
“ pak ke lotte hotel busan ya.” ji ae mengarahkan tujuan nya ke sopir taksi
“ baik nona .” supir taksi.
Taksi pun melaju ke lotte hotel busan yang berada di seomyeon street, choi ji ae sengaja pergi melarikan diri ke hotel. Karena kalau dia kerumah atau ke rumah han young rim, yoo in hwa pasti menemui nya . sampai nya di hotel choi ji ae merebah kan badan nya di tempat tidur, dan melihat ponsel nya lalu menonaktif kan supaya yoo in hwa tidak bisa menghubungi nya. Choi ji ae cukup kecewa dengan sikap yoo in hwa yang cemburu terlalu berlebihan seperti itu, choi ji ae sendiri memahami dengan status nya yang sekarang kalau sudah menjadi tunangan orang dan dia juga paham batasan bergau dengan laki-laki lain. Perihal dia memberi respon baik kepada juan hanya semata rekan bisnis tidak lebih.
Dan benar yoo in hwa menghubungi han young rim menanyakan keberadaan choi ji ae.
“ hallo ada apa pak ?”
“ young rim, choi ji ae ada disana tidak ?”
“ lah,, nggak pak bukan nya tadi sama bapak .”
“ oh ya udah terimakasih .”
“ iya pak .”
Han young rim merasa heran kenapa tiba-tiba yoo in hwa mencari choi ji ae. Dia pun mencoba menghubungi choi na mo.
“ ada apa ?” jawab choi na mo jutek.
__ADS_1
“ kamu dimana ?”
“ baru aja nyampe rumah .”
“ ada ji ae nggak .”
“ nggak tadi dia bareng yoo in hwa .”
“ ehm baiklah .” menutup telfon.
“ kemana pergi nya ji ae, ini pasti ada yang gak beres jangan-jangan dia pergi ke bar sendiri. Ehm tapi gak mungkin juga kalau kesana pasti ngajak aku atau gak kakak nya, mana nomor nya dari tadi gak bisa di hubungi.” Gumam han young rim.
Sementara itu choi ji ae di hotel berusaha tidak mempedulikan lagi apa yang terjadi dia sudah mencoba mengatasi masalah nya dengan memberi sedikit pelajaran buat yoo in hwa untuk lebih berhati-hati dalam bersikap.
Jam menunjukkan pukul 12 malam tiba-tiba ada pesan masuk ke hp yoo in hwa.
“ masalah hari ini jangan terlalu kamu pikirkan, aku tau kamu masih bangun kamu tidur saja.
Aku Cuma butuh waktu untuk menenangkan diri, besok pagi aku kabarin lagi .”
Setelah mendapat pesan tersebut yoo in hwa segera menghubungi choi ji ae, tapi nomor nya sudah tidak aktif lagi. Yoo in hwa mulai merasa agak tenang dia mencoba mengistirahatkan badan nya yang seharian berkeliling mencari choi ji ae beberapa saat kemudian yoo in hwa tertidur.
__ADS_1
Pada pagi hari nya choi ji ae benar-benar menghubungi yoo in hwa, ketika hp nya bordering yoo in hwa langsung terbangun dan segera menjawab telfon dari choi ji ae.
“ kamu dimana ? aku minta maaf masalah kemarin, aku janji gak bakal curiga lagi .”
“ aku udah maafin kamu, sekarang jemput aku di hotel lotte busan kamar 1010.”
“ baik, aku langsung berangkat.”
“ jangan tergesa-gesa, bawa mobil nya jangan ngebut .”
“ iya, aku siap-siap dulu .”
Sebelum menemui choi ji ae, yoo in hwa memberitahu kepada sekretaris lee kalau dia mungkin tidak masuk kerja hari ini.
“ pak lee, hari ini saya tidak masuk kerja. Tolong semua kerjaan kamu yang ambil alih .”
“ tapi pak sekarang ada meeting penting .”
“ semua saya serahkan kepada pak lee,tolong pimpin meeting hari ini dengan baik .”
“ baiklah kalau begitu pak .”
__ADS_1
“ setelah meeting tolong beritahu saya hasilnya.”
“ iya pak .”