Duda Muda Itu Suamiku

Duda Muda Itu Suamiku
DMIS PART 6


__ADS_3

Hari ini, hari kamis Safira dan ayah nya sudah berangkat ke bandara di antar bang Abir, karna besok Jum'at sudah acara nikahannya sepupu Safira, Rahmawati.


sedangkan Bu rani sudah ke RS pagi-pagi sekali, karna ada pasien kecelakaan mendadak, jdi Bu Rani gak bisa ikut ngantar Ira dan ayahnya ke bandara.


"bang kamu kapan berangkat ke Kalbar"?


"emm kayanya besok deh yah" ucap bang Abir yang sedang menurunkan koper milik Ira dan ayah dari bagasi.


"coba aja bang Abir ikut, pasti seru deh" ujar Ira


"hemm maaf ya Ira, kerjaan Abang disana sudah menunggu , jika gak ada tuh kerjaan Abang juga mau ko ikut Ira, kan masih ada ayah" seraya mengelus kepala Ira


"bang hati-hati nanti dijalan ya, jangan ngebut" ujar ayah


"iya yah, ayah disana juga hati-hati, ra kamu jagain ayah ya jangan sampai genit" gelak bang Abir , begitu juga Ira.


"siap bang, pasti Ira jagain ko, Abang hati-hati dijalan ya, dahhh"


"assalamualikum yah" Abir pun mencium tangan ayahnya , dan begitu juga Ira, mencium tangan bang Abir.


___________________________________________________


"ferro tolong bantuin om, ini kita angkat berdua". ujar pak Burhan yang kesusahan mengangkat meja.

__ADS_1


"oh iya om bentar". ferro sedikit berlari menuju om Burhan


"makasih ya Ferro, om jadi ngerepotin kamu ". ujarnya


"gpp lah om, namanya juga tetangga, nanti kalo aku nikahan juga terus minta bantuan, kalo bukan tetangga sama siapa lagi". ujarnya Ferro


"iya terus kapan kamu nikah biar om bisa bantu juga " kini pak Burhan bertanya, sedangkan yang ditanya hanya kikuk-kikuk sendiri.


"emmm ntar om, kalo jodohnya sudah sampai" Ferro menggaruk kepalanya yang ga gatal sama sekali


"aamiin mudah-mudahan tahun ini kamu dapet jodoh, biar om nanti yang bantu-bantu"


"makasih om, aamiin mudahan aja, oh iya om nih diminum enak nih panas-panas begini minum yang seger" seraya menyodorkan gelas minuman kepada om Burhan


Tak lama kemudian Tante Rina datang memanggil om burhan.


"Oalah aku lupa Bu, iya nanti bapak jemput. kira-kira jam berapa mereka sampe?".


"katanya sih sampe nya siang nanti habis Zuhur" ujar Tante Rina. ferro yang sejak tadi mendengar pembicaraan orang didepannya ini berinisiatif membantu pak Burhan.


"om gimana kalo pake mobil aku aja kan mobil ku udah parkir didepan tuh, kalo pake mobil om kan dipake buat ambil barang yang lain, gimana?". tanya Hardi


"boleh tuh pak, kalo nak ferro gak ngerepotin sih gpp" ujar Tante Rina

__ADS_1


"iya har kalo kamu ga keberatan om juga gapp pake mobil kamu" kata om Burhan


"iya om, Tante, ferro gpp ko, santai aja"ujar Ferro


"okedeh sip , nanti siang jemput ya pak, ibu mausuk dulu banyak yang di kerjain " Tante Rani langsung melenggang masuk kedalam rumah


"nah kalo gitu kita bersih-bersih dulu, kayanya sebentar lagi Dzuhur , biar nanti bisa jemput keluargaku di bandara" ujar om Burhan


"iya om, assalamualikum" Ferro pulang kerumah, dan lngsung mandi. setelah selesai mandi tak lama kemudian adzan Dzuhur berkumandang. langsung saja Ferro melaksanakan shalat Dzuhur . dan setelah shalat dia meminta izin kepada bunda nya untuk mengantar kebandara.


"Bun aku izin ya kebandara, mau bantu om Burhan, jemput salah keluarganya". ujar Ferro yang sedang makan buah apel


"iya, tapi kamu hati-hati ya bawa mobilnya, pake masker " ujar Bu Salwa


"siap nyonya " Ferro pun langsung menuju mobilnya yang ternyata sudah di hadang oleh om Burhan.


"om udah nunggu lama ya?" tanya Ferro


"gak ko , om tadi habis dari mesjid langsung ke mobil kamu ini" ujar nya


"oh yaudah om, kita langsung aja ke bandara siapa tau udah sampe keluarga om" ajak Ferro


"ya sudah ayok" ujr om Burhan

__ADS_1


...**hallo guys, jangan lupa vote dan tinggalkan jejak yah....


tbc**


__ADS_2