Fatamorgana Cinta Nava

Fatamorgana Cinta Nava
Perhatian Zuhri


__ADS_3

Rasa cemburu seketika timbul dihati Doni ketika mengetahui Nava sedang bersama dengan seorang pria. Doni menekan nomor telepon kekasihnya lalu menelponnya. Doni ingin mendengarkan langsung jawaban Nava tentang laki-laki itu.


“Ya sayang” Jawab Nava


”Sayang kamu nginap di rumah cowok itu? Kok kamu gak bilang sayang kalau mau nginap di rumah teman Fenny?” Tanya Doni mulai cemburu


“Aku juga baru tau tadi kok sayang, awalnya emang aku dan Fenny rencananya mau nyari penginapan, tapi kak Zuhri nawarin kita tempat untuk tinggal beberapa hari ke depan. Lagian disini juga ada tantenya Zuhri kok sayang” Jelas Nava


“Hmmm kamu yakin disitu ada orang lain selain kalian bertiga? Kamu gak bohong kan sayang?” Tanya Doni penuh curiga


“Gak lah sayang ngapain juga aku bohong, apa perlu aku minta tante Zuhri untuk ngomong sama kamu?” Jawab Nava


“Gak usah sayang, aku percaya sama kamu. Tapi aku mau malam ini kita chattingan, kamu gak boleh cuekin aku.” Pinta Doni


“ Iya sayang, aku bakal nemenin kamu kalau perlu sampai kamu terlelap” Jawab Nava sambil mengukir senyum di wajahnya. Nava malah tampak senang melihat reaksi pacarnya yang cemburu dengan Zuhri.


“Terus sekarang kamu lagi dimana sayang? Tanya Doni lagi


“Aku lagi dikamar sayang, Fenny lagi diluar kayaknya dia lagi nelpon seseorang. Sayang kalau gitu kita sambung via chatting aja yah” Jawab Nava


“Ya udah sayang, kalau gitu jangan lama-lama yah balas pesannya” Kata Doni lagi.


“Baik sayang, ya udah aku tutup telponnya yah?”Jawab Nava


Akhirnya Nava melanjutkan komunikasinya Kembali dengan Doni via chat. Tidak berselang lama Fenny masuk ke dalam kamar menemui Nava.


“ Nav, aku mau ngomong sesuatu nih.” Kata Fenny memulai


“ Ya Fen, mau ngomong apa? Jawab Nava


“Ternyata teman aku, Heru juga ada di kota ini Nav. Dia ngajak aku untuk ke tempatnya. Kamu mau ikut gak?” Tanya Fenny lagi


“ Dimana Fen? Trus besok yang antar kita ujian siapa?” Kata Nava Ragu


“ Katanya rumahnya gak terlalu jauh juga kok dari lokasi ujian, ntar teman aku yang antar kita kesana”. Kata Fenny


“Hmmm ya udah kamu tanya kak Zuhri aja dulu. Gak enak kalau tiba-tiba pergi aja. Apalagi Kak Zuhri juga yang nawarin kita untuk tinggal disini.” Kata Nava

__ADS_1


Nava dan Fenny lalu keluar menuju ruang tamu. Zuhri yang sedang asik memainkan ponselnya melihat kedatangan mereka. Zuhri lalu meletakkan ponselnya di meja karena melihat tingkah Fenny yang seakan ingin berbicara dengannya. Nava dan Fenny duduk berhadapan dengan Zuhri dan Fenny memulai pembicaraannya.


“Kak aku mau ngomong sesuatu”


“Mau ngomong apa Fen?” Kata Zuhri


“Kakak masih ingat gak ma Heru? Ternyata dia juga ada di kota ini loh” Kata Fenny


“Heru yang anak B*** juga? Iya ingat memang kenapa Fen?”


“Tadi dia nelpon aku, kata dia rumahnya gak jauh dari lokasi ujian aku besok.” Dia minta aku untuk nginap dirumahnya kak. Boleh gak aku nginap disana?” Tanya Fenny


Zuhri yang mendengar perkataan Fenny cukup terkejut, Zuhri tidak menyangka Fenny ingin berpindah tempat lagi. Padahal Zuhri sudah menawarkannya tempat tinggal terlebih dahulu. Tapi di sisi lain Zuhri pun merasa tidak berhak untuk melarang Fenny tetap bersamanya.


“ Oh gitu, terserah kamu aja sih Fen. Terus Nava gimana?” Tanya Zuhri


Nava yang mendengar Namanya disebut oleh Zuhri hanya terdiam. Dia tidak tahu harus menjawab apa karena dia sendiri merasa ragu untuk ikut Bersama Fenny. Apalagi Nava tidak mengenal Heru.


“Kalau Nava mau, Nava ikut saja sama aku kak. Biar besok perginya sekalian di anterin sama Heru.” Kata Fenny


Zuhri yang memperhatikan Nava hanya terdiam mendengar percakapannya dengan Fenny pun merasa jika Nava tidak berniat meninggalkan tempat itu. Lalu Zuhri berinisiatif untuk mencegah Nava pergi Bersama Fenny. Lagipula Zuhri juga sudah berjanji kepada Ibu Nava untuk menjaga Nava selama berada di kota ini.


Nava dan Fenny terdiam dengan perkataan Zuhri. Nava sepertinya lega mendengar apa yang dikatakan Zuhri karena dia memang tak ingin meninggalkan itu.


Fenny terdiam dan berpikir mengapa Zuhri begitu peduli dengan Nava ketimbang dirinya. Padahal dia yang merupakan teman Zuhri. Kenapa harus Nava saja yang dicegah nya? Kenapa Zuhri malah membiarkannya untuk pergi.


“Jadi gimana Fen? Nava? “ tanya Zuhri


“Ya udah entar aku hubungi Heru lagi, dia mau jemput aku atau gimana.” Kata Fenny


“Aku ikut kak Zuhri aja gimana baiknya.” Jawab Nava


Zuhri pun tersenyum mendengar jawaban Nava. Karena merasa pembahasan mereka sudah selesai maka Nava pun pamit Kembali ke kamar. Nava yang meninggalkan ponselnya dikamar yakin kalau sekarang ponselnya dipenuhi oleh pesan dari kekasihnya.


Dan benar saja ada belasan pesan yang masuk di ponsel Nava dan semua berasal dari kekasihnya Doni.


Sayang kamu dimana?

__ADS_1


Sayang kok kamu gak balas pesan aku


Sayang kamu lagi ngapain?


Sayang…


Seperti itulah isi pesan dari kekasih Nava.


Nava yang membaca semua pesan kekasihnya itu lalu segera membalasnya karena dia tidak ingin kekasihnya berpikiran negatif tentang dirinya.


Maaf sayang tadi aku ngobrol bareng Fenny dan Kak Zuhri. Fenny ngajak aku ikut sama dia ke rumah temannya. Tapi kak Zuhri gak ngasih ijin.


Doni yang melihat pesan kekasihnya lalu membaca dan segera membalas pesan itu dengan rasa cemburu yang semakin panas.


Kayaknya cowok itu perhatian banget sama kamu sayang. Emang teman Fenny yang mana lagi sayang?


Bukan perhatian yang gimana kok sayang, dia cumin ngerasa bertanggung jawab sama aku karena mama sudah nitipin aku ke dia selama aku disini. Aku juga gak kenal dengan teman Fenny sayang. Tapi kata dia tadi Namanya Heru. Jawab Nava lagi


Oh gitu ya sayang, itu Heru cowok juga? Saking cowok semua sih sayang? Tapi kamu gak ikut kan ma Fenny?


Gak kok sayang, aku disini aja. Males pindah-pindah terus. Capek bawa barangnya. Balas Nava lagi


Nava dan Doni melanjutkan percakapan mereka lagi dengan bahasan aktivitas mereka hari ini. Tiba-tiba Fenny menghampirinya dan mengatakan jika temannya tidak jadi datang untuk menjemputnya. Padahal sebenarnya Fenny tidak mau pergi ke tempat Heru jika Nava tidak ikut Bersama dengannya.


“Nav aku gak jadi ke tempat Heru, dia gak bisa jemput katanya ada kerjaan mendadak” Kata Fenny


“ Oh gitu, ya udah kita disini aja. Lagian aku juga males Fen angkat barang mulu, capek.” Jawab Nava


Malam semakin larut, Fenny telah terlelap disamping Nava. Nava yang masih sibuk dengan ponselnya lalu meminta kekasihnya untuk beristirahat apalagi besok Nava akan menghadapi ujian dan Doni juga harus bekerja. Mereka pun mengakhiri komunikasinya dan terlelap dalam tidurnya.


Esok harinya, Nava dan Fenny bangun sebelum matahari memancarkan cahayanya, mereka mempersiapkan diri sebelum menghadapi ujian. Zuhri pun tampak antusias membantu mereka dan mengingatkan mereka Kembali apa saja yang harus mereka bawa ke lokasi ujian. Terutama kepada Nava, Zuhri terlihat sangat peduli dengan Nava bahkan mengingatkan Nava hingga hal terkecil sekalipun. Nava merasa terbantu dengan kehadiran Zuhri namun ternyata Fenny merasa tidak nyaman dengan perlakuan Zuhri yang dianggapnya terlalu berlebihan.


Setelah siap mereka pun meninggalkan rumah dan menuju lokasi ujian dengan Bismillah.


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2