
Xia wan langsung mengecek kondisi Xia xia dengan terus memutari tumbuh Xia Xia memastikan agar Xia Xia tidak terluka.
Xia wan begitu menyayangi Xia Xia, sampai pernah suatu hari Xia Xia demam tinggi, karena sangat khawatir dengan kondisi sang adik Xia mo tidak berani meninggalkan xia Xia sendiri.
Xia wan rela meninggalkan semua perkejaan nya hanya demi menemani xia Xia yang tengah demam tinggi, sampai Xia Xia sembuh dan bisa beraktivitas seperti biasa.
sebegitu Xia mo menyayangi Xia Xia, bagi Xia mo adik nya adalah pelita kecil yang menerangi semua kesepian yang ada di dalam hati Xia mo.
Xia mo tidak akan membiarkan air mata Xia Xia menetes jangan kan menangis Xia mo tidak akan membiarkan siapapun berani membuat sedih Xia Xia.
" kakak berhentilah, kau membuat ku pusing," Xia Xia menarik tangan Xia wan agar berhenti memutari tumbuh nya.
" kau tak terluka kan? cemas Xia wan.
" iya aku Baik baik saja kakak baik ku," Xia Xia seraya mencubit pipi kakak nya.
Xia wan menarik napas panjang lalu menghembuskan nya dengan pelan sembari mengelus rambut lembut Xia Xia.
" jika terjadi sesuatu dengan mu, aku tak tahu bagaimana cara untuk mengahadapi ayah handa dan ibunda,"
" kakak, aku sudah besar," protes Xia Xia yang tak terima karena Xia wan mengagap nya seperti anak kecil.
" sebesar apapun diri mu, kau tetap lah anak kecil di mata kakak," ucap Xia wan sambil melipat tangan nya.
karena hari sudah mulai larut dan cuaca juga semakin dingin, Xia Xia dan Xia wan kembali ke tempat penginapan.
awal nya Xia Xia menolak untuk kembali ia ingin berbelanja di pasar namun dengan seribu bujukan dari Xia wan akhirnya mau tak mau Xia Xia menyetujui untuk kembali ke penginapan.
****************
__ADS_1
suara kokok ayam membangun kan gadis cantik yang tengah tertidur lelap, Xia Xia baru bisa tidur menjelang subuh karena hampir semalam semua badan Xia Xia sakit semua, dari ujung rambut hingga ujung kaki rasanya ingin patah.
" ohhhh, badan ku sangat sakit!! rintih Xia Xia memegang punggung nya yang seperti mau roboh.
" ini semua akibat pria tak bertanggung jawab itu," maki xia Xia.
" jika aku bertemu nya lagi, akan ku buat di tunduk di depan ku!! teriak Xia Xia dengan emosi yang membara.
di kediaman Zhu para pelayan sudah mulai beraktivitas seperti biasa sementara kasim han, dari tadi pagi penasehat Han Mera hidup nya sangat gatal apa mungkin dia terkena flu tapi penasehat Han tak yakin karena beberapa hari ini kondisi nya baik baik saja.
pelayan pribadi penasehat Han menyarankan untuk memanggil tabib namun penasehat Han menolak dengan halus karena hari ini ada urusan penting di istana.
" tuan Han, ada acara apa kenapa kaisar membuat pesta yang begitu besar, apa putra mahkota berulang tahun," tanya pelayan pribadi penasehat Han bernama Wuhan.
" entah lah aku juga tak tahu, kaisar tidak memberi tahu kepada siapa pun tentang tujuan pesta itu," jawab penasehat Han.
akhir akhir ini semua pelayan yang ada di istana di buat sangat sibuk karena pesta yang begitu besar pasti membutuhkan tenaga yang banyak.
penasehat Han berpikir sejenak setelah mendengar ucapan dari Wuhan, ia tak pernah melihat seperti apa putri kandung dari kaisar.
Zhu Han hanya sering mendengar rumor mengatakan bahwa putri kaisar memiliki wajah yang sangat cantik tapi sampai saat ini hanya orang tertentu yang mengetahui nama putri kaisar karena ingin menjaga keselamatan sang putri.
" tuan Han kenapa bengong?
" tidak aku hanya memikirkan ucapan mu, mungkin saja pesta itu di buat untuk menyambut putri," ucap penasehat Han tanpa mengalihkan pandangannya.
penasehat Han melihat ke arah jendela yang Sudah terlihat sinar sang Surya telah menyebar untuk menyinari bumi dan memberi kehangatan untuk para mahkluk hidup yang ada di bumi.
hari sudah mulai siang waktu nya penasehat Han berangkat berkeja, penasehat Han lahir dari keluarga petani yang sederhana namun karena kecerdasan dan tekat penasehat Han yang begitu besar mengantar nya ke gerbang ke suksesan, walaupun penasehat Han dari kasta rendah tidak pernah sekalipun kaisar Luhan merendahkan nya.
__ADS_1
di jalan menuju istana, penasehat Han di buat terpukau dengan hiasan jalan berwarna pink yang di hiasi dengan beberapa tangkai bunga mawar, tak hanya penasehat Han yang di buat terpukau namun juga rakyat.
di depan gerbang menuju istana sudah di hias begitu megah mungkin jika di bandingkan dengan pesta ulang tahun putra mahkota akan sangat kalah.
baru masuk ke dalam istana, penasehat Han langsung di sambut oleh para pelayan yang lewat di setiap jalan menuju ruan kerja kaisar.
" hormat hamba kepada kaisar semoga selalu panjang umur dan jaya selalu," sambil menunduk.
" bangun lah penasehat Han," perintah kaisar.
melihat kaisar yan yang hanya membaca buku santai, penasehat Han berniat untuk bertanya tentang acara yang akan di gelar di istana.
" apa penasehat Han ingin tahu kenapa aku mengadakan acara sebesar ini," ucap kaisar Luhan yah seakan tahu apa yang dipikirkan oleh penasehat Han.
" kenapa kaisar selalu bisa membaca pikiran hamba,"
" tentu saja, kau sudah lama berkeja dengan ku,"
" aku mengadakan acara sebesar ini karena malam ini putri ku Xia Xia akan pulang, setelah sekian lama ia belajar di akademi," ucap kaisar Luhan yang menahan rindu kepada putri semata wayangnya.
" ternyata nama putri adalah Xia Xia," batin penasehat Han.
" apakah yang mulia sangat merindukan putri? tanya penasaran penasehat Han yang melihat ekspresi wajah kaisar yang jarang terlihat.
ekspresi yang hanya di miliki oleh seorang ayah yang sangat menyayangi putri nya, orang hanya tahu bahwa kaisar ada orang yang dingin dan tegas, namun siapa tahu kaisar bisa bersikap emosional seperti ini.
" tentu saja, dia adalah satu satunya putri ku, memang semua putra ku bisa membuat ku bangga namun yang hanya bisa menghibur ku dari lelahnya perkejaan istana hanya Xia xia kecilku,"
" aku sudah sangat lama tak melihat nya, dulu Xia Xia ku begitu manis dan imut tapi aku tidak tahu sekarang dia seperti apa, banyak orang mengatakan dia adalah wanita tercantik di kekaisaran," lanjut kaisar Luhan.
__ADS_1
" pasti putri adalah wanita yang cantik," puji penasehat Han walaupun tidak pernah melihat namun penasehat Han yakin bahwa putri Xia Xia adalah wanita yang cantik karena permaisuri Rui adalah wanita tercantik di kekaisaran pada zamannya sampai berganti lah putri Xia Xia yang menempati posisi itu.