Faceted Love 1

Faceted Love 1
Bab 9. IFL eps 9


__ADS_3

Elleya berjalan keluar dari ruangan kenzoe


Ia menghembuskan napasnya kasar "Cihh... Aku tak percaya pria dengan mulut pedas itu adalah ayah dari janin yg aku kandung" ucap batin Elleya


Tap tap tap


"Pak satpam.." Elleya memanggil satpam yg beberapa menit lalu bercengkrama dengannya


"Ehh mba.." jawabnya


"Pria tadi itu siapa? Bosmu atau manajer?" tanya elleya mengingat ia baru saja masuk ke dalam ruangannya yg cukup megah, tak mungkin jika pria itu hanya seorang staff apalagi karyawan, setidaknya posisinya sebagai manajer atau yg paling bagus ialah direktur


"Pak kenzoe?"


"Iyaa yg tadi.. Yg bicara sama saya, itu siapa" tanya elleya


"Iya itu pak kenzoe" ucap satpam


"Hmm.. Jadi namanya kenzoe" batin Elleya lagi


"Dia cucu yg punya perusahaan ini"


"Apa?" tanya elleya kaget "cucu yg punya perusahaan? Itu artinya dia juga yg pegang perusahaan ini?"


"Iyaa mba.."


Elleya mengangguk "saya duluan pak, terima kasih" pamit elleya


Ia berjalan keluar dari perusahaan tadi, ia memegang perutnya yang masih datang "ayahmu ternyata orang kaya nak, sayang dia terlalu sombong, sebaiknya selanjutnya kita tak bertemu lagi dengannya" ucap elleya pelan "aku tak mau kamu sama angkuhnya seperti dia, dia tak layak menjadi ayahmu"


***


"Airaa?" ucap elleya setelah membuka pintu pagar rumahnya, ia mendapati aira tengah terduduk di kursi halaman rumahnya "kok kamu bisa disini?" tanya elleya


"Biar surprise.." ucap aira bangun dari duduknya


"Ayo masuk, kita ngobrol di dalem" ucap elleya membuka pintu rumahnya


Aira berjalan mengikuti elleya dan berjalan masuk "rumahnya lumayan yaa, ga terlalu besar juga ga terlalu kecil" ucap aira duduk di sofa

__ADS_1


"Aku sesuaikan dengan keuangan aku raa.." ucap elleya berjalan ke arah dapur


"Kamu habis dari mana?" tanya airaa


"Cari kerja" jawab elleya membawa dua gelas air putih dan biskuit lalu menyimpannya di atas meja


"Dapet?"


"Belum.. Aku cuma simpen lamaran kerjanya, tinggal nunggu panggilan, aku juga kirim via email kok, mudah-mudahan bisa cepet yaa" ucap Elleya


"Temen aku ada lowongan sih, dari sini mungkin sekitar satu jam, dia punya restauran, cuma yg dia butuhin jadi waiters, gimana? Kamu mau?" tanya aira "temen aku disini cuma dia doang, jadi aku ga punya banyak informasi" ucap aira


"Aku mau raa, gapapa deh apapun itu aku mau" ucap elleya


"Nanti aku telfon dia"


"Kamu nginep disini kan?" tanya elleya


"Iyaa, aku nginep" jawab aira tersenyum


***


Elleya mengangguk mengerti "kamu hati-hati, kalo udah sampe bandung kamu kabarin aku"


Aira mengangguk pelan "aku pulang dulu, aku usahain aku akan sering dateng kesini jenguk kamu sama daffa, kamu baik-baik yaa disini, kalo ada apa-apa telfon aku" ucap aira


Elleya kembali mengangguk


"Daffa, meskipun kamu masih sekolah tapi disini kamu tetap seorang laki-laki, jadi jaga kakak kamu ya, dia juga lagi hamil jadi bukan cuma kakak kamu aja yg kamu jagain tapi keponakan kamu juga"


"Iyaa kak, daffa faham kok, kak aira tenang aja, kak leya aman" ucap daffa


***


"Jadi kemarin dia kemari untuk melamar pekerjaan" ucap kenzoe pelan membaca cv milik elleya "Elleya grizelle" gumamnya "jadi namanya elleya grizelle"


Tok tok tok


"Masuk" ucap kenzoe

__ADS_1


Ceklek


"Informasi yg saya mau, dapet?" tanya kenzoe pada seorang pria


pria itu mengangguk pelan "Dia berasal dari bandung, dia baru saja pindah ke Jakarta dan tinggal di perumahan Harmoni, dia tinggal bersama adik laki-lakinya"


"Terus? Apalagi?" tanya kenzoe


"Dia baru saja kehilangan ibunya, dia menjual rumahnya di bandung dan pindah ke sini, dia di PHK di kantor tempatnya bekerja di bandung, saya tidak berhasil mendapatkan informasi kenapa dia di PHK, mereka bilang itu privacy dan tidak bisa sembarang orang tau"


Kenzoe mengangguk mengerti "kamu bisa balik, kirim rekening kamu dan saya akan transfer nanti"


Kenzoe bersandar pada kursi kerjanya dan memejamkan matanya "apakah benar dia tengah mengandung anakku?" ucap batin kenzoe "tapi waktu itu dia memang benar-benar masih virgin" batinnya lagi


Tut


Kenzoe menekan telepon yg berada di mejanya "ke ruangan saya sebentar" ucap kenzoe


Tak berselang lama kemudian


Tok tok tok


"Masuk.."


Ceklek


"Iya pak?"


Kenzoe memberikan Cv milik elleya pada seorang wanita yg tengah berdiri di hadapannya


"Telfon dia untuk interview hari ini juga, interview langsung dengan saya" ucap kenzoe


"Baik pak, ada lagi?"


"Enggak, itu aja" ucap kenzoe


"Baik, kalo begitu saya keluar"


Tbc

__ADS_1


__ADS_2