
Hallo semuanya!! aku kembali.
maaf lama gak up, soale aku males ngetik, andai ada laptop kan enak, ini pake hp android lah Yo pasti capek ngetiknya.
Yo wes lah langsung aja kita ke cerita selanjutnya.
Seperti biasa Safira jika sudah bangun pagi hari dia akan heboh, menandakan harinya sangat bersemangat.
didapur sudah ada bik Marni yang tengah menyiapkan sarapan, bang Kabir juga sudah pulang setelah selesai tugas proyek nya yg ada di Kalbar.
"abanggggg" ia berlari dan langsung memeluk Kabir
"idihhhh anak siapa nih, main peluk-peluk aja, sana-sana kamu bau ihh" ia memang sengaja menjahili Safira pagi-pagi begini lantaran memang sudah kebiasaan nya.
"ishh apaan sih bang, orang masih wangi jugak,walaupun belum mandi heehehe" ia duduk disamping bang Kabir dan tak lama kemudian datang Bu Rani.
"wahhh pagi-pagi udah ribut aja nih anak bedua" sahut Bu Rani yang ikut duduk memakan kacang.
"ini nih Bu, bang Kabir masa cantik-cantik begini dibilang bau" dan Bu Rani langsung mendekatkan diri ke Safira "iya nih bau banget, aduh kamu ini cewek apa cowok Ra" tanya Bu Rani yg sama saja usilnya dengan bang Abir
"ah masa" ia memeriksa dan mencium keteknya sendiri (bayangin dah pagi-pagi nyium ketek yg pdahal emang bauš¤£)
"ah engga Bu, nga bau" kata Safira
__ADS_1
"iya emang gak bau, tapi kamu itu bau-bau jomblowati " Bu Rani gelak mentertawakan Safira begitu juga Kabir.
"ya Allah aku di bully dirumah ini, " ia geleng-geleng kepala dan langsung kembali kekamarnya untuk mandi.
padahal ada yg lebih lama jomblo dirumah ini, si bangkab.gumam Safira
-_:)
ditempat lain.
"ana kamu nanti temani ibu ya ke acara temen ibu"
"hmm iya Bu" padahal hari ini hari Minggu, mau nya sih ngorok.gumam Kirana
"Siapa sih nganggu aja deh" ia beranjak dan lngsung mengambil ponselnya yg tengah di charger .dan ketika melihat isi layar siapa yang menelponnya matanya langsung berbinar kek dapat harta Karun.
"hallo assalamualikum cantik" ujr pria diseberang sana
"waalaikum salam tampan" ia cekikikan + geli mengucapkan kata tampan
"heyy aku mencium aroma-aroma belum mandi nih" ujar Fariz
"ah kamu kok bisa nebak sih kalo aku belum mandi?" ia membelalakkan mata nya rasa tak percaya
__ADS_1
"ya psti aku bisa nebak, orang hari ini hari Minggu , biasanya cewek itu males mandi kalo hari Minggu bener gak" ujar nya lagi
"nda ah mana ada, gak bener tuh" ia mengelak padahal apa yang di ucapkan Fariz ada benarnya, misalnya dirinya sendiri
"bohong kali, pasti kamu juga paling males mandi kalo hari minggu" Fariz benar-benar menggoda Kirana
"ah aku deh sana , aku mo lanjut tidur" imbuhnya lagi
Dari Luar sudah terdengar suara teriakan mama Vika , Ibu nya Kirana.
"anaaaa cepat mandi ibu udah siap ini" ujarnya berteriak di bawah
"iya ibuuu" sahut Kirana, kembali ke telpon
"hallo, Kirana, ana" ia memanggil- manggil sang empunya namun tak dijawab, kayanya melamun nih anak
"ah iya ka, eh apa ya, ah oh eh" Kirana sudah gak konek lagi ,
"hmmm ysdh aku tutup dulu telponnya, nanti ibumu memanggilmu lagi, lebih baik kamu segera mandi biar wangi ya cantik, dah assalamualaikum " ujar dari. dan memutuskan telponnya
'eh iya kak, waalaikum salam" jawabnya
"hufttttt org mager jugak disuruh mandi,mana disuruh ikut lagi ke acara apa gitu, ah mager banget dah, padahal capek kemarin di toko, tapi ya demi ibu, nasih nasib dah"gumam.kirana
__ADS_1