
Kenzoe Steward
Elleyya Grizelle
"Abian brengsek.." ucap gadis berusia 24 tahun itu,
Hiks hiks hiks
Ia berjalan sempoyongan di jalan yg cukup sepi karna waktu sudah menunjuk pukul 01.00
Ia terduduk lemas di pinggir jalan
Ffiuuhhh
Elleyya meniup rambut yg menutup seluruh wajahnya
Hiks hiks hiks
Ia kembali menangis sesegukan "pria brengsek.. Aku membencimu sialan.." ucap Elleya, ia bangun dan berjalan ke tengah jalan, hanya ada satu dua kendaraan yg melewati jalanan
Ia merentangkan kedua tangannya dan memejamkan mata
Ckiittt
Seseorang keluar dari mobilnya
Tap tap tap
Takk
Arrghhh
"Kau fikir dengan mati masalah mu selesai huh?" ucapnya setelah menjitak kepala Elleya keras
Hiks hiks hiks
"Airaaa.." ucap elleya memeluk sang sahabat
"Berhenti menangis.." ucap aira melepas tubuh elleyya dari tubuhnya "Cihh kau minum terlalu banyak huh?" ucap aira lagi setelah mencium bau alkohol yg menyengat dari mulut elleyya "hampir 2 jam aku mencarimu leyya dan kamu malah berkeliaran, kamu tau frustasinya aku mencarimu huh?"
"Abian sialan.. Dia mengkhianatiku raa, kamu tau? Aku sangat terluka"
Hiks hiks hiks
"Abian.. Pria sialan.. Aku tak akan pernah memaafkanmu" ucap aira, ia memapah elleya dan membawanya masuk ke dalam mobil
Ia mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan rendah
__ADS_1
"Kemana aku harus membawamu? Ke kost an? Pintu pagar pasti sudah di kunci, ke rumah? ayah dan bundaku akan membunuhku jika membawamu dalam keadaan seperti ini"
Arrgghhh
Teriak aira frustasi "aku tak akan membawamu ke tempat gila seperti itu lagi" ucap aira
20 menit kemudian
Braakk
Ia menghempaskan tubuh elleyya kasar di atas ranjang, membenarkan posisinya agar nyaman "akhirnyaaa..." ucap aira "kamu bobo disini yaa, aku pulang dulu.." ucap aira lalu berbalik keluar dari kamar hotel yg ia pesan
Tak berselang lama seorang pria masuk ke dalam kamarnya dan ikut berbaring disana
🌲🌲🌲
"Kamu yakin gapapa?" tanya damar
"Enggak.." ucapnya sembari memegang kepalanya yg terasa berat
"Ini kuncinya.. Besok pagi aku jemput, sekitar jam 9"
"Cihh.. Kunci apa ini? Kau yakin menyuruhku menginap di sini?"
"Ini satu-satunya hotel yg masih menyediakan kamar kosong, sudahlah, hanya beberapa jam saja, kau tidur dan setelah bangun kita kembali ke jakarta" ucap damar lagi
"Terus kamu?"
"Okee.. Whatever" jawab kenzoe
Ia berbalik menuju lift, menekan angka dalam lift dan
Ting
Pintu lift terbuka
Ia berjalan sempoyongan sembari memegang kepalanya yg sangat berat
Ia memasukkan kunci ke pintu dan tak berhasil, ia menarik kebawah gagang pintu itu dan
Ceklek
"Cihh.. Hotel macam apa ini, kunci ini sama sekali tak berguna dan ternyata hanya dengan satu kali dorongan terbuka.."
Kenzoe masuk ke dalam kamar tersebut, ia menyipitkan kedua matanya melihat kearah ranjang
Ia tersenyum sinis saat melihat seorang gadis tertidur disana
"Wahh.. Dia berbaik hati mengirimiku seorang gadis juga.."
Tap tap tap
__ADS_1
Ia berbaring di samping sang gadis "jangan harap aku akan menyentuhmu.." ucapnya pelan lalu memejamkan matanya
"Brengsek.. Pria sialan.."
"Apa kau bilang?" ucap ken kembali membuka matanya menatap sang gadis
Sang gadis memeluk dada kenzoe dan bersandar nyaman pada lengannya "Aku mencintaimu.." ucapnya lagi mempererat pelukannya
Kenzoe menatap lekat gadis di sampingnya, ia merapikan rambut yg menutupi wajah sang gadis dan memberanikan diri mencium bibir sang gadis yg terasa sangat manis
.
.
.
Elleya memerjapkan matanya dan menggeliat, ia berusaha terduduk dengan mata masih terpejam, ia memegang kepalanya yg terasa sangat berat dan pusing
Ia menatap lurus dengan tatapan kosong "aku dimana?" ucapnya pelan
Ia menunduk dan melihat dadanya yg tak mengenakan apa-apa
Ia kembali menatap lurus kaget, lalu menutup tubuhnya dengan selimut yg masih menutupi setengah dari tubuhnya
Ia melihat kearah samping dan menemukan seorang pria tengah tertidur di sampingnya
Huwaaaaa
Elleyya sontak berteriak
"Ckk.. Damaaarrr... Berisik" ucap kenzoe lalu membuka matanya
Huwaaaaa
Kenzoe ikut berteriak
"Kau siapa huh?" ucap kenzoe, ia lalu membuka selimut yg menutupi tubuhnya
Huwaaaa
Teriaknya lagi
"Kau memperkosaku huh?" tanya kenzoe
"Apa kau bilang? Memperkosamu? Aku wanita!! Mana mungkin.."
"Ini kamarku.. Kenapa kau ada di kamarku.." ucap kenzoe "jelas-jelas kau sudah memperkosaku.."
Elleya melihat ke segala arah.. Benar juga, ia dimana? Ia bahkan tak tau bagaimana ia bisa berada disini
Tbc
__ADS_1