
"Mau bareng?" tanya dimas saat melihat elleya tengah berdiri sendirian di depan restaurant
"Enggak, kamu duluan aja" ucap elleya "aku lagi nungguin si psikopat"
"Si psikopat?" tanya dimas bingung
"Iyaa, aku males manggil dia suami"
Pffttt
"Istri kurang ajar" ucap dimas tertawa pelan
"Enak aja"
"Gs baik mengumpat suami kaya gitu, biar bagaimanapun dia itu suami kamu, hormati dia" ucap elleya
"Dia nyebelin.."
"Tetep aja, dia suami kamu"
"Whatever"
"Ya udah aku temenin kamu disini" ucap dimas
"Ga usah, kamu pulang ajaa, pasti cape kan"
"Gapapa, lagian ini udah malem, yg lain udah pada pulang semua, masa iya aku biarin perempuan berdiri sendirian, apalagi kamu lagi hamil"
Tak berselang lama kemudian, mobil yg tak asing ia lihat menepi di hadapannya, seorang pria keluar dari mobil tersebut
"Naik.." ucap Kenzoe
"Aku duluan yaa, kamu hati-hati" pamit elleya tersenyum manis pada rekan kerjanya
"Iyaa, kamu juga" jawab dimas
Elleya berjalan menghampiri mobil kenzoe dan masuk ke dalamnya, Kenzoe menatap dimas sebentar, yg di tatap mengulurkan senyum dan mengangguk pelan, Kenzoe memutar kedua bola matanya malas dan lantas langsung masuk ke dalam mobilnya, ia mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan normal
Hening
Seperti biasa, tak ada pembicaraan sama sekali, mereka masih diam dalam hening
Ckitt
__ADS_1
Kenzoe menekan pedal rem nya pelan tepat di depan halaman rumah elleya, elleya lantas langsung keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumahnya
Tap tap tap
Ceklek
Elleya membuka pelan pintu kamarnya, ia merebahkan tubuhnya di atas kasur dan memejamkan mata
"Mandi dulu baru tidur" ucap kenzoe
"Kamu duluan aja, aku capee, istirahat sebentar baru mandi"
Tanpa menjawab, Kenzoe langsung berjalan kearah kamar mandi dan mulai membersihkan diri
.
.
Elleya keluar dari kamar mandi dan berjalan kearah ranjangnya, merebahkan tubuhnya di atas kasur lagi dan melihat kenzoe yg tengah duduk di atas sofa dan berkutik dengan layar kotak di pangkuannya
10 menit kemudian
Elleya masih menatap Kenzoe yg sibuk sendirian "aku ga bisa tidur" ucap Elleya akhirnya
"Ga tau" ucap Elleya bangun dari duduknya dan berjalan kearah Kenzoe dan duduk di sampingnya
Kenzoe mengenyampingkan laptopnya, menepuk pelan bahunya
"Hm?" ucap elleya tak mengerti dan mengerutkan alisnya
"Bersandar di bahu aku, biar nyaman"
"Yg ada malah bikin ga nyaman"
Kenzoe menarik pelan kepala elleya agar bersandar di bahunya
"kenapa ga bisa tidur?" tanya Kenzoe
"ada kamu"
"cihh.. kemarin kamu tidur sangat nyenyak padahal aku di sampingmu, lalu sekarang?"
"hm? hee.. Kamu melakukan ini kepada semua wanitamu?" tanya elleya mengalihkan pembicaraan
__ADS_1
"maksudmu?"
"membiarkan semua wanita bersandar di bahumu" ucap elleya memperjelas
"Tanpa di minta mereka melakukannya sendiri"
"Cihh..."
"Kenapa? Kamu cemburu?" tanya Kenzoe
Elleya menegakkan kepalanya menatap kenzoe tak percaya "Apa? Aku? Cemburu? Tidak akan!" ucap elleya bangun dari duduknya dan berjalan lagi kearah kasur, merebahkan lagi dirinya disana, Kenzoe mengikuti elleya dan ikut berbaring di sampingnya
"Ngapain?" tanya elleya
"Tidur lah.."
"Kasurnya kecil, cuma muat buat satu orang, kamu di sofa"
"Aku tak pernah bisa tidur di sofa" ucap Kenzoe
Elleya menghembuskan napasnya kasar dan mengalah, kenzoe tersenyum puas dan mulai memejamkan matanya "aku boleh memelukmu?" tanya kenzoe
"Jangan macem-macem, aku bukan para wanita mu" ucap elleya
Tanpa persetujuan, Kenzoe langsung memeluk elleya yg membelakanginya
"Kenn.. Sudah ku bilang jangan..."
"Aku memeluk anakku" ucap kenzoe mengelus perut elleya
"Ckk..."
***
Elleya masih memejamkan matanya, ia memeluk erat pria di sampingnya yg masih tertidur pulas, ia nampak sangat nyaman bersandar di dada datar suaminya, ia mengerjapkan matanya dan membukanya perlahan, ia kaget saat terbangun dengan posisi memeluk kenzoe, ia berusaha melepaskan diri namun pria itu malah mempererat pelukannya
"dingin.." ucap kenzoe lirih
Elleya menanggahkan wajahnya menatap pria yg sudah sah menjadi suaminya itu, ia tersenyum miris melihat wajah kenzoe, pria itu nampak terlihat sangat tampan saat tengah tertidur
"Jika saja kau bukan seorang penjahat wanita, mungkin aku bisa mencoba untuk membuka hati untukmu, membiarkan kau masuk dan tinggal bersama, sekarang justru aku benar-benar takut jatuh cinta padamu" ucap elleya lirih
TBC
__ADS_1