
"Bun Ferro Mau izin tugas besok ke Kalbar, ada proyek yang harus Ferro selesain" tutur Ferro pada sang ibu ,
"iya nak, kamu sudah bereskan pakaian kamu tah? " ujar nya sambil merajut kain tanpa melihat kearah Hardi
"udah dong bund, "
"bang Ferro kamu jadi besok ke Kalbar? " tanya sang ayah yang baru tiba.
"jadi dong yah, ini baru aja dibicarain sama bunda, iya gak bund"
"bang, adek mu mana kok gak keliatan udah sore jugak" ujar Bu Salwa
"iya kemana dia, pergi? tanya jugak pak Rizieq
"gak tau bund, yah , mungkin tidur. secara kan dia kecapean habis pulang reunian sama temen-temennya" ujar ferro
"bunda naik dulu, mau bangunin anak gadis. gak baik udah mau senja masih molor" Bu Salwa berlalu meninggalkan Hardi dan pak Rizieq yang sudah menata papan catur.
didalam kamar Amanda
"man, mandaa sayang ayok bangun nak udah mau magrib" kata Bu Salwa sambil menyesar tirai jendela kamarnya Amanda
__ADS_1
"huaaammmm, iya bund" Amanda masih setengah sadar, masih ngumpulin nyawa gaes.
"bangun, terus mandi yak, kamu masih udzur kah?" tanya Bu Salwa
"hu'um bund masih, " iya beranjak dari tempat tidur , dan langsung kekamar mandi.
Sedangkan di kediaman Kirana.
"mam, apa sebaiknya kita pindah ya dari sini?" ujar Kirana
"hmmm kalo kita pindah , bisnis yang udah kita bangun disini bagaimana ana?" ujar Bu Vika dengan nda sendu
Yap, terjadi masalah di keluarga Kirana.
Awalnya bermula dari Kirana kecil yang berumur kurang lebih 4 tahun.
Kirana adalah anak satu-satu nya di keluarga Pramesti , ayah nya, Viko Pramesti diduga sangat menginginkan anak laki-laki, namun karena suatu kecelakaan Bu Vika terpaksa menganggkat rahim nya, maka itulah ia tak bisa lagi memberikan keturunan kepada Viko. awalnya Viko dapat menerima , namun seiring berjalannya waktu ia merasa sangat menginginkan seorang anak laki-laki , sebagai penerus perusahaannya nanti.Namun, setelah Bu Vika mengalami suatu kecelakaan dan dengan terpaksa rahimnya di angkat, disitulah pak Viko mulai berubah.
Ia jarang pulang kerumah, dengan alasan banyak pekerjaan di kantor padahal banyak saja anak buahnya yang bisa menggantikannya, perubahan tersebut dirasakan oleh Bu vika , hingga Bu Vika melihat sendiri , suaminya bertemu bahkan bercumbu dengann wanita lain. sampai akhirnya Bu Vika memilih menjanda, daripada bersama namun tersiksa.
flashback 15 tahun yang lalu
__ADS_1
Waktu itu Bu Vika sedang ada acara di sebuah hotel ternama di kota Xxx. Dia di percaya orang untuk membuat kue, Karena kue Bu Vika terkenal akan rasa cita nya yang sangat enak.disana juga ada Kirana yg menemaninya, karena kirana sedang free , makanya ia bisa ada bersama ibunya di hotel tersebut.
Tak lama kemudian, acara dimulai, dan Bu vika tak sengaja melihat sosok pria yang tak asing di matanya. tapi, yang lebih mengejutkan disampingnya , bergelayut tangan perempuan seusianya, kalau dilihat dari pakaian nya dia bukan wanita biasa, bisa jdi itu teman atau rekan bisnis pak Viko, ia segera menepis pikiran yang tidak baik terhadap suaminya .
Ia semakin curiga, pasalnya mana ada teman sebegitu dekatnya bahkan menempel kepada seorang pria, jika tidak ada hub khusus.bu Vika sudah tak fokus lagi dengan orang-orang disampingnya, ia hanya fokus melihat suaminya. Kirana yang melihat gelagat dan tatapan aneh ibu nya, ia juga ikut memandang kearah ibu nya lihat.
Dan betapa terkejutnya Kirana kecil , melihat sang ayah bersama wanita lain. ia merasa geram, dan ketika hendak menghampiri ayahnya , Bu Vika mencegah nya.
Bu Vika menyuruh kirana untuk mengawasi gerak-gerik ayahnya. dan benar saja entah apa yang di bisikkan pak Viko kepada wanita itu, dan mereka berlalu pergi meninggalkan acara.
Kirana dan Bu Vika juga ikut membuntuti mereka berdua, namun karena kalah cepat, mereka ketinggalan jejak.
Kirana dan Bu Vika terus berjalan mengikuti lorong hotel, dan mereka terkejut melihat sepasang kekasih sedang bercumbu di pojok dinding. mereka tak menyadari kehadiran Kirana dan Vika.
Seketika Bu Vika langsung meneteskan air mata, dan kinara langsung memeluk sang ibu, menguatkan sang ibu atas apa yang sudah dilihat nya. Tak sampai situ , pak Viko dan wanita itu terus bercumbu, ada rasa jijik di hati Kirana melihat kelakuan ayahnya.
Tak lama kemudian, pak Viko sudah tak tahan lagi, langsung merobek gaun wanita itu, lalu ia menggendong wanita itu dan masuk kedalam kamar.
Didalam kamar pak Viko, mereka melakukan hal yang dilarang oleh agama. tanpa sebuah status hub, tanpa mereka ketahui, ada 2 orang perempuan yang menangis melihat mereka didalam kamar.karena pintu kamar tak dikunci. awalnya Kirana sudah menggebu-gebu ingin melabrak pelakor itu, namun apalah daya malah rasa jijik yang mereka lihat.walaupun umurnya masih kecil, tapi dia sudah paham apa itu orang ketiga, dan sebagainya
flashback on
__ADS_1
HAPPY READING