) kamu kenapa ?”
“ jeon rim eun .” sambil menangis.
__ADS_1
“ iya kenapa dia ?”