Dream Land

Dream Land
Episode 6


__ADS_3

 Choi ji ae meninggalkan restoran dan langsung menuju kantornya, setelah menempuh waktu tiga puluh menit ji ae sampai dikantor. Ketika ia hendak masuk keruangannya choi ji ae dicegat oleh han young rim (sekretaris sekaligus teman dekat choi ji ae).


    “ maaf buk, tadi ada telfon dari sekretaris presdir yoo in hwa.” Karena choi ji ae atasannya han young rim harus berbicara formal, supaya setara dengan pegawai yang lainnya.


   “ oh iya dia bilang apa?”


  “ sekretaris lee ingin meminta salinan file proyek pembangunan dream land yang di hongkong.”


  “ ya udah kamu kirim aja, biar dipelajari tuh sama bapak presdir yang gak tau apa-apa itu.”


  “ baik buk, saya langsung mengirimnya lewat email ke pada sekretaris lee.”


 Choi ji ae pun berlalu meninggalkan meja han young rim dan langsung masuk keruangannya. Sementara  itu han young rim bergegas mengirimkan file yang diminta sekretaris lee.


  Ketika jam kerja usai choi ji ae dan han young rim pergi kesebuah club, mereka disana untuk mencari hiburan dan meminum beberapa gelas wine.


  “ eh kamu tau nggak presdir kita yang baru ini benar-benar gak tau sama sekali tentang perusahaan dan anak perusahaannya atau emang bodoh.” Sambil teriak karena bunyi musik yang terlalu keras disana ia coba memberitahu kepada han young rim bagaimana yoo in hwa.

__ADS_1


  “ emangnya kenapa? Bukankah tadi kamu pergi menemuinya.”


  “ memang benar tadi aku pergi untuk menemuinya, dan memintanya secara langsung untuk meresmikan  dream land yang ada dihongkong. Bukankah waktu kita untuk peresmian itu sudah tidak banyak lagi, eh dia malah bertele-tele.”


  “ bertele-tele bagimana?.”


  “ masa proyek pembangunan dream land yang dihongkong  dia gak tau sama sekali !, kamu ingat kan tadi sekretaris lee meminta salinan file. Nah itu buat dipelajari oleh presdir yang bodoh itu.”


  “ huss,kamu jangan bilang presdir bodoh begitu ntar dipecat loh.”


  “ lah biarin emang dia bodoh, mau bagaimana lagi. Kalau emang gak paham tentang perusahaan yang akan dikelolahnya mending gak usah jadi presdirkan.”


  “ tau ah pusing juga mikirinnya, coba aja nanti pas peresmian acaranya hancur bakal aku bunuh tuh presdir  yang bodohnya gak ketulungan.”


  “ waduh sampai bunuh-bunuh segala , udah mending sekarang kita happy aja kalau sudah disini lupain masalah kerjaan.”


   “ hahaha benar juga.” Sambil mengayunkan gelas yang berisi wine untuk bersulang dengan han young rim.

__ADS_1


   Malam itu mereka menghabiskan malam dengan minum-minuman hingga subuh hari, karena mereka dalam pengaruh alkohol tidak memungkinkan mengendarai mobil choi ji ae mencoba menghubungi kakak nya untuk menjemput mereka. Choi ji ae mengambil ponsel yang berada didalam tasnya dan menghubungi kakaknya.


  “ hallo, woi ganggu orang tidur aja. Kenapa pagi-pagi gini nelpon ada apa?”


  “ oii choi na mo, kesini jemput aku.” Dengan nada suara selayaknya orang yang mabuk berat.


  “ jam berapa ini coba, disana kamu sama siapa? Gak ada takutnya kamu ini.”


  “ aku sama han young rim, buruan kemari jemputtttt.”


  “ iya,iya apa salahnya aku coba punya adek seperti kamu selalu nyusahin.”


  “ di club tempat biasa, kamu pasti taukan. Ingat jangan sampai mama tau.”


 “ ahhh iiya, aku kesana sekarang !!” choi na mo mematikn telfonnya, sambil mengambil mantel dan kunci mobilnya dia mengomel-ngomel kesal.


  “ ya tuhan kesalahan apa yang sudah aku lakukan dikehidupan sebelumnya, sehingga aku punya adek

__ADS_1


seperti dia.”


__ADS_2