Fire Sacrifice Love

Fire Sacrifice Love
Episode 6


__ADS_3

Pagi hari yang sejuk di temani dengan suara burung yang singgah di pohon, di kediaman Xia Xia ia tengah asik membuka hadiah yang di berikan kepada tamu untuk nya malam tadi.


Xia Xia berniat menyumbang kan beberapa hadiah yang di berikan oleh para pejabat padanya, mulai dari kain, perhiasan, dan beberapa obat herbal yang bernilai tinggi.


karena tak mungkin juga Xia Xia akan memakai semua barang ini, dari pada memakan tempat lebih baik di sumbangkan.


saat tengah asik membuka hadiah pandangan Xia Xia tertuju pada kotak hadiah yang memiliki ukiran merak.


"muan, tolong ambilkan hadiah itu," Xia Xia menunjuk kotak yang lumayan jauh dari tempat Xia Xia duduk.


segera muan mengambil kan barang yang diinginkan oleh Xia Xia. lalu memberikan nya kepada Xia Xia.


" wahh, putri kotak ini sangat indah, apa barang yang ada di dalam nya juga seindah kotak ini," Muan yang terpesona akan ukiran yang berada di kota itu.


" entah lah, bagaimana jika kita melihat isinya,"


Xia Xia membuka perlahan kota itu dan Xia Xia langsung di buat syok akan isi yang ada di dalam nya, bukan berlian atau kain sutra emas melainkan tusuk rambut yang Xia Xia rebut kan dengan penasehat Han.


ternyata penasehat Han membeli jepit rambut ini dengan harga mahal ternyata untuk Xia Xia, Xia Xia sempat mengira bahwa penasehat Han membelikan untuk istri atau kekasihnya.


andai Xia Xia tak keras kepala mungkin penasehat Han tidak akan rugi uang yang nominal nya begitu banyak.


" indah sekali, siapa yang memberi kan ini," Muan mencari nama pemberi namun tidak ada petunjuk sekali pun.


tanpa petunjuk Xia Xia sudah tahu siapa yang memberikan hadiah ini kepada nya, karena Xia Xia juga yang merebutkan hadiah ini dengan sang pemberi.


xia Xia langsung berjalan menuju meja rias, Xia Xia langsung memakai tusuk rambut merak itu, dan benar dugaan Xia Xia tusuk rambut itu sangat cocok Xia Xia kenakan.


" putri tampak cantik dengan perhiasan itu," Puji muan.


" apa putri akan menyumbangkan perhiasan itu juga?" tanya Muan.


" mana mungkin aku menyumbang kan barang yang aku suka, untuk hadiah ini akan ku simpan selama nya," ucap Xia Xia sambil tersenyum.


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ

__ADS_1


terlihat penasehat Han tengah memberikan saran kepada kaisar tentang krisis pangan yang terjadi di desa wando akibat kekeringan.


dan tak hanya itu masalah nya banyak para penduduk desa wando yang terkena penyakit akibat gizi yang buruk.


bukan karena kaisar Luhan tak mau memberi bantuan melainkan, dana yang kaisar kirim ternyata telah di korupsi oleh pejabat yang ia percaya dan pejabat itu entah pergi ke mana sekarang.


" bagaimana menurut mu penasehat Han, apa kita menyuruh orang yang paling kita percaya untuk menyelesaikan masalah ini,"


" saran hamba kita berikan bantuan dalam bentuk pangan jangan bentuk uang, setidaknya itu akan mengurangi jumlah yang pejabat ingin yang korupsi,"


" saran yang bagus, bagaimana jika kita mengirim putra mahkota untuk mengawasi pemberian dana kepada korban kekeringan,"


" itu ide yang baik kaisar namun putra mahkota tengah sibuk dengan urusan perang di perbatasan, itu akan sangat menggangu kinerja putra mahkota jika harus memberi nya tugas lagi," Jawab penasehat Han dengan penuh pertimbangan.


kadang kadang kaisar Luhan melihat kinerja penasehat Han agak ragu untuk berkeja sebagai penasehat, harus nya orang seperti penasehat Han harus berkeja di bagian penasihat kekaisaran.


kaisar Luhan sudah pernah membujuk penasehat Han untuk pindah ke bagian lain namun penasehat Han menolak dengan Alasan belum memiliki kemapuan yang mumpuni.


" baiklah aku akan menyuruh pejabat lain yang ku percaya untuk pergi ke sana," Ucap kaisar Luhan dengan mantap.


banyak pejabat lain yang meminta untuk berbicara kepada kaisar tentang hal ini, karena menurut penasehat Han ini saran yang bagus untuk mengurangi kekhawatiran kaisar tentang masalah istana.


" pesta lampion, aku setuju,Xia Xia paling suka dengan pertunjukan lampion," Ucap kaisar Luhan dengan antusias.


" putri suka dengan lampion?"


" yahh, apa kau tahu, dulu waktu kecil aku akan membuat kan nya lampion untuk di terbangkan bersama, entah sekarang dia masih ingat atau tidak," kaisar Luhan menghela nafas.


saat kaisar tengah berbincang dengan penasehat Han tentang pesta lampion, tiba tiba saja seorang masuk dengan menendang pintu ruang kerja kaisar.


brakk!


kaisar di buat terkejut bukan main karena suara pintu yang begitu keras, siapa lagi yang berani melakukan itu kalau bukan Xia Xia.


" AYAH HANDA!"

__ADS_1


" Xia Xia," Kaisar langsung berdiri dari duduk nya.


Xia Xia langsung berlari menghampiri kaisar dan langsung memeluk kaisar yang.


" Ayah handa tau ini hari apa," Xia Xia memberi tebakan untuk kaisar Luhan.


" hari apa ya?" ucap kaisar pura pura tak tahu.


" CK, ayah handa selalu lupa, biar xia Xia Kasih tahun, hari ini adalah hari musim gugur!" ucap Xia Xia dengan semangat.


sementara kaisar malah mengerutkan kening, bukan nya tadi penasehat Han mengatakan musim gugu besok, kenapa sekarang putri nya mengatakan hari ini.


" penasehat Han, sebenarnya musim gugur jatuh besok atau sekarang," Tanya kaisar Luhan kepada penasehat Han Yang menahan tawa.


melihat tingkah kekonyolan Xia Xia membuat penasehat Han tak bisa menahan tawa, ternyata sikap asli Xia Xia tak menjengkelkan seperti saat dia keras kepala.


"maaf putri Xia Xia, namun Musi gugur jatuh besok pagi bukan sekarang," Ucap penasehat Han.


Xia Xia yang mendengar itu langsung menatap tak percaya kepada penasehat Han, lalu kembali lagi menatap kaisar Luhan yang juga menahan tawa.


" tapi kakak bilang hari ini," Ucap Xia Xia dengan wajah bingung.


" sepertinya kakak mu berhasil mengelabui mu," Kaisar Luhan sambil mencubit kecil hidup Xia Xia.


malu lah yang sekarang di rasakan oleh Xia Xia, setelah dia susah payah berlari dari kediaman putra mahkota sampai ruang kerja kaisar, namun itu semua hanya lah kebohongan.


" adik, tolong maafkan kakak,"


putra mahkota yang baru saja dengan tergopoh-gopoh, seperti seorang yang baru saja di kejar oleh pembunuh bayaran.


" kakak jahat, kenapa bohongi Xia Xia," Xia Xia langsung pergi meninggalkan putra mahkota yang terduduk lemas di lantai.


sebenarnya dia hanya mau menjahili Xia Xia saja, di pikiran putra mahkota Xia Xia tak akan langsung percaya dengan ucapan nya, namun baru saja putra mahkota mengatakan nya Xia Xia langsung berlari.


" haisss, sepertinya Xia Xia sangat marah kepada mu," Ucap kaisar Luhan dengan senyum jahil.

__ADS_1


"Ayah handa kenapa mengatakan seperti itu," putra mahkota yang terlihat putus asa.


__ADS_2