
Kami berdua langsung ke kamar setelah istirahat.Karna rasa penasaran ku akhirnya setelah sampai,aku langsung memberitahu Varro kalau sebenarnya aku dapat melihat makhluk gaib.
Dia tidak terlalu kaget mendengar nya,sebaliknya dia hanya bereksperi sedih dan langsung keluar dari ruangan begitu saja.Itu membuat rasa penasaran ku semakin tinggi padanya,banyak yang ingin ku tanyakan tapi untuk sekarang akan ku biarkan saja dulu.
Dan lebih baiknya aku tidak usah ikut campur masalah orang lain,tapi jika orang lain yang bercerita atau meminta tolong padaku aku tidak akan bisa menolak permintaan nya.
akhirnya Varro kembali setelah beberapa jam dia meninggalkan ruangan dan anehnya dia sudah kembali lagi menjadi dirinya yang periang dan penuh semangat.Jujur saja aku sedikit iri dengan dirinya yang mudah bersosialisasi dengan orang lain karna sikap periang dan tenangnya itu.
Dipikir pikir lagi kapan terakhir kalinya aku merasakan rasa iri seperti ini.Mungkin kah dulunya aku adalah orang yang gampang iri?,kurasa tidak.
"Cakkra,mau ikut ke kantin gk?" Tanya Varro
"Boleh deh,gua juga belum makan daritadi"
Lama kelamaan aku merasa mulai sangat dekat dengan Varro,padahal niatku masuk ke sini agar bisa menyendiri dan tidak mencolok. Tapi karna orang orang mengira aku dekat dengan Varro mereka semua jadi sok akrab dengan ku.
Memangnya Varro itu siapa,kenapa orang orang sangat ingin dekat dengannya terlebih para wanita.Tapi mungkin saja karna bentuk tubuh dan mukannya yang bisa dibilang bagus,untuk sekarang biarlah begini.
"Cak! Cakkra! Oi!,cak piring" Panggil Varro
"Apa hah?"
"Lu daritadi di panggil kagak nyaut nyaut,lagi mikirin cewe lu yah."
"Mana ada anjir,knp lu manggil"
"Tu makanan lu mau dikasi kacang apa engga,takutnya lu elergi kacang"
"Engga usah,gua ga doyan kacang"
"Lah ko tanya saya,tanya ibunya doang"
"Gua makan lu lama lama!"
Setelah mengambil makanan,aku dan Varro langsung mencari tempat untuk ditempati makan.Saat aku ingin menyantap makanan ku Varro tiba-tiba menanyakan sesuatu padaku.
__ADS_1
"Cakkra!" Panggil Varro
"Apa lagi?"
"Anu,begini"
"Begini apa?, lu kalau mau ngomong buruan, gua mau makan"
"Begini,sebenarnya gua sudah tau kalau lu tuh bisa lihat roh.Gua deketin lu dan bahkan mengajak lu berteman dengan tujuan untuk memastikannya,dan ternyata memang benar lu bisa lihat roh.Beberapa hari ini gua selalu gk sengaja ngelihatin lu tiba tiba termenung sendiri dan bahkan senyum senyum sendiri,dan itu semua semakin di perkuat saat lu jujur pada gua"
Beberapa kata darinya seketika membuat ku seketika membeku dan merasa di permainkan.Jika tujuan mu mencari tau,maka kau tak perlu repot repot mendekatiku bahkan minta ku menjadi teman mu.Padahal ini pertama kalinya aku merasa memiliki teman.
"Cakkra,lu marah yah sama gua?"
"Engga kok,ini udah biasa terjadi"
"Sebenarnya gua udah lama nyariin lu,gua mau minta bantuan sama lu (´。_。`) tapi gak mungkin gua bilang kek gitu ke lu pas awal kita ketemu"
"Ayo makan,makanannya kebulu dingin"
Sejak awal juga aku merasa kalau Varro mendekati ku bukan karna ingin menjadi teman ku,tapi hanya menginginkan sesuatu.
Dan hari ini merupakan hari kedua sejak kejadian itu,setiap aku bertemu dengannya dia selalu menundukkan kepalanya dan memanggil ku satu dua kali.Tapi jika aku jawab, maka dia hanya akan berkata "bukan apa apa".
Pagi ini seperti biasa kami mengikuti beberapa pelajaran di kelas dan kegiatan lainnya. Setelah pembelajaran selesai aku akan mengikuti pertemuan klub sampai jam 18.00 sore, sedangkan Varro sampai jam 18.30 sore.
Setidaknya ada beberapa jam aku tidak bertemu dengannya.Dan sekarang adalah jam istirahat,aku akan pergi ke kantin sendiri seperti kemarin
"Ah.....akhirnya aku sendiri juga" Ucap ku gembira
Tiba tiba saja dari belakang Varro memanggil ku dengan nada tinggi yang membuat pandang orang orang tertuju padaku.wajah gembira ku seketika berganti menjadi wajah kesal+bingung.
"Ada apa,kalau cuma ingin bilang bukan apa apa mending sekalian jangan perna panggil gua lagi"
"Apa ini,pertengkaran pasangan?(。>‿‿<。 )"
__ADS_1
Bisik salah satu murid wanita
"Diam dasar FUJO,paling gara gara perseteruan antar teman doang" bentak temannya
"Cepat ngomong apa mau lu,orang orang jadi salah paham tau!" Ucap ku kesal
Saat Varro hendak berbicara,tiba tiba saja aku teralihkan oleh orang yang tak sengaja ku temui dulu waktu awal masuk sekolah.
"Aku mau minta ma-"
"Nanti saja bicaranya,tiba tiba saja aku ada kepentingan mendesak" Ungkap ku memotong ucapannya.
Aku berlari meninggalkan Varro dan mengejar wanita itu. Entah aku sudah benar gila atau bagai mana padahal dia sudah memintaku untuk tidak memegang tangannya lagi, tapi tangan ini sangat ingin menggapai tangannya.
"Hey! Perasaan aku sudah pernah bilang padamu jangan pegang tangan orang sembarangan dasar mesum" Ucapnya dengan raut wajah yang kesal
Seketika aku melepaskan genggaman ku dari tangannya dan meminta maaf.
"Maaf aku benar benar tidak bermaksud untuk memegang mu,hanya saja tubuh ku serasa bergerak sendiri" Ucap ku
"Hah?, kau kira aku kan percaya dengan kata kata bodoh mu itu!".
" Aku benar benar minta maaf,aku berjanji tidak akan melakukan nya lagi"
"Ku pegang janji mu!"
Dia langsung pergi begitu saja setelah menasehatiku.Salah satu murid cowok langsung menghampiri ku dan memberitahu ku untuk tidak macam macam dengan cewek tadi, karna dia merupakan anak dari salah satu pengusaha paling berpengaruh di negara ini dan salah satu penyumbang di sekolah ini.
Pantas saja gayanya tidak biasa,dan perasaan perbedaan kasta sangat terasa saat dekat dengannya.Karna dia aku jadi meninggalkan Varro tadi.
Masih pagi aku sudah mendapatkan beberapa masalah,sial juga ini hari. Karna kehilangan nafsu makan jadinya aku pergi ke perpustakaan untuk belajar sedikit,aku takut nilai ku turun dan berpengaruh terhadap biaya siswa ku.
Di perpustakaan lebih nyaman dari yang ku bayangkan,aku bisa belajar sepuas ku tanpa adanya gangguan sedikit pun.Kehidupan yang tenang seperti ini yang kuinginkan (T^T) tapi gara gara sesuatu yang kecil, akhirnya kehidupan ku jadi berbelok dari ekspektasi.
Waktu berputar terus menerus.Aku tidak dapat merubah sesuatu yang telah terjadi,sebaliknya aku bisa merubah apa yang akan terjadi di masa depan.
__ADS_1