
Acara di mulai dengan beberapa kata-kata pembuka/sambutan kepada setiap perwakilan kelas dan para penonton,serta menyebutkan peraturan perlombaan dan alat apa saja yang boleh di gunakan.
Peraturan nya sama seperti yang ku sebutkan kemarin,di perlombaan ini akan dipilih beberapa kelas yang akan melaju ke babak final nanti dengan total poin terbanyak,dan alat yang boleh di gunakan hanyalah pulpen serta buku untuk mencatat soal rumus. Dari hasil rapat di katakan bahwa jumlah soal sebanyak 50 ,dan 10 soal pada final.
Setelah pembukaan selesai,para guru yang dipilih langsung sebagai juri akan masuk dan duduk di tempat yang telah di siapkan. Lomba cerdas cermat pun akhirnya di mulai dengan soal pertama yang di bacakan oleh panitia/pengurus perlombaan.
"Baiklah,saya akan membacakan soal pertama hanya sebanyak dua kali jadi dengarkan baik-baik.Istilah atau majas untuk mengumpamakan benda mati memiliki peranan indera selayaknya makhluk hidup disebut?" Tanya panitia
Tet........
"Personifikasi!?" Jawab peserta dari kelas 11 IPA 1 dengan cepat.
"Bagai mana para juri,apakah jawabannya benar?" Tanya panitia kepada para juri.
Semua juri dengan semangat menjawab. "benar" Dan poin pertama di berikan kepada kelas 11 IPA 2.
Lomba terus berlanjut dengan pertanyaan-pertanyaan yang terus di bacakan oleh panitia, setiap kelas berusaha untuk menjawab soal-soal tersebut untuk mendapatkan poin.
Aku sedikit kaget dengan kelas Kak Kyo yang sejauh ini sudah menjawab 5 soal dari 10 soal yang sudah di bacakan, itu membuat ku semakin bersemangat begitupula dengan Rafli yang daritadi sangat fokus mendengarkan pertanyaan.
Di perlombaan ini yang paling di andalkan adalah kecepatan dalam menyelesaikan dan menjawab soal.
-Di lapangan tempat bazar-
"Em........" Gumam Varro dengan wajah sedikit kesal.
"Varro ayo bantuin,ini kerjaan kalau gak di kerjain gabakal selesai dengan sendirinya" Ucap salah satu teman kelas ku yang bernama Yuda.
"Aaaaaaaa,gua mau lihat Cakkra bro. Massa sebagai bestfriend gua gak pergi buat nyemangatin dia" Keluh Varro
"Iya nih,massa dari total 30 murid di kelas kita, cuma lima belas orang doang yang bisa kesana buat ngedukung Cakkra,aku juga mau kali" Ucap Vani ikut mengeluh
"Yah mau bagai mana lagi,kalau mau protes yah protes ajah sama Pak Ali" Ucap Yuda.
"Udahlah,ayo buruan kerjain. Kita kan bisa lihat final nya pas malam nanti,itupun kalau kelas kita berhasil masuk final sih." Ucap Riana.
"Y-ya benar sih,tapi bagai mana kalau kita gak masuk final?" Ucap Vani khawatir.
"Eh anda kalau ngomong yang bener dong. Gua yakin pasti mereka berdua bisa masuk final,percaya ama gua deh." Ucap Varro
"Ya...ya...ya... .Gausah ngomong banyak, buruan kerjain kerjaan kalian, bisa-bisa kelas kita yang paling lambat ngurusin ini. Kalian gamau kan kehilangan nilai tambahan?" Tanya Satria.
"Iya maaf" Jawab mereka berempat secara bersamaan.
-Di tempat lain-
"Ehhh guys,kalian udah denger kan kalau HIGH INTERNASIONAL SCHOOL bakalan ngadain bazar loh malam ini, dan bazar nya terbuka untuk umum. Kalian mau pergi engga!? " Ucap salah satu murid sekolah lain.
"Boleh deh,aku juga penasaran sama sekolah itu" Ucap A
__ADS_1
"Iya, katanya sekolahnya luas dan banyak cogannya aaaaaaa!" Ucap B
"Kalau gitu kita perginya barengan ya,kita ketemuannya di depan taman sahara ajah gimana?" Ucap C
"Jangan di situ ih,di taman itu kan pernah ada pembunuhan,lu gak takut apa?" Tanya B
"Yaudah deh, kalau gitu di depan rumah aku ajah gimana?" Jawab C dan kemudian kembali bertanya.
"Oke" Jawab A
"Lu dengar itu kan Laura?, ayo kita kesana juga"
"Ga ah Sinta,kamu gatakut keluar malam apa?" Ucap Laura menolak.
"Aaaaa Laura ayo,ini kan pertama kalinya aku ngajakin kamu keluar malam. Kita gak lama ko disitu,mau yah" Bujuk Sinta
"Yaudah deh,beneran sebentar kan?" Tanya Laura
"Iya,gua janji deh kalau gitu" Jawab Sinta.
-kembali ke gedung perlombaan-
Sejauh ini kami baru bisa menjawab satu soal, sedangkan Kak Ciel sudah menjawab empat soal. Itu hampir membuat ku putus asa dan takut akan gagal. Tapi seketika semangat ku kembali karna Rafli berkata padaku.
"Berhentilah berusaha dan biarkan aku yang melakukannya" Ucap Rafli menatapiku dengan ekspresi sedikit meledek.
Kata-kata itu seketika membuat ku kesal dan mengubah niat ku dari yang tadinya ingin mengalahkan Kak Ciel, berubah untuk mengalahkan Rafli dalam menjawab soal. Pertanyaan berpindah ke soal rumus, semua orang benar-benar serius dengan pulpen yang berada di tangannya.
senilai dengan 10 % adalah ....
a. 2⁄20
b. 1⁄10
c. 10⁄100
d. 10⁄20
Kami memberikan waktu untuk mencatat sebanyak lim-" Tanya Panitia 1.
Tet.........
"d. 10⁄20" Jawab ku dengan cepat
"Apakah sudah yakin dengan jawabannya?" Tanya Panitia 2.
"Yakin!" Jawab ku dengan tegas.
"Bagaimana para juri,apakah jawabannya benar?" Tanya Panitia 2.
__ADS_1
Para guru melihat satu sama lain, setelah itu menatap ke arah panitia dan menjawab "Benar". Murid di kelas ku yang pergi mendukung kami langsung bertepuk tangan dan berteriak memberi semangat.
Rafli menatap ku dengan tatapan sedikit kesal dan berkata bahwa dia mengira aku akan benar-benar berhenti berusaha. Aku langsung tersenyum dan bilang kalau aku bukanlah orang secemen itu.
"Kelas 10 IPA 1 berhasil mendapatkan satu poin lagi untuk kelas mereka. Baiklah,soal selanjutnya akan saya bacakan jadi dengarkan baik-baik.Nilai minimum fungsi f(x) \= 3x2 + 6x - 24 adalah ...
a. -21
b. -23
c. -27
d. -29
Hitung dengan baik jangan sampai kesalahan kecil membuat jawaban kalian salah." Ucap Panitia 1.
"Waktu pengerjaan selama setengah menit di mulai dari sekarang, 1,2,3,4-."
Tet......
"Jawabannya adalah c. -27" Jawab Rafli
Jawaban Rafli juga benar dan kami pun mendapatkan satu poin tambahan lagi. Aku dan Rafli terus bersaing satu sama lain untuk menjawab soal-soal cerdas cermat hingga akhirnya di soal ke 49 Aku salah menebak jawabannya.
Pertanyaan soal itu langsung di rebut oleh Kak Ciel dengan jawaban benar. Kak Ciel sudah berhasil mendapatkan 5 poin, dan soal terakhir menentukan siapa yang akan berhasil menebaknya.
"Ini adalah soal terakhir yang akan menentukan siapa yang akan maju ke tahap final,soal ini berbeda dari soal lainnya. Jika kalian salah menebaknya,maka satu poin kalian akan hilang, jadi pikiran baik-baik sebelum menjawab" Ucap Panitia 2 memberitahu.
"Sekali lagi dengarkan dengan baik.Misalkan Un adalah suku ke-n dari suatu barisan aritmatika. Jika Uk \= t dan Ut \= k, maka nilai dari suku ke-(k + t) adalah . . .
a. 0
b. k
c. 2k
d. k + t
Waktu menjawan di tambah menjadi satu menit dimulai dari sekarang" Ucap Panitia 1
Waktu terus berputar, dengan pulpen yang berada di tangan ku, aku terus mencatat mencari jawabannya dan memeriksa apakah jawaban ku sudah benar atau tidak. Setelah selesai memastikan, aku langsung dengan cepat memencet tombol di depan ku.
Tet........!!
Dua suara tombol berbunyi secara bersamaan.
Panitia menjadi kebingungan mencari tahu siapa yang pertama menekan tombol,karna sulit di pastikan akhirnya panitia dan juri memberi kesempatan kepada kelas ku dan kelas 12 IPS 2 untuk mengatakan jawaban kami dan biarkan juri yang memastikan jawabannya.
Jika kedua jawaban benar,maka tiap kelas akan mendapatkan satu poin. Dan jika kedua kelas salah maka sebaliknya,kedua kelas akan mendapatkan penurunan poin.
__ADS_1
Siapakah yang menjawab soal dengan benar?, nantikan di Bab selanjutnya.