
Malam itu berlalu dengan penuh kegembiraan bagi Nava dan Doni.
Setidaknya mereka sudah memiliki restu dari keluarga Doni.
Hari berlalu hubungan Nava dan Doni semakin baik, rasa sayang di antara mereka pun semakin dalam. Namun kali mereka harus merasakan LDR-an meski hanya untuk sesaat.
Nava yang memang ingin memperbaiki karirnya mencoba untuk melamar pekerjaan di sebuah perusahaan BUMN, meskipun itu harus berpisah sementara waktu dengan kekasihnya. Sebagai pacar yang baik Doni pun menyetujui keputusan Nava.
Setelah seharian berkutik dengan aktivitas mereka berdua, Nava dan Doni pun janjian untuk bertemu sebelum Nava berangkat keluar kota. Waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 WITA. Nava yang telah selesai dengan kegiatan mengajarnya sedang duduk di teras tempat kursusnya, menunggu kedatangan kekasihnya. Nava tampak duduk menatap ke bawah sambil memainkan kedua kakinya. Pikirannya melayang memikirkan hubungannya ke depan dengan kekasihnya jika mereka harus berjauhan.
Di tengah lamunannya, sang pacar pun tiba, Nava yang tidak menyadari kedatangan Doni sontak terkejut, bagaimana tidak Doni membunyikan klakson motornya tidak jauh dari tempa Nava duduk.
"Astagfirullah sayang, hampir-hampir nih jantung aku copot tau, ngagetin aja." kata Nava sambil mengelus dadanya.
"Hahaha kamu juga sih sayang ngapain melamun malem-malem." Jawab Doni tertawa melihat tingkah lucu Nava.
"Aku gak melamun kok. Yuk jalan." kata Nava lagi seraya bangkit dari tempat duduknya.
"Fara, aku balik dulu ya." Kata Nava berpamitan kepada teman ngajarnya.
"Ok Nav, hati-hati ya." jawab Fara
Doni dan Nava meninggalkan tempat itu. Mereka menuju sebuah restoran yang berada di tengah kota.
"Sayang, kita makan dulu yuk. Laper nih." Ajak Doni
"Iya sayang boleh, kita makan di mana nih?" Tanya Nava
"Hmmm gimana kalau kita makan di Resto R*** aja, aku lagi pengen makan ayam kremesnya." Pinta Doni
"Oke boleh juga sayang." jawab Nava lagi.
Tidak berselang lama mereka pun tiba di resto. Keduanya lalu mengambil tempat dan memesan makanan kesukaan mereka. Sambil menunggu pesanan mereka datang, mereka mengobrol tentang rencana Nava keluar kota
"So, gimana sayang? Kamu udah yakin mau kesana ngelamar kerja?" Tanya Doni
"Iya sayang, doain ya biar aku bisa di terima disana" jawab Nava
"Iya sayang, ntar disana kamu berapa lama? Atau kamu langsung stay disana?" Tanya Doni lagi
"Hmmm kayaknya sih sekitar tiga hari sayang. Aku balik dulu deh kayaknya. Soalnya pengumuman hasilnya juga gak langsung bisa keluar sayang." Kata Nava
__ADS_1
"Oh gitu sayang? Terus kamu berangkatnya kapan?"
"Kayaknya besok sore aku udah jalan deh, kamu tau sendiri kan, aku harus naik kapal feri dulu, abis itu naik mobil lagi entah berapa jam biar bisa sampe disana." Jawab Nava
"Besok? kok cepat banget sih sayang? Kalau besok aku gak bisa dong temani kamu ke pelabuhan." Kata Doni
"Hmmm emang kenapa sayang?" Tanya Nava
"Besok aku ada kegiatan di kota Sutera sayang, paling aku balik dari sana pas sore. Aku gak sempat dong liat kamu berangkat." Jawab Doni
"Oh gitu, ya gak masalah sayang, mau gimana lagi. Orang kamu juga kerja." Jawab Nava pasrah.
"Tapi kamu janji ya selalu ngabarin aku kegiatan kamu disana." pinta Doni.
"Iya sayang itu pasti. Kamu juga loh." kata Nava
"Iya sayangku." Balas Doni dengan senyum indah di wajahnya.
Akhirnya pesanan mereka pun tiba. Mereka segera menyantap hidangan yang ada di depan mereka. Setelah selesai menikmati hidangan itu mereka pun segera membayar makanannya dan meninggalkan tempat itu.
"Sayang kita jalan dulu atau kamu langsung mau balik aja." Tanya Doni
"Hmmmm kita jalan dulu aja kayaknya." Kata Nava sambil melirik jam tangannya.
Mereka mengitari kota itu, di malam hari suasana di kota B*** lebih tenang dan sepi. Suasananya masih berbeda dengan di kota besar. Nava yang duduk di belakang Doni tampak melihat ke kanan dan kirinya. Doni tiba-tiba saja memegang tangan kiri Nava dan menuntunnya memeluk pinggangnya. Nava yang menyadari keinginan kekasihnya untuk di rangkul pun segera memeluk pinggang kekasihnya dengan kedua tangannya. Nava menyandarkan kepalanya di sisi kiri pundak kekasihnya. Mereka berdua pun tersenyum dan menikmati kemesraan itu.
Di sepanjang jalan mereka bersenda gurau hingga waktu tak terasa sudah menunjukkan pukul 22.00 WITA. Doni lalu mengantar kekasihnya itu kembali ke rumah.
"Oke deh udah nyampe sayang." Kata Doni sambil mematikan mesin sepeda motornya.
Nava pun turun dan berdiri di samping kekasihnya itu.
"Makasih ya sayang untuk malam ini. Sampai jumpa lagi." Jawab Nava
"Iya sayang, ya udah aku balik ya, ingat besok kabarin aku yah kalau udah mau berangkat." Kata Doni lalu berbalik pulang.
"Baik sayang." jawab Nava lagi sambil melambaikan tangan ke arah kekasihnya.
......................
Keesokan harinya Nava mulai bergegas untuk menyiapkan keperluannya selama di luar kota. Setelah berkemas cukup lama, akhirnya semua selesai. Nava rebahan di tempat tidurnya dan mencoba mengirim pesan untuk kekasihnya.
__ADS_1
"Sayang kamu sibuk gak? Udah nyampe kota Sutera belum?"
Doni yang melihat pesan dari kekasihnya itu lalu segera membalasnya
"Gak juga kok. Aku udah nyampe sayang dari sejam yang lalu. Kamu masih dirumah?"
"**Iya sayang, paling jam empat sore lah baru menuju ke pelabuhan."
"Ya udah kabari ya kalau udah berangkat sayang."
"Siap sayang**"
Nava pun mengakhiri berbalas pesan dengan kekasihnya, karena tidak ingin mengganggu jam kerja Doni. Nava pun memilih untuk tidur siang sejenak sebelum melakukan perjalanan yang cukup panjang.
Waktu menunjukkan pukul 15.30 WITA, Nava mulai bersiap-siap untuk berangkat ke pelabuhan. Nava berangkat bersama Ayah dan Ibunya. Sekitar lima belas menit perjalanan akhirnya mereka tiba di pelabuhan B****. Sesampainya disana Nava segera menghubungi teman yang akan berangkat bersama dengannya yaitu Fenny. Dan akhirnya mereka bertemu dengan memberi petunjuk satu sama lain.
Suara kapal pun berbunyi, tanda para penumpang di minta untuk naik ke kapal. Nava pun berpamitan kepada kedua orang tuanya. Nava mencium punggung tangan orang tuanya sambil meminta restu mereka.
"Ma Pa doain Nava ya biar ujiannya nanti bisa berjalan dengan lancar." Kata Nava
"Iya Nak, kami selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu." Kata Ibu Nava sambil mencium kening putrinya. Ada rasa sedih harus merelakan anak gadisnya pergi jauh dari nya.
"Baik-baik ya nak di kota orang, kalau sudah sampai jangan lupa ngasih kabar." Kata ayah Nava
"Baik Ma Pa, kalau gitu Nava naik ya." Jawab Nava sambil meninggalkan orang tuanya.
Nava sudah berada di atas kapal bersama temannya Fenny. Nava pun mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada kekasihnya.
"Sayang aku udah ada di atas kapal, beberapa menit lagi kapalnya mau jalan."
"Selamat sampai tujuan ya sayang, maaf aku gak bisa nganter kamu kesana." Balas Doni
"Iya sayang gak apa-apa, Aku ngerti kok"
"Kabarin kalau udah nyampe ya sayang?" balas Doni lagi.
"iya sayang, udah ya kapalnya udah mau jalan. Mungkin tengah jalan nanti gak ada sinyal." tutup Nava
Akhirnya untuk kali pertama Nava dan Doni merasakan hubungan Long distance relationship.
...****************...
__ADS_1
...****************...
...****************...