Faceted Love 1

Faceted Love 1
Bab 16. IFL eps 16


__ADS_3

Dua minggu kemudian


Huh


Elleya menghempaskan tubuhnya kasar dan menghembuskan nafasnya kasar, kakinya pegal karena hampir seharian berdiri menyalami para tamu yg sama sekali tak ia kenali, ia juga harus terus mengulurkan senyum seharian penuh untuk orang-orang yg benar-benar sama sekali tak ia kenali kecuali aira dan orang tua dari sahabatnya itu


Kenzoe berjalan kearah kamar mandi setelah melihat elleya menghempaskan tubuhnya, ia mulai membersihkan diri dengan mengguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin


15 menit kemudian


Kenzoe keluar dengan sehelai handuk di pinggangnya, lalu setelahnya ia membuka koper kecil yg sudah ibunya siapkan lalu mulai memakai kaos dan celana pendek


"Pergi mandi lah, tubuhmu pasti lengket" ucap kenzoe duduk di samping di mana elleya terbaring


Elleya membuka matanya cepat dan berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan diri


Tak berselang lama kemudian, elleya keluar dari dalam kamar mandi dan sudah mengenakan baju tidurnya, ia melihat kenzoe yg sudah berbaring di atas ranjang dengan memeluk bantal guling


"Kenzoe.. Bangun aku mau tidur.." ucap elleya


"Tinggal tidur, kenapa membangunkan aku.." ucap kenzoe masih memejamkan mata


"Tidak mungkin untuk tidur satu ranjang denganmu, bangunlah, aku di kasur kamu di sofa"


"Kita sudah suami istri, tidur di sampingku tak akan menjadi masalah, jangan ganggu aku, aku sangat lelah!!" ucap kenzoe


"Ckk.. Aku bukan para wanita mu yg bisa dengan bangga tidur di samping mu" elleya berdecak kesal lalu mengambil bantalnya dan berjalan kearah sofa, ia mulai berbaring dan memejamkan matanya disana dan tertidur


1 jam kemudian


Pukul 21.00


Kenzoe memerjapkan matanya pelan dan perlahan membuka matanya, ia melihat jam di dinding kamar hotel yg sudah ibunya atur


Ia melihat elleya tertidur di atas sofa dengan kaki menekuk kedinginan, tangannya merapat di dada membuat kenzoe iba melihatnya "semenjijikan itu kah aku di matamu hingga tak mau tidur di samping ku?" guman kenzoe


Ia beranjak turun dari kasurnya dan berjalan kearah elleya, mengangkat tubuh elleya dan menidurkannya di atas kasur dan menyelimuti seluruh tubuh elleya


"Kau terlihat sangat manis saat tertidur, kenapa harus begitu angkuh padaku? Dengan jelas dalam penglihatanku kau begitu ramah dengan yg lain" ucap kenzoe membelai kepala Elleya, ia bangun dari posisinya dan berjalan keluar dari kamarnya


Ting


Pintu lift terbuka

__ADS_1


Kenzoe masuk kedalam lift tersebut dan tak berselang lama kemudian


Ting


Pintu lift kembali terbuka


Kenzoe keluar dari lift dan berjalan kearah kolam renang hotel, ia terduduk di sofa dan memejamkan mata, menghirup dan menikmati angin malam


_ _ _


Elleya menggerakkan tubuhnya dan membuka pelan matanya, ia melihat tubuhnya yg tertutup selimut, ia mengerutkan alisnya bingung "bukankah aku tidur di sofa?" gumam elleya lalu setelahnya ia melihat ke samping "dia kemana?" tanya elleya pada dirinya sendiri saat tak menemui kenzoe di sampingnya


Ia beranjak turun dari ranjangnya dan berjalan kearah kamar mandi


Tok tok tok


"Ken.."


Ceklek


Elleya membuka pintu kamar mandi dan tak menemukan kenzoe disana "dia kemana?" ucap elleya pelan, ia lantas langsung berjalan kearah balkon dan tetap tak menemukan siapapun disana


Elleya memegang pagar balkon dan memejamkan mata menikmati angin malam yg nampak segar untuk di hirup, ia membuka matanya dan tersenyum miris, ia masih tak menyangka jika saat ini ia telah resmi berstatus sebagai seorang istri, istri dari seorang pria yg berkepribadian aneh, Kenzoe Steward


Tap tap tap


Elleya berbalik dan berjalan keluar dari kamar hotel, ia masuk kedalam lift untuk turun


Tap tap tap


"Apa aku mengganggu tidurmu?" tanya elleya


Sontak kenzoe langsung melihat kearah samping, melihat elleya yg sudah terduduk manis di sampingnya "bukannya kamu udah tidur?" tanya kenzoe


"Aku mencarimu saat tak menemukanmu di kamar, saat di atas balkon sana" ucap Elleya menunjuk kearah kamar yg mereka tempati "aku melihatmu disini, makanya aku datang kesini menemui mu"


"Aku tak bisa tidur makanya aku kesini" ucap kenzoe


Hening


"Maaf .." ucap kenzoe akhirnya


"Hm? Untuk?"

__ADS_1


"Jika waktu itu aku tak salah masuk kamar mungkin hari ini tak akan pernah terjadi, aku sudah membuatmu banyak kesulitan"


"Tak perlu meminta maaf, aku juga salah karna minum terlalu banyak waktu itu" jawab elleya "sebagai seorang wanita seharusnya aku bisa menjaga diri"


"Tapi aku telah banyak membuatmu kesulitan, kau bahkan di berhentikan dari pekerjaanmu"


"Aku tak menyesalinya, ada kebahagiaan di balik kesulitan itu, di saat tuhan mengambil ibuku, dia memberiku malaikat kecil yg saat ini tengah tumbuh di rahimku, karna dia aku mau bangkit" ucap elleya


"Malaikat kecil itu juga anakku, aku akan menjadi seorang ayah, aku tak menyangka aku akan mempunyai gelar baru nanti" ucap kenzoe tersenyum miris


"Kau tau? Aku sempat berfikir untuk membunuh anakmu ini"


"Apaa?" ucap kenzoe kaget


"Aku terlalu bingung dan frustasi bagaimana caraku menjalani hidup nanti, terlebih aku tak tau kau siapa dan dimana waktu itu, aku mencarimu ke hotel itu tapi tak mendapatkan hasil, lalu aku bertemu denganmu tapi saat itu aku mendapat kabar ibuku di rumah sakit, setelah sampai aku menemukan ibuku sudah tak bernyawa, setelah aku kembali untuk bekerja, aku di berhenti kan, kau tau bagaimana perasaan ku waktu itu?"


"Aku mengerti, lalu kenapa kau terus mempertahankan anakku?" tanya kenzoe


"Salah satu alasan aku ingin menggugurkannya karna aku bekerja disana, tapu tak lama aku di berhentikan dari pekerjaanku, aku pikir itu jawaban tuhan untukku, setelah itu aku berpikir untuk pergi ke kota baru dan menjalani kehidupan baruku, aku mencari pekerjaan dan akhirnya bertemu denganmu"


"Untuk waktu itu aku minta maaf, aku sama sekali tak bermaksud untuk merendahkanmu, aku hanya terlalu kaget saat kau mengatakan kau hamil anakku"


"Tak masalah, apa begitu banyak perempuan yg mengaku hamil anakmu hingga kau tak percaya padaku? Jika kau masih belum percaya kau boleh untuk melakukan tes DNA, aku tak masalah, aku akan mengerti"


"Aku hanya melakukannya denganmu satu kali, aku belum pernah melakukannya dengan yg lain, kau yg pertama, dan tak perlu melakukan tes DNA, aku percaya bayi itu anakku" ucap kenzoe


"Aku yg pertama?" ucap elleya menunjuk dirinya sendiri "lalu para wanita yg sering kau katakan?"


"Mereka hanya datang ketika membutuhkan uang dan bagiku mereka hanya mainan, aku tidak pernah menyentuh mereka sama sekali, mereka datang hanya untuk menemaniku dari rasa kesepian"


"Mainan?? Apa pernikahan ini juga termasuk permainan untukmu?" tanya Elleya


"Aku memang bukan pria baik, tapi pernikahan itu sakral mana mungkin aku menjadikan permainan, sudah ku katakan setelah anak itu lahir kau boleh menceraikan aku"


"Setelah brrcerai denganku, dan kau menikah lagi, apa istrimu nanti akan menyayangi anakku?"


"Tidak.. Aku tidak ingin menikah lagi, aku tidak akan memiliki istri lagi, hanya akan ada satu kali pernikahan dalam hidupku, seperti mama yg menikmati kesendiriannya setelah papa tiada, aku juga ingin seperti mama"


"Tapi kau tak akan merasa kesepian lagi setelah punya istri dan anak nanti" ucap elleya


"Setelah kau menceraikan aku, aku akan tetap mempunyai anak kan? Aku tak akan kesepian, aku harap kau tak akan melarang ku untuk menemuinya nanti, aku tetap pada prinsipku dan prinsip mama, menikah sekali seumur hidup"


Elleya tersenyum melihat pria di sampingnya, jika saja ia dan pria itu menikah karna cinta, ia pasti akan menjadi satu-satunya wanita yg paling beruntung karna memiliki pria seperti kenzoe

__ADS_1


Tbc


__ADS_2