
Aku di besarkan hingga usia 5 tahun disuatu gedung experimen ilegal yang letaknya sangat terpencil dari pemukiman.
yang kuingat dari tempat itu hanyalah sebuah ruangan yang luas bertembok putih. Obat-obatan,peralatan yang terbuat dari besi,cairan infus.Surgical light yang berada tepat di atas ku yang terbaring disertai alat alat yang menempel di sekujur tubuh.
Orang orang berseragam aneh mengelilingi ku dan suntikan bius mendarat di tubuh sehingga membuat ku hilang kesadaran.
Setelah terbangun dari pengaruh obat bius,sekujur tubuh ku merasakan rasa sakit akibat beberapa luka jahitan dan pengaruh arus listrik yang mereka pasang di tubuh.
Ada banyak anak anak sepertiku di tempat itu,mendengar tangisan mereka setiap malam membuat ku hampir gila.
__ADS_1
Tapi yang kuingat,ada satu orang yang selalu berada di sisiku untuk menenangkan ku.Dia adalah satu satunya harapan ku untuk terus bertahan.
Namun itu tidak berlangsung lama setelah dia di panggil oleh salah satu perawat di tempat itu,untuk menjalankan ujicoba terakhir nya di ruang percobaan.Namun setelah masuk ke ruangan itu,dia tidak pernah kembali lagi.
karna kehilangan harapan satu satunya,aku akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup ku.Tetapi di saat hendak ku akhiri,sepintas ingatan muncul di kepalaku.
Tepat pada malam purnama,gedung eksperimen mengalami peristiwa pengepungan besar besaran oleh pihak berwajib,semua yang terlibat dalam mengelolah eksperimen di tangkap dan anak anak hasil eksperimen di amankan.
kami semua di kumpulan di sebuah pusat kesehatan milik negara untuk di periksa.
__ADS_1
Hasilnya,semua anak memiliki kemampuan dari eksperimen yang dilakukan oleh organisasi ilegal tersebut.
masih banyak yang tidak percaya oleh fakta tersebut bahwa eksperimen ilmiah dapat merubah manusia sampai se ekstrim ini.
hari demi hari,satu persatu anak anak yang di amankan tewas akibat trauma dari percobaan tak lazim tersebut.
untuk mengurangi jumlah kematian,akhirnya para dokter yang menangani kami menyarankan untuk menghilangkan trauma pada kami dengan cara merelakan ingatan anak anak untuk di hilangkan.
Tentu semua orang setuju dan akhirnya ingatan kami semua pun di hapus dan kami pun di pisahkan.Aku di adopsi oleh seorang polisi yang telah menyelamatkan kami semua,dan yang lainnya entah kemana.
__ADS_1