Fatamorgana Cinta Nava

Fatamorgana Cinta Nava
Kesan yang Baik


__ADS_3

Nava dan Arlin mulai tampak akrab, mereka asyik mengobrol berdua. Doni yang berada di antara mereka hanya terdiam dan sesekali tersenyum mendengarkan obrolan dua wanita itu. Saking asyiknya mengobrol waktu pun berlalu begitu cepat tanpa mereka sadari Doni lalu melirik jam tangan di pergelangan kirinya, waktu sudah menunjukkan pukul 12.15 WITA. Doni yang merasa sudah agak lama di acuhkan oleh kekasihnya itu, lalu mencoba mengajak Nava untuk melihat pemandangan di belakang rumah. Nava pun mengangguk tanda mengiyakan perkataan Doni.


"Sayang, yuk kita ke belakang, aku mau nunjukin sesuatu sama kamu." Ucap Doni menyela pembicaraan antara Nava dan Arlin.


Mereka berdua pun berjalan menuju ke halaman belakang. Sesampainya di sana Doni pun bertanya kepada kekasihnya


"Gimana sayang indah banget kan?"


"Masya Allah ini indah banget sih sayang, asli cantik banget pemandangannya." Kata Nava takjub.


Bagaimana tidak Nava seakan tersihir oleh keindahan alam di tempat itu. Sawah-sawah yang terbentang luas, bersusun menurun, sejauh mata memandang semua nampak hijau ditambah cahaya matahari yang menyinari tempat itu dengan begitu sempurnanya, tampak dari kejauhan gunung-gunung yg tinggi berdiri dengan kokohnya. Sungguh keindahan alam yang sangat menyejukkan mata.


Nava sungguh terpukau, tak hentinya dia mengagumi ciptaan Sang Pemilik Semesta.


Doni yang melihat tingkah Nava lagi-lagi hanya bisa mengukir senyuman di wajahnya.


Karena merasa sinar matahari sudah sangat menyengat di kulit, Doni mengajak kekasihnya untuk kembali masuk ke dalam rumah. Mereka pun meninggalkan tempat itu.


Baru saja Doni dan Nava ingin berpamitan kepada Arlin dan Ibunya, ternyata mereka telah menyiapkan hidangan makan siang untuk Doni dan Nava.


"Kak aku balik dulu ya, udah siang takutnya entar kemalaman pulangnya. " Ucap Nava


"Bentar ya, kalian makan dulu, mama aku udah nyiapin makanan loh di meja makan. Yuk kita makan dulu. Kapan lagi kan kita bisa ngumpul gini." Jelas Arlin


"Ya udah, kita makan dulu sayang terus balik ke rumah." Kata Doni


Nava pun mengangguk, menyetujui perkataan kekasihnya. Mereka pun menyantap hidangan bersama-sama. Beberapa saat kemudian, Nava dan Doni berpamitan, mereka hendak ke rumah Doni dulu lalu balik ke Kota B***.


"Tante makasih ya jamuannya, udah ngerepotin nih." Kata Nava sambil menjabat tangan Ibu Arlin


"Gak kok nak, kalau ada waktu kapan-kapan mampir ke sini lagi ya nak." Jawab Ibu Arlin sambil menerima uluran tangan Nava.


Mereka pun kembali ke rumah orang tua Doni, Arlin pun ikut menemani mereka. Doni tampak jalan lebih dulu, Nava dan Arlin mengikut di belakang Doni.


Dirumah Doni, ternyata kedua kakaknya Amri dan Arul juga sudah ada dirumah. Mereka sedang pulang beristirahat sejenak dari aktivitas mereka.


Nava yang kali pertama bertemu dengan kedua Kakak Doni kembali terlihat canggung. Untung saja ada Arlin yang setia menemaninya.


"Duh itu kakak-kakaknya Doni ya?" Ucap Nava gugup


"Iya itu kakak-kakaknya Doni, santai aja mereka itu baik kok."Jawab Arlin


Doni yang melihat kehadiran kedua kakaknya, lalu memperkenalkan Nava kepada mereka.


"Udah balik kerja kak?" Tanya Doni

__ADS_1


"Iya dek, istirahat bentar dulu. Oh ya dia siapa?" Kata Amri


"Oh iya kenalin ini Nava, teman dekat aku." Ucap Doni


Nava kemudian melangkah berdiri di samping kekasihnya, memberikan senyum terbaik, menyalami kedua kakak Doni sambil memperkenalkan dirinya.


Kedua kakak Doni pun menerima Nava dengan baik. Mereka lalu duduk bersama di ruang tamu. Ada rasa canggung yang luar biasa di rasakan Nava, bertemu dengan hampir semua keluarga dekat Doni.


Entah apa yang akan mereka katakan tentang dirinya. Nava hanya berharap keluarga Doni bisa menerima dirinya dengan baik.


Karena waktu sudah menunjukkan pukul dua siang, Doni dan Nava bersiap-siap untuk kembali ke kota. Mereka berpamitan dengan keluarga besar Doni.


Setelah berpamitan mereka pun meninggalkan tempat itu. Nava pulang dengan perasaan lega karena keluarga Doni menerima kedatangannya dengan baik.


Di sepanjang jalan pulang Doni dan Nava saling bercerita tentang kesan yang baru saja mereka lalui.


Pertemuan pertama yang terjadi hari itu memberikan kesan yang baik untuk Nava maupun keluarga Doni.


Mereka berdua asyik bercerita di atas motor, hingga akhirnya mereka pun tiba di rumah Nava.


"Alhamdulillah nyampai dengan selamat" Kata Nava dengan senyum sumringah di wajahnya


" Iya sayang, alhamdulillah. Ya udah aku langsung balik ya. Kamu bersih-bersih gih terus istirahat ya." Jawab Doni


Malam pun tiba, Nava masih teringat dengan kejadian yang telah dia lalui hari ini. Karena masih penasaran dengan kesan keluarga Doni terhadapnya, dia pun mengambil ponselnya lalu menghubungi Arlin.


Arlin yang sedang menonton tv menyaksikan acara kesayangannya, lalu menatap ponselnya yang berbunyi. Dia pun menerima panggilan telepon dari Nava


"Malam kak, maaf aku ganggu waktunya kak." Ucap Nava


"Ah enggak kok, aku lagi nonton tv aja. Kamu udah sampai dek?" Kata Arlin


"Iya kak, sebelum magrib tadi udah nyampe rumah kok." Jawab Nava


"Oh gitu, ada apa nih dek?" Tanya Arlin


"Hmmm gak kak, cuman aku masih kepikiran pertemuan tadi kak. Menurut kakak, orang tua Doni suka gak yah sama aku?" Jawab Nava


Arlin yang mendengar pertanyaan Nava seketika tertawa. Dia tidak menyangka Nava akan menanyakan hal seperti itu kepadanya


"Hahaha,, ya ampun dek. Kamu ada-ada aja deh. Mereka suka kok sama kamu, kamu juga tadi liat kan mereka nerima kamu dengan baik. Mereka welcome sama kamu." ucap Arlin


"Iya sih kak, cuman aku mau pastiin aja kak, soalnya tadi di sana serius aku grogi banget. Takutnya aku ngasih kesan yang gak baik di mata mereka." jelas Nava


"Ah, enggak kok mereka semua suka sama kamu. Percaya deh." Kata Arlin lagi.

__ADS_1


"Makasih ya kak, maaf udah ganggu waktunya nih." Tutup Nava


Nava pun mengakhiri panggilan teleponnya. Nava merasa tenang mendengar perkataan Arlin.


Ditempat yang berbeda, Orang tua Doni tampak menghubungi putranya.


Doni yang melihat panggilan dari Ibunya segera menerimanya.


"Ya halo Ma." Kata Doni


"Gimana nak kamu udah nyampe?" tanya Ibu Doni


"Iya Ma, alhamdulillah udah nyampe tadi sebelum magrib kok." Jawab Doni


"Syukurlah nak, Oh ya Nava gimana? Udah nyampe di rumahnya?" Tanya Ibu Doni lagi


"Iya Ma, tadi aku antar dia balik dulu ke rumahnya kok terus lanjut ke kos". Jawab Doni lagi


"Oh iya nak, ngomong-ngomong keliatannya Nava anak yang baik, tadi gimana abis dari rumah? Dia ada ngomong gak tentang keadaan rumah kita?" Tanya Ibu Doni


"Gak kok Ma, dia senang datang ke rumah. Katanya dia suka suasana di sana." Jawab Doni


"Oh gitu syukurlah Nak, Ini Ayah mau ngomong bentar sama kamu Nak. Kata Ibu Doni sambil memberikan ponsel kepada suaminya.


"Halo nak, kamu dimana? Kata Ayah Doni


"Udah di kost Yah." Jawab Doni


"Oh iya Nak. Ayah cuma mau bilang sama kamu, Nava itu kelihatannya anaknya baik, kamu jangan sampai mainin anak orang."


"Gak kok Yah, aku serius sama dia." Jawab Doni


"Kalau kamu emang serius sama dia, jangan lama-lama ngajak anak orang pacaran terus. Lagipula kamu kan juga udah ada kerjaan tetap Nak. " Jelas Ayah Doni lagi


"Iya Yah, doakan Doni agar bisa segera menikahi Nava Yah."


"Iya Nak, Ayah dan Ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu. Ya udah kamu istirahat aja, besok kan kamu kerja Nak" Kata Ayah


"Baik Yah, Selamat Malam." Tutup Doni


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2