Duda Muda Itu Suamiku

Duda Muda Itu Suamiku
DMIS PART 26


__ADS_3

Hari ini Safira sangat senang karena ia menemukan resep baru untuk resto nya, ia juga sudah berkutat di dapur sejak tadi pagi, ia bukan bos yang hanya suka perintah-perintah anak buah, jika masih bisa kenapa tidak.


"huffttt akhirnya selesai juga"gumam.safira


Toktoktok


"mba Ira di luar ada tamu, katanya teman lagi mna" ujar Riska


"oh ya, siapa? hmm suruh saja dia masuk" ujar Safira sambil merapikan bajunya


Riska mengangguk tanda mengerti, dan tak lama kemudian masuklah wanita cantik berjilbab syar'i , kulitnya putih, matanya sipit, dan mempunyai lesung pipi di sebelah kanan.


"assalamualikum ibu negara" ucap perempuan cantik itu


"waalaikum salam, seser " ia berteriak bahagia, bagaimana tidak hampir 3 tahun lamanya wanita di depannya ini pergi keluar negri,


"seser, seser, nama gue Sheril , maimunah" ia berlalu dan duduk sambil mengambil toples kacang.


"iya deh ser, btw kenapa lu pulang gak bilang-bilang" ujar nya duduk disamping Sheril


"gue juga lupa, habisnya dadakan sih, ortu gue nyuruh pulang buat acara tunangan" ucapnya dengan nada santai


"widihhhhh pacangan kawin nyawa nah" ujar nya dalam bahasa Banjar (ntar ada transletnya)


"tayuh dah unda jadi jomblo karatan, baik tarima orang badatang" ujar Sheril


transletnya


"wahhh bakalan nikah lu " **kata Kirana


"capek udah gue jadi jomblo karatan lebih baik gue terima toh lamaran nya" kata Sheril**


kembali


"eh si ana kemana tuh anak, Telpon gih bilang gue disini" ujar Sheril

__ADS_1


"bentar gue telpon dlu" ia mengambil hp dan mulai mencari kontak Kirana


Tut Tut Tut Tut


"hallo assalamualikum " ujar Kirana di seberang sana


"waalaikum salam an, lu sibuk gak?" tanya Safira


"gak nih, lagi free gue, emang kenapa?tanyanya lagi


"ke resto gue nih sekarang , nih anak Curut dateng cepetan" ujar Safira


"hah masa , oke siap otewehhh" Tut Tut Tut panggilan berakhir


"gimana bisa dia kesini" tanya Sheril


"bisa , lagi otewehhh katanya," ia berbalik dan terkejut


"busyetttt neng, tuh gak sekalian toplesnya dimakan, lahap bener dah " ia hanya geleng-geleng kepala melihat tingkat saudaranya itu


"hahhaha habisnya enak nih kacang buatan lu, ntar bikin lagi yak, req peyek deh aku" ia kembali mengambil toples disampingnya


tak lama kemudian datang Kirana membawa roti dan cemilan lainnya


"assalamualikum , hallo inces datang membawa sejuta kebahagiaan" Kirana datang dan langsung menghempaskan dirinya ke samping Sheril


"busettt bisa lebih anggun gak duduknya neng, Barbar amat" ujar Sheril dan Safira hanya tertawa melihat keduanya


"huhhh bilang aja lu iri sama gue, secara kan gue lebih cantik" ujar nya kepedean


"iya ini aja, soalnya umur gak ada yang tau" tambah Kirana dan diangguki oleh Sheril


"heh gitu amat dah sama temen sendiri" Kirana pura-pura cemberut, dan alhasil safira dan Sheril langsung memeluknya dari samping,


"utututu bebeb ku ngambekkk" ujar Sheril

__ADS_1


"hummmm, sini tayang sini tayanggg" tambah lagi Kirana


"huaaaaaaa andai yang meluk ini adalh cowo kanan kiri, betapa beruntungnya seorang Kirana " ujarnya sambil mengeratkan pelukannya ke Safira dan Sheril


"etdah pengap gue nih an" ujar Sheril, dan Kirana langsung melonggarkan pelukannya.


"kpan sampai lu, gak bilang-bilang" sambil membuka kotak roti nya


"kemarin, dadakan juga sih" ujar Sheril, dengan tangan mengendap-ngendap mengambil roti bolu


"gausah gitu juga kali ser, ambil aja dodol" ujar Safira


"hehehe biasa aja dong neng" ujar Sheril


"ada acara apa ikam jadi Bulik ka kampung? tanya Kirana


"ujarnya handak kawin, makanya Bulik " ujar Safira


"wessss handak kawin kahh Pian, imbah ikam Hanyar kena ku pulang" ujar Kirana


"aii bebujur an,? Ira pang adakah sudah calonnya?" tanya Sheril


"mana pang talihat lakiannya, kena Mun sudah sampai ada i habarnya" kata Safira


**translet*


"ada acara apa jadi lu pulang ke indo?" tanya Kirana


"katanya mau nikah, makanya dia pulang" ujr Safira


"wahhh mau kawin ya lu, setelah lu nanti nikah, selanjutnya gue yang nyusul" ujar Kirana


"hah yang bener an ? kalo Ira ada sudah calonnya? tanya Sheril


" mana ada, cowoknya aja belum keliatan, nanti kalo sudah sampai jodohnya, ada aja kok beritanya" kata Safira**

__ADS_1


mereka kembali bertukar cerita setelah beberapa tahun berpisah.


HAPPY READING


__ADS_2