Fatamorgana Cinta Nava

Fatamorgana Cinta Nava
Keraguan Nava


__ADS_3

Sekitar lima belas menit kemudian Nava dan Fenny telah tiba di lokasi ujian. Nava yang lebih dahulu mendapat kesempatan untuk mengikuti ujian di sesi waktu pertama segera berpamitan dan pergi mencari ruangan ujiannya.


“Kak Zuhri, Fenny aku duluan yah, doakan yah biar ujiannya berjalan lancar.” Kata Nava


“Iya Nav, semangat yah” Kata Fenny


“Oke dek, semoga berhasil.” Kata Zuhri


Nava berjalan meninggalkan Fenny dan Zuhri, tidak butuh waktu lama Nava sudah menemukan ruangan ujiannya. Karena masih ada waktu beberapa menit lagi sebelum ujian maka Nava menggunakan waktu itu untuk menghubungi orang tuanya untuk meminta restu. Nava mengambil ponselnya dan menekan nomor telepon ibunya.


Ibu Nava yang mendengar ponselnya berdering lalu mengambil dan menerima panggilan tetepon dari putrinya.


“Assalamualaikum Nak, Kamu udah dimana?"


“Waalaikum salam Ma, Nava sudah ada di lokasi ujian. Ma doain Nava yah biar ujiannya lancar." Jawab Nava


“ Tentu Nak, Mama dan Papa disini selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu, semoga berhasil Nak.” Kata Ibu Nava


“Aamiin Makasih yah MA. Ya udah kalau gitu nanti abis ujian Nava hubungi mama lagi” Tutup Nava.


Setelah menghubungi ibunya, Nava lalu mencari nomor ponsel kekasihnya. Nava mengirimkan pesan untuk kekasihnya.


Sayang aku udah di lokasi ujian nih, doaian aku ya biar ujiannya lancar


Doni yang memang sedang menunggu kabar dari kekasihnya itu terlihat bersemangat Ketika mendapatkan pesan masuk dari Nava. Dia segera membalas pesan dari kekasihnya itu.


Oh iya sayang, pasti dong aku doain sayang,semoga berhasil, semangat ya


Nava pun semakin semangat menghadapi ujiannya karena mendapat dukungan dari orang-orang terdekatnya.


Waktu menunjukkan pukul sembilan tepat. Nava dan beberapa orang lainnya segera memasuki ruangan ujiannya. Ada rasa gugup menyelimuti Nava karena ini merupakan pengalaman pertama bagi dirinya, namun dia berusaha untuk tetap tenang sambil berdoa kepada yang Maha Kuasa.


Selama proses ujian berlangsung Nava tampak serius menjawab soal-soal yang ada. Di tempat yang berbeda, Fenny dan Zuhri sedang duduk menunggu sambil mengobrol di depan Gedung.


“ Fen, aku mau nanya dikit tentang Nava boleh gak?”


“Hmmm iya boleh, emang mau nanya apa kak?” Jawab Feny


“Kamu berteman dengan Nava udah lama?” Tanya Zuhri


“Sebenarnya tuh Nava anaknya teman kantor mama aku. Makanya aku bisa kenal sama dia.” Jawab Fenny


“Oh gitu, kirain kamu dekat banget sama Nava.” Kata Zuhri lagi


“ Gak juga sih sebenarnya, emang kenapa kak?” Tanya Fenny


“Gak kok cuman nanya aja." Kata Zuhri

__ADS_1


Fenny hanya membalas dengan menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Mereka pun terdiam Kembali untuk sesaat. Tapi sepertinya ada rasa ingin tahu yang cukup tinggi dari Zuhri kepada Nava. Sehingga dia memberanikan diri lagi untuk bertanya kepada Fenny.


“Oh ya Fen, Nava udah punya pacar gak yah?”


“Hmmm kalau itu aku gak tahu kak, kenapa gak tanya langsung aja sama orangnya.” Kata Fenny


“Gak kok cuman iseng aja nanyanya” Jawab Zuhri sambil tersenyum ke arah Fenny.


Huh semoga Fenny gak mikir macam-macam deh. Gumam Zuhri dalam hati.


Waktu terus berlalu, hingga akhirnya waktu ujian Nava pun berakhir. Nava keluar dari ruangan dengan wajah yang tampak penuh tanda tanya. Nava merasa ragu dengan hasil kerjanya tadi. Meskipun dia merasa sudah melakukan semaksimal yang dia bisa tapi tetap saja dia merasa tidak puas dengan hasilnya. Fenny dan Zuhri yang melihat Nava dari jauh lalu melambaikan tangannya ke atas agar Nava bisa melihat keberadaannya. Nava yang melihat lambaian tangan Fenny lalu berjalan menuju ke arah mereka.


“Gimana Nav ujiannya?” Tanya Fenny


“Entahlah Fen hasilnya gimana, aku ragu dengan beberapa jawabanku tadi.” Jawab Nava


“It's okay yang penting kamu udah melakukan yang terbaik. Kita berdoa aja semoga hasilnya bagus.” Kata Zuhri menenangkan.


“Iya betul itu, kita berdoa aja, sekalian doain aku juga yah, kalau gitu giliran aku yang masuk sekarang.” Kata Fenny sambil meninggalkan Nava dan Zuhri menuju ruang ujiannya.


Zuhri mengajak Nava untuk ke kafe yang ada disekitar lokasi ujian itu sambil menunggu Fenny.


“Nav gimana kalau kita nunggu Fenny di kafe aja, sambil ngemil dan ngadem. Lagian makin siang juga kan, panas kalau kita nunggunya disini.” Kata Zuhri


“Oh iya kak boleh juga.” Jawab Nava


Tidak lama mengitari jalan di sekitar lokasi itu, mereka pun menemukan sebuah kafe yang tampak ramai pengunjung.


“Gimana kalau kita nunggu disini aja Nav.” Tanya Zuhri


“Boleh kak, lagian gak terlalu jauh dari tempat kita tadi.” Jawab Nava


“Ya udah, yuk kita masuk.”


Mereka berdua pun turun dari mobil dan masuk ke dalam kafe. Ternyata suasana di dalam kafe cukup ramai, hanya beberapa lagi kursi kosong yang tersedia. Zuhri memilih tempat duduk yang tidak jauh dari pintu masuk.


“Nav kita duduk disini aja yah.” Tanya Zuhri


“Iya kak” Jawab Nava sambil menarik kursinya ke belakang


Zuhri lalu memanggil seorang pelayan kafe dan mulai memesan makanan.


“Mas Aku pesan Cappucino dingin satu sama kentang gorengnya satu yah.” Kata Zuhri


Sang pelayan pun mencatat pesanan pelanggannya dengan teliti.


“Nava kamu mau pesan apa?” Tanya Zuhri

__ADS_1


“Aku pesan greentea aja terus makannya ada bakso gak mas?” Tanya Nava


“Bakso ada kok kak.” Jawab pelayan kafe


“Ya udah aku pesan bakso satu yah mas.” Jawab Nava


Baik pesanannya sudah saya catat yah, silahkan ditunggu.”kata Pelayan Kafe


Sambil menunggu pesanannya dating, Nava Kembali menghubungi ibunya.


Ibu Nava pun langsung mengangkat teleponnya yang berdering.


“Ya Nak, gimana udah selesai ujiannya?” Tanya Ibu Nava


“iya Ma udah tapi aku gak tahu nanti hasilnya gimana, soalnya ada beberapa soal yang bikin Nava ragu dengan jawabannya.” Kata Nava


“ Serahkan semua kepada Tuhan nak, toh kamu juga sudah melakukan yang terbaik.” Kata Ibu Nava


“Iya Ma, semoga hasilnya nanti memuaskan ya Ma.”


“Iya Nak, kalau rejeki gak akan kemana.” Jawab Ibu Nava


“Iya Ma, udah dulu ya Ma aku masih diluar nunggu Fenny selesai ujian.” Tutup Nava


Zuhri yang melihat Nava telah menutup panggilan teleponnya lalu mencoba bertanya kepada Nava


“Oh ya Nav, pengumuman hasil ujiannya kapan Nav?’ Tanya Zuhri


“Katanya sih ntar malam kak, terus yang lolos ke tahap selanjutnya besok ikut tes wawancara lagi.” Jawab Nava


“Oh gitu ya, semoga Nava bisa lanjut lagi yah.” Kata Zuhri sambil tersenyum.


Nava pun membalas dengan senyuman juga.


Karena pesanan mereka belum juga tiba, nava yang bingung harus ngapain, lalu memainkan ponselnya. Lalu Nava teringat untuk memberi tahu kekasihnya perihal ujian yang baru saja dia lalui.


Sayang aku udah selesai ujiannya. Doain yah bisa lanjut ke tahap selanjutnya. Soalnya ada beberapa yang bikin aku ragu tadi.


Doni yang sedang beristirahat melihat pesan masuk dari Nava dia pun membalas pesan kekasihnya dan memberi semangat untuk Nava


Iya sayang aku yakin kok kamu pasti lanjut. Bismillah yah sayang


Makasih sayang, Oh ya aku lagi di kafe nih, sambil tunggu Fenny selesai ujian


Kamu bareng siapa disana sayang?


Aku bareng kak Zuhri sayang, soalnya kan dia yang antar kami ujian.

__ADS_1


Mendengar perkataan kekasihnya itu, ada rasa tidak nyaman di hati Doni. Tentu saja siapa juga yang senang melihat sang kekasih duduk berdua dengan laki-laki lain. Tapi Doni menahan dirinya untuk mengungkapkan kekesalannya. Apalagi kekasihnya itu masih was-was menunggu hasil ujiannya.


__ADS_2