Fatamorgana Cinta Nava

Fatamorgana Cinta Nava
Bertemu dengan Zuhri


__ADS_3

Suasana laut malam ini sangat bersahabat. Ombak yang menggulung dengan tenang, hembusan angin yang tak begitu kencang, membawa kapal menuju tempat berlabuh dengan aman. Nava tampaknya tidak dapat terlelap malam ini, meski rasa kantuk terkadang hadir menghampirinya. Luas lautan yang membentang di depannya sejenak membawanya berpikir tentang keberadaannya nanti. Nava merasa begitu jauh jarak yang membentang akan memisahkan dirinya dengan orang-orang yang ia kasihi. Untuk sesaat rasa ragu menghantui. Tetapi semangat untuk mengejar karirnya jauh lebih tinggi.


Sekitar sepuluh jam berlalu, di ufuk timur terlihat matahari yang sedang terbit, muncul secara perlahan dari balik gunung dengan warna jingganya yang begitu indah. Pelabuhan tempat kapal menuju pun sudah terlihat, yang juga ditandai oleh bunyi dari kapal.


Nava dan Fenny tampak bersiap-siap. Mereka beranjak dari tempatnya beristirahat berjalan keluar menuju tepian kapal. Menikmati pemandangan tepi laut dan matahari terbit dari atas kapal.


"Masya Allah sungguh pemandangan yang sangat indah yah Fen." kata Nava takjub


"Iya Nav, benar-benar indah." jawab Fenny dengan senyum di wajahnya.


Kapal akan bersandar di dermaga. Sebagian orang sudah mengantri untuk turun termasuk juga Nava dan Fenny. Tak lama mereka pun turun dari kapal dan mencari tempat untuk duduk sejenak. Mereka berdua lalu menghubungi orang-orang terdekatnya untuk memberitahu bahwa mereka sudah tiba dengan selamat.


Nava mengambil ponsel dari tasnya dan menekan nomor ibunya. Tak menunggu lama ibu Nava segera menerima panggilan telepon dari putrinya.


"Halo Ma, Nava udah tiba nih. Baru aja turun dari kapal." Kata Nava


"Alhamdulillah nak, terus sekarang kamu dimana? Zuhri udah datang jemput kamu belum?" Jawab Ibu Nava


"Aku belum tau sih Ma, nih Fenny kayaknya lagi hubungin Kak Zuhri kok. Ntar aku nelpon mama lagi ya." Kata Nava lagi


"Baik nak, hati-hati ya disana." Tutup Ibu Nava


Zuhri adalah teman Fenny yang juga anak dari teman Ibu Nava. Zuhri berdomisili di kota L****** Provinsi Sulawesi Tenggara semenjak terangkat menjadi seorang ASN di sana.


Kebetulan tempat Nava dan Fenny melamar kerja berada di satu kota yang sama dengan Zuhri. Oleh karena itu mereka meminta bantuan Zuhri untuk bisa mencarikan tempat penginapan bagi mereka berdua dalam waktu beberapa hari ke depan.


Fenny sedang melakukan panggilan telepon kepada Zuhri dan Zuhri yang memang sudah berada tidak jauh dari tempat Fenny berada menerima panggilan itu dan meminta Fenny untuk tetap berada di posisinya sekarang.


"Halo Fenny udah dimana?" Tanya


Zuhri


"Aku udah turun dari kapal kak. Sekarang posisi aku di sekitar lorong kecil menuju jalan keluar gitu." jawab Fenny.


"Ya udah kamu disitu aja tunggu aku, biar aku yang samperin kamu, lagian aku juga udah dekat kok. Oh ya kamu bareng temanmu Nava kan?" Tanya Zuhri lagi.


"Iya kak, nih ada disamping aku." jawab Fenny.


"Ya udah, tunggu ya bentar lagi sampe." kata Zuhri sambil menutup panggilan teleponnya.


Sementara Nava yang sedang berdiri disamping Fenny terlihat mengirimkan pesan singkat kepada kekasihnya


"Sayang aku udah nyampe di pelabuhan. Aku baru aja turun dari kapal."


Doni yang tengah bersiap-siap untuk bekerja mendengar suara dari ponselnya. Dia pun segera mengambil ponselnya dan melihat sebuah pesan masuk dari kekasihnya. Dia pun segera membalas pesan itu.

__ADS_1


"*Syukurlah sayang, terus sekarang kamu gimana ke Kota L*****? Masih jauh kan dari tempat kamu sekarang?"


"Iya sayang butuh lima jam lagi bisa nyampe ke sana. Nih aku lagi nunggu teman Fenny untuk jemput kita**." Balas Nava


"**Hati-hati ya sayang, ingat ya sering-sering ngasih kabar biar aku juga tenang disini sayang."


"Iya sayang, ntar aku hubungi kamu lagi ya, kayaknya teman Fenny udah nyampe**." Tutup Nava


Zuhri akhirnya telah tiba di tempat Fenny dan Nava menunggu. Fenny yang melihat Zuhri turun dari mobilnya segera melambaikan tangannya ke atas agar Zuhri bisa melihat dirinya. Zuhri pun mendekat ke arah mereka dan kini mereka sudah bertemu. Dan ini merupakan pertemuan pertama untuk Nava dan Zuhri.


"Kakkkk, disini disini" Kata Fenny dengan suara yang agak keras.


Zuhri yang mendengar suara Fenny lalu mendekat. Zuhri yang melihat Nava berdiri disamping Fenny lalu mengajaknya berkenalan terlebih dahulu.


"Gimana perjalanannya tadi lancar? Oh ya ini Nava ya? Saya Zuhri." Kata Zuhri sambil mengulurkan tangannya.


"Iya kak, Nava" sambil tersenyum dan menjabat tangan Zuhri.


"Ini barang kalian semua? Ya udah aku masukin dulu ke mobil." tanya Zuhri


"Iya ini barang kita kak" jawab Nava dan Fenny barengan.


Mereka pun membawa barang-barangnya ke dalam bagasi mobil. Setelah itu Zuhri mengajak mereka untuk sarapan dulu lalu berangkat ke kota L******.


"Yuk jalan, tapi kita singgah sarapan dulu yah, soalnya perjalanan kita masih panjang loh. Tanya Zuhri


Mereka bertiga pun meninggalkan tempat itu. Berlalu mencari warung untuk mengisi perut terlebih dahulu. Sebuah warung makan sederhana yang berada di pinggir jalan menjadi tempat persinggahan mereka.


Mereka bertiga masuk dan memesan makanan. Pagi itu mereka terlihat kompak memesan menu makanan yang sama. Tidak lama mereka pun menyantap makanannya.


Sekita lima belas menit kemudian mereka pun melanjutkan perjalanannya. Selama di perjalanan mereka bisa melihat tebing gunung di sisi kanannya dan laut yang membentang di sisi kirinya. Meskipun pemandangannya terlihat indah namun ada rasa takut yang hinggap di hati Nava. Jalan yang berkelok dan sedikit sempit membuat Nava merasa sedikit tidak nyaman. Kepalanya terasa pusing sepertinya Nava mabuk kendaraan lagi. Tapi Zuhri sesekali mengajak ngobrol kedua wanita itu untuk mencairkan suasana.


"Oh ya jadi gimana lamaran kerja kalian? Kapan ujiannya?" Tanya Zuhri


"Insya Allah besok kak, ujiannya pagi di Gedung Serbaguna." Jawab Fenny


"Nava juga besok ya ujiannya? Tanya Zuhri lagi, sambil menengok ke arah Nava.


"Iya kak, cuman kayaknya aku ujian lebih awal dari Fenny, soalnya aku masuknya jam 9 pagi kalau Fenny jam 11." Jelas Nava


"Oh gitu, ya udah besok aku yang nganter kalian yah?" Kata Zuhri


"Duh kita malah ngerepotin nih, besok kakak kerja kan?" Kata Nava lagi


"Aku udah ijin kok sama kepala kantor aku. Demi kalian hehehe." Jawab Zuhri sambil tertawa ringan

__ADS_1


Nava dan Fenny pun tersenyum mendengar jawaban Zuhri.


"Oh ya kak, gimana dengan penginapan kami? Kakak udah dapat tempatnya?" Tanay Fenny


"Ngapain sih kalian mau cari penginapan? Kalian tinggal aja dirumah. Lagian dirumah ada dua kamar kosong kok." Jawab Zuhri.


"Duh gak usah kak, kita benar-benar ngerepotin banget kalau tinggal di rumah kakak juga." kata Fenny


"Gak usah, gak ngerepotin sama sekali kok. Lagian aku dirumah juga gak sendiri. Ada tante aku juga dirumah. Jadi kalian gak perlu takut dengan omongan orang." Jelas Zuhri


"Hmmm ya udah kak kalau gitu. Nav menurut kamu gimana?" Tanya Fenny


"Aku ikut aja Fen gimana baiknya." Jawab Nava.


Zuhri pun tersenyum mendengar jawaban temannya itu. Satu hal yang Nava sadari sejak tadi, Zuhri beberapa kali melirik ke arahnya. Entah itu hanya perasaan Nava saja, ataukah memang Zuhri yang senang menengok ke arah Nava.


Perjalanan yang panjang akhirnya berakhir mereka pun tiba di kota L****** setelah menempuh waktu lima jam.


Mereka tiba di kediaman Zuhri, setelah turun dari mobil Nava dan Fenny lalu mengambil barang mereka di bagasi. Fenny terlebih dahulu mengambil dan membawa tas nya. Nava yang menyusul Fenny untuk mengambil barangnya juga tiba-tiba dihentikan oleh Zuhri.


"Gak usah Nav, sini biar aku bantu bawakan tas kamu, lagian pasti kamu masih pusing kan abis perjalanan jauh?"Kata Zuhri


"Hmmm udah mendingan kok kak. Gak usah biar Nava aja." Elak Nava


Tapi Zuhri tetap saja membawa barang Nava masuk ke rumah. Zuhri sepertinya tampak perhatian kepada Nava sejak pertama mereka bertemu.


Mereka pun masuk ke dalam sebuah kamar. Nava dan Fenny sepakat untuk menggunakan satu kamar saja untuk mereka berdua.


Setelah membersihkan diri, mereka pun beristirahat sejenak di kamar merebahkan tubuh mereka. Nava lalu mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada kekasihnya.


"Sayang aku udah tiba di kota L******, aku kangen ama kamu.


Doni yang melihat pesan dari Nava lalu segera membalasnya


"**alhamdulillah sayang,aku juga kangen sama kamu sayang. Jadi sekarang kamu udah di penginapan ya?"


"Aku gak ke penginapan sayang, teman Fenny nawarin kami tinggal dirumahnya. dan Fenny menerima tawaran temannya sayang."


"Teman Fenny cewek atau cowok sayang?"


"Cowok sayang, namanya Zuhri**."


...****************...


...****************...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2