Fire Sacrifice Love

Fire Sacrifice Love
Episode 11


__ADS_3

Mendengar permaisuri vui membicarakan kejadian itu membuat Xia Xia jengkel, lagi pula kenapa mengungkit kejadian memalukan itu.


" itu benar kita harus meminta maaf kepada penasehat Han, walaupun dia sakit tapi dia tetap berkeja dengan rajin," Ucap kaisar dengan menggelengkan kepalanya.


mengingat bagaimana kondisi penasehat Han membuat kaisar merasa iba, baru kali ini kaisar melihat seorang yang begitu bertanggung jawab atas perkejaan nya, walaupun penasehat Han bisa mengambil cuti namun dia tidak pernah sekalipun mengambil cuti walaupun dalam kondisi sakit sekalipun.


" sudahlah jangan membahas hal yang tidak penting, bukan kah kita di sini untuk membuat lampion," Sentak Xia Xia dengan jengkel.


" hei kenapa kau terlihat jengkel bukan kah seharusnya kau meminta maaf," Balas putra mahkota yang melihat wajah jengkel Xia Xia muncul lah ide jahil.


" aku juga sudah meminta maaf kok," Jawab Xia Xia dengan memandang jengah ke arah putra mahkota.


" sudah jangan mengungkit masalah ini, oh ya Xia Xia apa yang kau bawa itu?" pandangan mata kaisar di buat penasaran akan kendi kecil yang Xia Xia bawa.


kemudian Xia Xia mengangkat kendi yang di berikan oleh penasehat Han dan memperlihatkan ke pada kaisar, permaisuri dan putra mahkota, dengan tersipu Xia Xia mengatakan bahwa itu adalah obat yang telah di berikan oleh penasehat Han.


mereka bertiga saling adu tatapan lalu mengangguk faham dan menyuruh Xia Xia untuk meminum nya dengan tujuan menghormati pemberian dari penasehat han, karena mereka berkumpul untuk membuat lampion maka dengan gembira permaisuri dan kaisar membantu buah hati mereka membuat lampion untuk mereka terbang kan bersama nanti malam.


kehangatan yang telah hilang beberapa tahun akhirnya kembali, namun siapa tahu dari arah kejauhan seorang wanita mengepal kuat tangan hingga melukai tangan lembut nya karena melihat kehangatan yang di terima oleh Xia Xia.

__ADS_1


Yah siapa lagi kalau bukan Li Wei putri dari selir agung nian, Li Wei bukan lah anak dari kaisar Luhan dengan selir agung nian melainkan dia adalah anak selir agung nian dengan mantan suami nya yang telah meninggal, kaisar Luhan menikah dengan selir agung nian karena politik negara dan saat itu umur Li Wei masih lima bulan.


Li Wei yang dari kecil melihat bahwa kaisar Luhan adalah ayah nya menganggap kaisar Luhan sebagai ayah kandung nya, Li Wei berharap mendapatkan kasih sayang seperti seorang putri sama yang Xia Xia dapatkan dari kaisar Luhan.


sebenarnya umur Li Wei dan Xia Xia tidak berbeda jauh namun sikap mereka berdua lah yang bertabrakan, putri Xia Xia memiliki hobi membaca sementara putri Li Wei memiliki hobi merias diri dan bergosip bersama anak pejabat lain.


semua yang Xia Xia miliki mulai dari keagungan,kasih sayang, perhiasan dan kediaman yang begitu mewah membuat Li Wei begitu iri hingga ingin merebut semua yang Xia Xia miliki, apalagi kecantikan milik Xia Xia yang membuat semua orang berbondong-bondong ingin menyunting Xia Xia sebagai istri mereka.


" kenapa harus dia yang mendapat kan nasib seberuntung ini, harus nya aku lah yang menjadi kesayangan di seluruh istana ini," Ucap Li Wei menatap benci Xia Xia yang tersenyum bahagia.


" lihat saja aku akan merebut semua kebahagiaan mu sedikit demi sedikit," Li Wei dengan tersenyum miring


rasanya sekarang kepala penasehat Han Terus terusan berdenyut untuk menghilangkan pusing yang menyerang kepalanya, penasehat Han langsung meminum teh yang telah tersaji di meja kerja nya.namun lagi lagi hasil nya tetap nihil.


" lebih baik aku tidak datang saja…tapi bagaimana jika putri Xia Xia menunggu ku di sana ahkkkkkk," Teriak penasehat Han frustasi.


kali ini penasehat Han benar benar pasrah dengan keadaan saat ini, ingin maju tapi ada tembok besar yang menghalangi, ingin mundur juga ada putri Xia Xia yang siap menghadang jalan nya.mau tidak mau nanti malam ia harus pergi ke alun-alun kota untuk menemui putri Xia Xia.


matahari telah tenggelam sekarang saat nya bulan lah yang menggantikan tugas matahari untuk menyinari bumi. di kediaman bulan terlihat Xia Xia yang sedang berias dengan di bantu oleh muan.

__ADS_1


malam ini tumbuh Xia Xia di balut dengan hanfu warna hijau yang di sandingkan dengan tusuk rambut merak yang di berikan oleh penasehat Han. tidak lupa Xia Xia merias wajah cantik nya dengan mek up tipis untuk menambah kesan cantik Xia Xia.


"putri bukan kah pesta di istana akan di ada kan tengah malam,lalu mengapa anda sudah bersiap siap?" tanya muan bingung.


pesta lampion hanya di hadiri oleh keluarga istana di antara nya kaisar, permaisuri,selir dan para anak kaisar, pesta lampion juga termasuk pesta pribadi dan tidak ada yang boleh ikut serta kecuali keluarga kaisar.


" aku hanya ingin bersiap siap lebih awal," Jawab singkat Xia Xia yang hanya dia jawab anggukan kepala oleh muan yang berati tanda faham.


setelah muan menyelesaikan tugas nya, Xia Xia menyuruh muan untuk pergi karena Xia Xia ingin istirahat sebentar, muan hanya mengangguk patuh tanpa tahu apa yang telah Xia Xia rencana.


setelah melihat muan pergi buru buru Xia Xia mengambil jubah kemudian pergi keluar lewat pintu belakang, jika ayah nya tahu sudah pasti Xia Xia akan kena marah habis habisan. tidak ada yang boleh keluar masuk istana tanpa ijin kaisar atau permaisuri.


sudah lumayan lama penasehat Han menunggu kedatangan sang putri namun belum juga ada pertanda kedatangan putri Xia Xia, penasehat Han akan menunggu sebentar lagi jika Xia Xia tidak kunjung datang maka penasehat Han akan memutuskan untuk pulang.


saat penasehat Han tidak sengaja menatap lurus, penasehat Han melihat Xia Xia berlari ke arah nya sambil melambaikan tangan ke arah nya. yang membuat penasehat Han lebih tercengang adalah tidak penasehat satu pun pengawal istana di samping Xia Xia.


" aku datang," Teriak Xia Xia yang begitu terlihat bahagia.


sangking cepat nya Xia Xia berlari membuat kaki nya tidak bisa menge rem saat berada di hadapan penasehat Han dan alhasil tumbuh Xia Xia memeluk tumbuh penasehat Han.

__ADS_1


__ADS_2