Fatamorgana Cinta Nava

Fatamorgana Cinta Nava
Aku Sayang Kamu


__ADS_3

Doni segera menerima panggilan telepon dari kekasihnya.


"Ya sayang, kamu gimana? Baik-baik aja kan?" Tanya Doni


"Iya aku baik aja, cuman masih terasa nyeri. Aku minta maaf sebelumnya, tapi aku mau putus sama kamu". Kata Nava tegas


Flashback


Nava yang sudah tiba dirumahnya, segera berganti baju lalu membersihkan dirinya lagi. Dia kembali ke kamarnya untuk merebahkan diri. Ada rasa lelah yang luar biasa dan juga rasa sakit di bagian intimnya pun masih terasa. Nava terdiam masuk jauh dalam lamunannya. Tidak menyangka dengan apa yang baru saja telah terjadi dengan dirinya. Sesuatu yang akan mengubah hidup Nava kedepannya. Nava tak abis pikir mengapa Doni melakukan itu kepadanya. Jika dia menyayangi Nava kenapa dia harus merusaknya? Lagipula dia telah berjanji untuk menikahi Nava. Mengapa dia tidak menunggu moment itu saja? Apa Doni hanya sekedar berhasrat padanya? Apa yang akan terjadi jika Doni meninggalkannya? Kini Nava merasa jika Doni tidak benar-benar mencintainya. Doni tidak benar-benar serius dengannya. Nava merasa jika Doni hanya bermain-main dengan dirinya. Dengan emosi yang menggebu Nava mengambil ponsel yang berada disisinya dan segera menekan nomor ponsel Doni.


Flashback Off


Doni yang baru saja mendengar perkataan putus dari kekasihnya seakan tidak percaya dengan apa yang didengarnya. Bagaimana mungkin seorang gadis yang telah dia miliki kehormatannya, malah memilih untuk meninggalkan dirinya


"Sayang kamu ngomong apa sih?" Kata Doni seakan tak percaya.


"Iya aku mau putus sama kamu, aku udah gak mau lanjutin hubungan ini. Kata Nava lagi


"Kamu sadar gak apa yang baru aja kamu bilang?" Tanya Doni lagi


"Iya aku sangat sadar, aku mau kita putus." Jawab Nava


" Sayang dengerin penjelasan aku dulu yah, aku minta maaf kalau aku sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal, tapi aku melakukan itu semua bukan semata-mata aku mau merusak hidup kamu. " Kata Doni menjelaskan


"Terus kenapa kamu lakuin itu ke aku?" Kata Nava tanpa terasa air matanya mengalir jatuh membasahi pipinya.


"Aku sayang sama kamu Nav, aku sangat takut kehilangan kamu. Makanya aku melakukan hal itu ke kamu. Agar kamu tidak lagi meminta kita untuk berpisah. Tapi kenapa kamu malah bisanya berkata putus disaat apa saja yang baru kita lakukan tadi. " Kata Doni lagi.

__ADS_1


Doni pun merasa sedih dengan sikap Nava, karena tidak menyangka Nava tetap memilih untuk pergi dari dirinya.


"Kalau kamu sayang sama aku, harusnya kamu bisa menjaga aku. Kalau kamu sayang sama aku harusnya kamu bisa menunggu sampai kita menikah." Kata Nava lagi


"Iya aku tahu aku salah tapi sungguh aku melakukan itu karena aku sangat menyayangi kamu, aku tidak ingin berpisah dengan kamu, aku pikir jika kita sudah melakukan hal itu kamu tidak akan lagi meminta putus ke aku. "ucap Doni


"Aku mohon sayang, kita baik-baik ya? Aku janji gak akan melakukan itu lagi sama kamu. Aku sayang sama kamu dan aku gak mau kehilangan kamu" Kata Doni penuh harap.


Nava yang mendengar semua perkataan Doni hanya bisa terdiam untuk sesaat. Dia bingung apakah harus mempercayai perkataan Doni atau tidak. Tapi Doni tak hentinya meyakinkan Nava untuk percaya kepadanya.


Akhirnya Nava pun luluh dengan kata-kata Doni. Dan Nava meminta Doni untuk menjaganya dan tidak meninggalkan dirinya.


" Kamu serius kan dengan kata-kata kamu? Kamu janji akan jaga aku? kamu harus janji tidak meninggalkan aku?" Tanya Nava


"Iya sayang, aku janji. Aku sayang sama kamu. aku tidak mau kehilangan kamu. Kata Doni meyakinkan


Tiap harinya hubungan Doni dan Nava semakin membaik. perhatian dan kasih sayang saling tercurah pada keduanya. Nava pun kini tidak lagi segan mengungkapkan rasa sayangnya kepada Doni. Nava malah terlihat bucin kepada Doni. Nava juga tak sungkan lagi memperlihatkan rasa cemburunya kepada Doni.


Weekend ini kantor Doni akan mengadakan touring ke salah satu kota yang lumayan jauh dari kota B. Awalnya Doni sedikit ragu untuk memberitahu kekasihnya tentang kegiatannya itu, takutnya Nava akan memikirkan hal-hal negatif terhadapnya yang akan membuatnya kesulitan jika berjauhan dengan kekasihnya Nanti. Tapi Doni lebih memilih untuk meminta izin kepada Nava, daripada nantinya akan menjadi masalah dalam hubungan mereka.


Doni yang sedang bercerita dengan kekasihnya via telepon pun mengutarakan keinginannya untuk ikut touring bersama teman kerjanya.


"Oh ya sayang, akhir pekan nanti kantor aku mau ngadain kegiatan diluar, touring ke kota P*****."Ucap Doni.


"Hmmm kamu berapa lama disana? Emang kamu harus ikut ya sayang?" Tanya Nava


"Gak lah sayang, jumat sore jalan minggu siang paling udah balik lagi kok sayang. Gak enak sama teman-teman kantor sih sayang kalau gak ikut." Jawab Doni

__ADS_1


"Hmmm ya udah sayang, tapi disana nanti kamu rajin ngabarin aku yah? terus jangan macam-macam juga. Awas yah!" Kata Nava


"Iya sayang janji. Oh ya kamu mau nitip apa? Ntar aku beliin." Tanya Doni


"Hmmm gak usah, yang penting kamu cepat pulang. Aku mau oleh-olehnya kamu." Jawab Nava dengan nada bercanda.


Doni yang mendengar ucapan kekasihnya menanggapi dengan tertawa kecil.


Akhir pekan telah tiba. Setelah menyelesaikan pekerjaannya hari itu. Doni dan teman-teman kantornya sudah berkumpul di pekarangan kantor. Mereka telah bersiap-siap untuk melakukan perjalanan jauh. Tak lupa memanjatkan doa kepada yang Maha Esa agar selamat sampai di tujuan dan kembali tanpa kurang satu apapun. Doni mengirimkan pesan singkat kepada kekasihnya sebelum memulai perjalanan.


"Sayang aku udah siap-siap mau berangkat nih. Aku jalan dulu ya."


Nava yang menatap layar ponselnya melihat ada pesan singkat dari kekasihnya Doni. Dia pun segera membalasnya.


"Baik sayang, hati-hati ya dijalan semoga tiba dengan selamat sampai di tujuan sayang."


Rombongan motor telah berlalu menuju kota tujuan. Doni dan teman-teman kantornya terlihat sangat menikmati pemandangan yang dilaluinya. Karena kota yang dituju lumayan jauh, sesekali mereka singgah untuk sekedar beristirahat sejenak. Doni pun memanfaatkan waktu itu untuk memberi kabar kepada Nava. Waktu semakin berlalu, malam telah larut. Jam telah menunjukkan pukul 00.00 WITA dan rombongan Doni bersama teman-temannya sebentar lagi tiba di lokasi tujuan.


Ditempat yang berbeda Nava belum dapat terlelap, dia masih menunggu kabar dari Doni. Nava agak khawatir karena waktu telah menunjukkan pukul 00.10 WITA dan Doni masih belum ada kabar.


Tidak berselang lama ponsel Nava berbunyi, sebuah pesan masuk ke ponselnya dan Nava tampak bahagia ketika melihat nama kekasihnya yang muncul pada layar ponselnya.


"Sayang kamu udah tidur ya? Aku baru aja sampai nih".


"Aku belum bisa tidur, nunggu kabar dari kamu. Syukurlah kalau kamu udah nyampe. Ya udah kamu istirahat dulu pasti kamu capek."


"Bukan capek lagi sayang, tapi capek banget malah. Ya udah kamu juga tidur ya. Good night sayang."Balas Doni lagi

__ADS_1


"Good night sayang." tutup Nava


__ADS_2