Fire Sacrifice Love

Fire Sacrifice Love
Episode 1


__ADS_3

Di sebuah ruangan besar,pria muda berdiri sambil memegang gulungan kertas besar ,ia menemani sang kaisar mengerjakan semua tugas negara.


Zhu Han pria muda berwajah tampan adalah seorang penasehat termudah yang berkerja untuk kaisar Luhan, walaupun umurnya baru menginjak kepala dua,wibawa Kasim Han tak bisa di bantah kan.


" Penasehat Han, kau sudah berkeja untuk ku sangat baik, apa kau tak mau naik jabatan, menjadi anggota penting kekaisarannya," tawar kaisar Luhan.


" Menjawab pertanyaan Yang mulia, saat ini hamba hanya ingin fokus melayani yang mulia," Penasehat Han sambil menunduk hormat.


Dari dulu kaisar sering menawarkan jabatan yang lebih tinggi dari hanya seorang penasehat, namun penasehat Han selalu saja menolak nya.


" Baiklah lagi lagi kau menolak," Ucap kaisar Luhan dengan pandangan nya masih fokus dengan dokumen.


" Apa besok ada pertemuan penting," lanjut kaisar Luhan.


"Tidak kaisar, besok jadwal anda hanya pertemuan dengan jenderal besar tang,"


Mendengar itu wajar kaisar Luhan langsung sumringah, entah apa yang di pikir kan oleh kaisar akhir akhir ini ia terlihat sangat bahagia.


Bahkan hari ini kaisar menyiapkan pesta besar di istana namun kaisar tak mengatakan untuk apa pesta itu di lakukan.


" Hari sudah mulai malam, penasehat Han kau harus pulang,aku juga masih ada urusan dengan permaisuri," Kaisar langsung pergi meninggalkan penasehat Han.


Penasehat Han akan pulang jika waktu sudah malam dan akan kembali lagi ke istana jika hari sudah pagi, itu lah rutinitas setiap hari yang di lakukan oleh penasehat Han


Penasehat Han Sud berada di luar istana ia menadahkan wajah nya menatap langit yang di penuhi bintang yang begitu indah.


Akhir akhir ini langit selalu indah di waktu malam hari, entah ada kejutan apa dari tuhan sehingga langit malam selalu indah.


Karena hari sudah semakin larut penasehat Han langsung menunggangi kuda nya dengan cepat melewati pasar malam yang begitu ramai akan pengunjung.

__ADS_1


Di perjalanan menuju kediaman Zhu, penasehat Han di kejutkan dengan wanita yang tiba tiba saja berada di hadapan kuda nya.


Sepertinya nya wanita itu juga tak kalah terkejut sampai sampai ia terjatuh di depan kuda yang di tunggangi penasehat Han.


" Nona apa kau tak punya mata, kenapa berdiri di jalur kuda," Ucap pedas penasehat Han kepada wanita itu.


Penasehat Han tak bisa melihat jelas wajah wanita itu karena menunduk, jika di lihat dari pakaian yang mewah seperti nya dia berasal dari keluarga berada.


Dengan tegas wanita itu berdiri dan langsung menatap tajam wajah penasehat Han, namun penasehat Han hanya memandang dingin ke arah wanita itu.


" Lagi pula kenapa kau membawa kuda dengan begitu cepat, apa kau seorang pembalap!" gadis itu dengan muka tak kalah judes.


" Baiklah nona, sekarang kau menyingkir lah dari situ,aku harus segera pergi," Ucap penasehat Han yang tak mau ribut dengan wanita asing di depan nya.


Bagaimana pun penasehat Han membela diri dia tetap akan kalah dengan wanita di depan nya yang memiliki wajah galak, namun memang tidak bisa di bantah kah jika wanita yang berdiri di hadapannya memiliki wajah yang sangat cantik seperti wajah wanita dari keluarga bangsawan.


Tak terima dengan respon penasehat Han, wanita itu langsung menarik baju penasehat Han yang membuat penasehat Han kehilangan keseimbangan hingga jatuh menimpa Tumbu gadis itu sekarang.


Terjadi saling pandang memandang, penasehat Han sedikit terpesona dengan mata gadis di depan nya yang seakan di mata gadis itu begitu mempesona dengan pupil mata warna hitam pekat.


" Kenapa tuan apakah nyaman berada di atas ku?" ucap jengkel wanita itu karena pria yang ada di atasnya tak kunjung berdiri.


Yang benar saja tumbuh gadis itu begitu mungil dengan tak sengaja tertimpa tumbuh kekar dari penasehat Han, bisa di bayangkan bagaimana rasa sakit yang di alami gadis itu.


Sadar akan hal itu Kasim langsung berdiri, penasehat Han melihat ke sekeliling pandangan orang orang begitu terkejut melihat adegan yang tidak pantas tersebut.


" Ini semua gara gara kau," Penasehat Han menunjuk wajah wanita itu.


Dengan mata melotot gadis itu langsung menepis kuat tangan penasehat yang yang berada di wajah nya.

__ADS_1


" Hei ini semua gara gara kau," Gadis itu yang tak mau kalah.


" Kau lah yang pertama kali menarik baju ku hingga aku terjatuh,"


Di antara mereka berdua tidak ada yang mau mengalah, penasehat Han yang bisanya selalu bersikap dewasa dan bijaksana tiba tiba saja dia menjadi seperti anak kecil seperti ini.


" Lau kenapa kau tidak bisa menyeimbangkan badan mu," Gadis itu mulai kalah adu mulut dengan penasehat Han yang sudah dari dulu memiliki kecerdasan di atas rata rata.


" Ck, berdebat dengan mu tidak akan ada habisnya," Penasehat Han langsung naik ke kudanya.


" Jei kau mau kemana, kau belum tanggung jawab," Teriak wanita itu.


" Kenapa aku yang harus tanggung jawab, seharusnya kau yang meminta maaf kepada ku, tapi aku malas memperpanjang masalah dengan mu,"


" Semoga kita tidak akan bertemu lagi," Ucap penasehat Han lalu pergi meninggalkan gadis itu dengan baju berantakan.


"ahkkk dasar pria Gila," teriak gadis itu.


Gadis itu baru ingat bahwa dia sedang ada di tempat terbuka, dengan canggung gadis itu merapikan sedikit baju nya sebelum kembali ke penginapan,dari arah belakang terdengar suara bariton seorang pria yang memanggil namanya.


" Xia Xia!"


Dengan badan kaku Xia Xia memutar badan nya ke arah asal suara itu berasal, benar saja sudah ada pria dengan muka galak yang sudah siap untuk memarahi nya.


" Eh kakak Xia wan," Ucap Xia Xia dengan muka cengengesan.


Namun Xia wan hanya memandang dingin wajah adik nya,Xia wan begitu cemas saat mencari Xia Xia yang tiba-tiba saja tidak ada di kamar nya, namun saat menemukan nya, Xia Xia begitu berantakan seperti seorang wanita yang baru saja Adu kekuatan dengan wanita lain.


Saat Xia Xia ingin mendekat ke arah Xia wan, langsung saja Xia wan menghentikan langkah Xia Xia yang ingin mendekat ke arah nya.

__ADS_1


" Satu kenapa kau keluar tanpa bilang dulu kepada ku, kedua kenapa pakaian mu begitu berantakan seperti ini," Xia wan dengan menunjuk baju Xia Xia yang begitu berantakan.


"Emmm, itu kak aku baru saja tertabrak kuda maka nya pakaian nya begitu berantakan," Ucap Xia Xia dengan berpura-pura sedih.


__ADS_2