
Setelah dari ruangan ayahnya yoo in hwa menuju ke kantornya, sekretaris lee sang woen datang menghampirinya sembari membawa beberapa dokumen ditangannya.
“ permisi tuan yoo saya membawa beberapa dokumen yang harus anda tanda tangani dan beberapa
jadwal anda selama seminggu ini. Oh iya besok anda harus menghadiri rapat dengan pimpinan cabang dream land membahas tentang cabang dream land yang ada dihongkong.”
“apa ? saya harus menandatangani dokumen sebanyak ini, ini hari pertama saya mulai masuk kantor loh . “
“ iya tuan,karena sebelum kepemulangan anda, papa anda sudah lama memindahkan semuanya atas nama anda.”
“ ya ampun,papa benar-benar. Kamu letakkan semua berkasnya diatas meja.”
“ baik tuan,kalau ada perlu bantuan saya lagi tinggal panggil aja.”
Setelah semua dokumen yang ditanda tanganinya selesai yoo in hwa pulang kerumah, Dia langsung menemui papanya.
“pa kenapa hari ini begitu banyak berkas-berkas yang harus saya tanda tangani.”
“ya sudah memang tugas kamu, kamu benar mau tinggal sendiri?.”
“iya pa.”
__ADS_1
“ya sudah kamu tinggal dirumah yang di distrik Nonhyeon saja.”
“ malam ini aku langsung pindah kesana.”
Setelah mengemasi pakaiannya, dia langsung mengendarai mobilnya menuju distrik Nonhyeon.
Sampainya disana dia lngsung masuk kekamar dan langsung merebahkan diri, hari yang cukup melelahkan di hari pertamanya. Tanpa sadar dia tertidur dan melewatkan makan malamnya.
hari menunjukkan pukul 6 pagi, sekretaris lee datang menemui yoo in hwa karena dia harus cepat-cepat menghadiri rapat dengan direktur cabang.
“tuan,tuan bangun sudah siang. Hari ini tuan harus menghadiri rapat untuk pembahasan tentang cabang dream land yang ada dihongkong.”
“ ya ampun sekretaris lee, ini sungguh menyiksa ku.”
Ketika memasuki ruanganya yoo in hwa tersentak melihat sudah ada seorang wanita yang sudah menunggunya, wanita itu berdiri dan menyapa yoo in hwa.
“ selamat pagi bapak presdir, maaf saya menunggu diruangan anda tanpa izin.” Ucap wanita yang sedari tadi menunggunya.
“ iya selamat pagi, ya sudah tidak apa-apa. Silahkan duduk” dengan nada datar yoo in hwa mempersilahkan wanita tersebut untuk duduk.
“baik saya mungkin akan memperkenalkan diri dahulu kepada anda, saya choi ji ae direktur cabang dibagian dream land. Tujuan saya kesini hanya untuk membahas perkembangan proyek pembangunan dream land cabang yang ada dihongkong sudah mulai rampung dikerjakan, mungkin sekitar dua atau tiga bulan lagi selesai.”
__ADS_1
“maaf sebelumnya nona choi,anda pasti sudah tau kan bahwa saya baru dua hari dengan ini bekerja . jadi saya tidak tahu menahu tentang proyek yang anda sebutkan tadi.”
“saya tau pak, mungkin bapak benar baru menjabat beberapa hari ini. Tapi proyek ini hampir selesai dan pada peresmian bapak lah yang harus meresmikannya sebagai pimpinan tertinggi.” Dengan nada tegas choi ji ae
memperjelas tujuannya ingin bertemu dengan yoo in hwa.
“anda tahu sedang berbicara dengan siapa ? kenapa nada bicara anda terlalu lantang begitu.” Yoo in hwa tidak terima dibentak oleh choi ji ae dan menegaskan keduduknnya.
“karena saya tahu anda pemimpin tertinggi grub World Land, makanya saya menemui anda membahas ini. Kalau anda tidak tahu tentang proyek ini seharusnya anda juga bisa mempelajarinya dulu.”
“wah anda terlalu berani kepada saya.”
“saya bukan terlalu berani atau apalah yang anda sebut, kalau begitu permisi saya pamit dulu.” Dengan kesal choi ji ae berjalan menuju pintu keluar dengan ngomel-ngomel.
Begitu juga yoo in hwa melampiaskan kekesalannya kepada sekretaris lee.
“ wah ini tidak salah wanita seperti itu jadi direktur di Dream Land.”
“maaf tuan sebenanrnya nona choi ji ae cukup pintar dalam pengelolahan dream land, selama dia menjabat direktur dream land di berhasil membuka beberapa cabang diberbagai Negara.”
“cukup sekretaris lee kamu ini bekerja untuk saya atau dia, tolong kamu cari berkas-berkas dream land saya akan mempelajarinya. Kalau memang nanti pas peresmian saya yang membukanya.”
__ADS_1
“ baik tuan setelah semua berkasnya terkumpul saya akan langsung memberinya kepada anda.”