
Yoo in hwa segera mengejar choi ji ae, mencoba menghentikan choi ji ae yang hendak membuang baju tadi.
“ kenapa dibuang.”
“ ya kamu gak mau kan, buat apa disimpan mending dibuang aja .”
“ maksud aku bukan begitu .”
“ bukan begitu apanya ?? sudah jelas kamu gak mau nerimanya .”
“ astaga kamu sudah salah paham, sini besok pergi kerja aku pakai .”
“ sudah gak usah, buang saja.” Sambil menarik kembali baju yang ada ditangan yoo in hwa.
“ kamu jangan ngambek gitu deh, makin cantik tau .”
“ apa-apaan sih jangan ngerayu , aku lagi ngambek .”
“ benar kamu mau ngambek ?”
“ oh ya udah aku ada sampanye, aku minum sendiri ya. Jangan dekat-dekat.” Yoo in hwa pergi meninggal kan choi ji ae, dan menuju ketempat penyimpanan sampanye nya.
Dia duduk disofa dengan memegang segelas sampanye, choi ji ae yang melihat itu tidak kuat dengan godaan minuman tersebut seolah-olah botol sampanye itu memanggilnya untuk diminum. Dia tetap dengan gengsinya karena lagi ngambek kepada yoo in hwa.
“ sini, ngapain kamu berdiri disana Cuma ngelihatin .”
__ADS_1
“ gak mau .” sambil pergi berjalan kekamar.
Yoo in hwa segera mengejarnya, dan membawanya ke sofa untuk duduk dan menikmati sampanye.
“ aku udah bilang gak mau, lepasin tangan mu.”
“ gak mau, sini temani aku minum .”
Akhirnya choi ji ae luluh juga mereka menikmati sampanye dan mabuk sehingga membuat mereka tertidur disofa. Pagi harinya choi ji ae berangkat kekantor di antar oleh yoo in hwa.
Ketika dia sudah sampai dikantor han young rim segera menghampirinya tergesa-gesa, seperti ada hal penting yang ingin dibicarakannya.
“ ada apa , kenapa kamu tergesa-gesa seperti ini ?”
“ berita buruk apa ?”
“ salah satu wahana ditaman hiburan ada yang memakan korban .”
“ memakan korban bagaimana ?”
“ salah satu pengunjung ada yang jatuh dari wahanan permainan, dan mengakibatkan cedera yang cukup serius.”
“ tidak mungkin bagaimana Ini bisa terjadi, semua wahana yang ada standar keamanannya bagus. Dan selama ini tidak pernah terjadi kecelakaan seperti ini .”
“ aku juga tidak tau sekarang polisi sudah ada di TKP untuk menyelidiki kronologi kejadian, dan untuk sementara tamna hiburan terpaksa kita tutup supaya tidak mengganggu penyelidikan .”
__ADS_1
“ kalau begitu kita harus kesana sekarang .”
“ jangan dulu wartawan sudah terlalu banyak disana .”
“ itu lebih baik, kita sebagai pengelolah harus menunjukkan diri. Tidak diam bersembunyi ,karena itu bisa membuat citra perusahaan negatif dimata masyarakat luas dan bisa saja berdampak buruk kepada cabang-cabang yang ada di Negara lain. Tolong langsung hubungi pengacara perusahaan suruh dia tangani kasus ini dengan baik.”
“ tadi aku sudah menghubunginya, jadi sekarang ayo kita kesana mungkin saja pengacara moon sudah tiba disana .”
Mereka pun mendatangi taman hiburan diluar sudah tampak banyak wartwan, choi ji ae turun dari mobil dia pun dihampiri oleh wartawa.
“ maaf buk bagaimana tanggapan ibuk dengan kejadian ini .” kata salah satu wartawan.
“ saya tidak bisa berbicara banyak sekarang, biar polisi bekerja dulu. Dan nanti kalau hasil penyelidikan nya sudah keluar kami akan memberitahu kalian. Supaya tidak ada yang ditutupi .”
“ untuk biaya pengobatan korban apa ditanggung oleh dream land ?” imbuh wartawan yang lainnya.
“ sudah pasti, perusahaan akan menanggung biaya pengobatannya sampai sembuh .” choi ji ae pergi meninggalkan para wartawan itu dan langsung masuk ketempat kejadian.
“ bagaimana penyelidikkannya pak ?” Tanya ji ae kepada polisi.
“ kami belum bisa memastikannya apa ini ada tindak kelalaian dari pengunjung, atau ada kerusakan dari wahana tersebut. Tapi kami akan meneliti lebih lanjut lewat kamera pengawas juga .”
“ baik pak, saya mohon secepatnya bisa diketahui apa penyebabnya .”
“ iya buk, kami akan berusaha secepat mungkin penyelidikkan ini membuahkan hasil .”
__ADS_1