
Satu bulan Kemudian
"Kenapa?" tanya aira saat melihat elleya tengah membaringkan kepalanya di atas meja kerjanya
"Gapapa, lemes doang" jawab aira
"Pa wisnu minta laporan bulanan, udah siap?" tanya aira sembari sibuk dengan beberapa kertas di mejanya
"Udah, nanti aku kasih"
"Oke.. Minggu ini pulang enggak?"
"Pulang, kayanya besok aku mau izin, biar bisa beberapa hari disana"
Aira mengangguk mengerti, sahabatnya itu pasti butuh waktu untuk menenangkan dirinya
***
Tok tok tok
Ceklek
Elleya tersenyum manis pada seorang wanita hampir setengah abad yg membuka pintu rumah yg beberapa detik lalu ia ketuk
"Bundaaaa.." ucap Elleya memeluk ibu yg sudah hampir 3 bulan tak ia temui
"Inget pulang juga" ucap pria berusia 17 tahun
"Masuk, jangan denger apa kata adik kamu" ucap sang ibu
Wleee
Elleya menjulurkan lidahnya pada sang adik dan berjalan masuk mengikuti sang ibu
"Cihh.. Dasar"
"Bun, leya mau ke kamar aja, leya kurang enak badan, mau istirahat, gapapa kan?"
"Ya udah kamu istirahat, nanti bunda bangunin kamu pas makan malem"
Cup
Elleya mengecup pipi sang ibu lalu berjalan melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamarnya
Ia merebahkan tubuhnya pelan di atas ranjang dan menatap langit-langit kamarnya yg sudah lama ia tinggalkan, ia memejamkan matanya dan tertidur
Pukul 19.00
Tok tok tok
"Kaaakk, kak leya?" teriak Daffa sembari menggedor pintu kamar elleya
__ADS_1
"Haisshh.. Berisik" teriak elleya
"Mau makan enggak? Kalo engga aku habisin.."
Ffiuhh
Elleya bangun dari tidurnya dan meniup rambut yg menutupi wajahnya, ia lantas langsung turun dari ranjang dan berjalan kearah pintu
Ceklek
"Lebih lembut bisa kan?" ucap elleya
"Bisa, kecuali sama kakak"
"Cihh.. Apa kamu benar adikku huh?"
"Entahlah" jawab Daffa "bunda udah siapin makan malem, cepet keluar, kita tunggu" ucap daffa lagi berbalik lalu pergi
.
.
Elleya berjalan kearah meja makan dan duduk berhadapan dengan daffa
"Gosok gigi ga?" tanya daffa
"Berisik.." jawab elleya, ia mulai mengambil nasi dan menyendok sayur bayam ke piringnya
Huek huek huek
"Kak leya gapapa?" tanya daffa
"Kamu gapapa?" tanya irma
Huek huek huek
Elleya bangun dari duduknya dan berjalan ke arah wastafel
Huek huek huek
"Leya, kamu gapapa?" tanya irma mengelus punggung elleya
"Enggak bun, leya gapapa kok, mungkin masuk angin karna pulang malem terus kemarin.."
"Jangan-jangan hamil lagi" celetuk daffa
"Daffa" ucap irma
"Abian itu laki-laki ga bener, bisa aja kan.."
"Kakak udah putus sama dia" sela elleya
__ADS_1
"Putus? Akhirnyaa.. Kenapa? Kok bisa?" tanya daffa
"Bukan urusan kamu" ucap elleya membasuh mulutnya lalu berjalan lagi ke meja makan
"Kamu kok bisa putus sama abian? Kenapa?" tanya irma
"Udah ga cocok bun" jawab elleya
"Baguslah, bunda juga ga terlalu suka sama dia"
"Ga cocok atau di selingkuhin?" tanya daffa
"Bukan urusan kamu"
"Di selingkuhin kan?"
"Berisik.."
***
"Hamil?" gumam elleya "hanya melakukan sekali, masa iya langsung hamil" ucapnya lagi
Elleya bersandar di ujung ranjang yg merapat ke dinding "mungkinkah aku hamil? Kalo iya gimana? Aku bahkan tak tau dia dimana dan siapa"
Elleya terus merenung nenatap langit-langit kamarnya, ia lalu melihat dan memegang perutnya yg datar, ia takut hal itu benar-benar terjadi
.
.
Esoknya
"Abis dari mana?" tanya irma saat elleya baru saja datang
"Jalan-jalan bun" jawab elleya berbohong, ia tak mungkin mengatakan pada ibunya bahwa ia baru saja dari apotik membeli test pack kehamilan "leya kamar dulu yaa bun"
Irma mengangguk dan kembali fokus menonton tv
Elleya berjalan kearah kamarnya dan menutup pintu kamarnya rapat-rapat, ia lantas langsung masuk ke dalam kamar mandi dan menguncinya
Ia mengikuti cara-cara yg tertera di belakang kemasan
Beberapa menit kemudian
Elleya berjalan kesana-kemari menunggu hasil dari test pack yg baru saja ia beli
"Garis dua?" gumam elleya saat melihat benda yg ia pegang, ia memgambil hasil lain "yes?" gumamnya lagi saat membaca tulisan yg tertera di benda tersebut "itu artinya aku beneran hamil?"
Elleya menghembuskan nafasnya kasar dan bersandar pada dinding kamar mandi yang dingin
Air mata mulai menetes dan membasahi pipinya "aku hamil?" ucap batin elleya
__ADS_1
Tbc