
Hari ini Xia Xia akan menghadiri pesta yang di adakan oleh Li Wei di kediaman nya, bukan nya Xia Xia yang heboh dengan pesta ini, melainkan muan yang bingung dengan baju apa yang akan Xia Xia pakai.
Terasa mata Xia Xia yang begitu berat, ingin sekali Xia Xia melempar tumbuh nya ke ranjang ke kesukaan nya.
"muan,aku sangat mengantuk,"Ucap pelan Xia Xia.
"Bagaimana putri bisa tidur sementara jamuan teh sudah di depan mata, putri harus menjadi wanita paling cantik!"balas muan dengan semangat yang terpancar di wajah nya.
Xia Xia menggelengkan kepala mendengar ucapan dari muan, Xia Xia tidak ingin bersaing dengan para nona muda, bukan takut tapi bersaing dengan para nona muda demi terlihat hebat, akan sangat membosankan.
"lihat lah, putri hari ini anda terlihat begitu bercahaya,"ujar muan yang membuat pandangan nya terfokus kepada cermin yang ada di depan Nya.
Xia Xia melihat diri nya sendiri di pantulan cermin dengan riasan tipis ditambah dengan perhiasan yang hampir delapan puluh persen terbuat dari berlian, tidak hanya itu baju yang melekat di tubuh Xia Xia begitu indah dengan bordiran berbeda burung jalak.
Kecantikan xia Xia semakin terpancar dengan barang mewah, Xia Xia memang di takdir kan untuk menjadi seorang putri.
"Terima kasih muan karena sudah merias ku menjadi begitu cantik," Xia Xia menggegam erat tangan muan.
"Itu semua bukan karena hamba, melainkan karena putri sudah terlahir dengan wajah cantik,"Balas muan.
"Tetap saja ini karena kerja keras mu," Xia Xia membuka laci meja rias nya, dan memberikan sebuah tusuk rambut kepada Muan.
"Apa yang putri lakukan,"
"Ini hadiah untuk mu dari ku,"
"Hamba tidak bisa menerima nya putri," Tolak halus muan.
"Muan ayolah, tolong terima perhiasan rambut ini,"Paksa Xia Xia.
"Terima kasih putri," ucap muan dengan menerima perhiasan dari Xia Xia.
__ADS_1
Karena hari sudah mulai siang, Xia Xia pergi ke tempat acara akan di langsung kan, tanpa sengaja Xia Xia berpapasan dengan penasehat Han yang akan pergi ke kediaman kaisar, kebetulan juga kediaman kaisar dengan kediaman Xia Xia begitu dekat.
penasehat Han di buat tidak bisa mengalihkan pandangan nya karena melihat penampilan Xia Xia hari yang bagaikan seorang Dewi, jika penasehat Han tahu akan bertemu dengan Xia Xia ia akan memilih menunggu kaisar di ruang kerja.
"Hormat hamba kepada putri xia Xia,"Sebisa mungkin penasehat Han mengalihkan pandangan nya agar tidak menatap Xia Xia.
"Kebetulan sekali bertemu dengan penasehat Han, oh ya penasehat Han aku ingin bertanya kepada mu, bagaimana penampilan ku hari ini, apakah aku cantik menurut mu?"tanya penasehat Han.
"Tentu saja, hari ini putri begitu cantik,"Jawab penasehat Han dengan berusaha tidak menatap Xia xia.
Xia Xia yang tahu bahwa penasehat Han berusaha agar tidak menatap Nya, ada ide jahil yang terlintas di benak Xia Xia, dengan langkah perlahan Xia Xia berjalan mendekati penasehat han, sementara penasehat Han yang melihat langkah Xia Xia mendekati nya buru buru penasehat Han memundurkan tumbuh nya.
"Kenapa sendari tadi kau menunduk penasehat Han, bukan kah kau mengatakan aku cantik, namun kau tidak menatap ku," Ujar Xia Xia.
"Putri, hamba pamit undur diri dulu," segera penasehat Han pergi menuju kediaman kaisar Luhan.
Xia Xia tertawan lepas karena melihat bagaimana reaksi lucu penasehat Han, memang Xia Xia akui penasehat Han adalah pria yang cerdas, namun penasehat Han sangat payah dalam menyembunyikan rasa gugup nya.
Sesampai nya di taman belakang istana, Xia Xia langsung di sambut dengan nona muda yang sudah berdiri di depan pintu masuk taman demi menunggu kedatangan seorang putri xia Xia.
Nona Ciao dari kediaman perdana menteri yang melihat kedatangan Xia Xia langsung menyambut Xia Xia dengan begitu ramah.
"Hormat hamba kepada putri xia Xia, hamba sebagai perwakilan dari para nona muda untuk menyambut putri Xia Xia," Ucap Ciao sembari menunduk hormat.
"Bangunlah,"
mata para nona muda tertuju kepada barang yang di pakai Xia Xia, mulai dari baju hingga perhiasan yang terlihat begitu mewah.
"Adik ternyata kau sudah datang," Ucap Li Wei.
"Kakak kau hebat juga bisa mengundang nona muda dari kalangan atas,"Ujar Xia Xia.
__ADS_1
"Mereka semua adalah Nona mudah yang bergabung dengan kalangan sosialita," Li Wei mulai memperkenalkan satu-persatu nama para nona muda.
"Ayo adik, aku sudah menyiapkan pesta yang begitu hebat khusus untuk mu hari ini," Li Wei menggandeng tangan Xia Xia.
" Wahhh, lihat lah hubungan putri Xia Xia dengan putri Li Wei begitu akur," Ujar nona Shao.
"Iya, walaupun mereka tidak saudara kandung, namun hubungan mereka terlihat begitu akur, aku jadi iri melihat kehidupan mereka yang begitu sempurna," Ujar nona Ciao.
Hubungan yang mereka lihat begitu akur tanpa mereka semua ketahui ada hubungan yang begitu berantakan yang mereka berdua sembunyikan, tujuan nya hanya satu yaitu agar kabar tidak baik mengenai kehidupan istana tidak sampai ke mulut publik.
Li Wei memilih tempat pesta teh yang bersebelahan dengan kolam ikan, dengan meja yang melingkar memudahkan Nona mudah untuk mengobrol satu sama lain.
"Maaf jika ada kekurangan dalam hidangan nya," Ucap Li Wei.
"Putri Li Wei jangan merendah diri, hidangan ini pasti di buat khusus oleh koki istana," Balas nona Shao.
"Ah, anda bisa saja nona Shao,"
"Putri Xia Xia, kalung yang anda pakai begitu mewah, pasti harga nya sangat mahal," Ucap Nona Ciao sambil memegang kalung yang ada di leher Xia Xia.
Plak!
Xia Xia menepis tangan nona Ciao yang memegang kalung nya, bukan nya Xia Xia sombong, namun akan sangat tidak pantas seorang nona muda dari kediaman perdana menteri memegang kalung seorang putri tanpa izin.
"Jaga tata Karma anda nona Ciao," Ucap Xia Xia.
"Ahaha, maaf kan hamba putri, namun bukan kah anda terlalu sombong jika memukul tangan seorang nona muda yang hanya memegang kalung anda," ujar nona Ciao sembari mengibaskan kipas yang berada di tangan nya.
"Iya putri, anda terlalu berlebihan, kamu tahu kalung yang anda pakai harga nya sangat mahal," Sahut nona Shao.
Li Wei tersenyum karena melihat para nona muda sedang memojokkan Xia Xia, memang ini lah rencana Li Wei sebenarnya, Li Wei ingin Xia Xia terlihat sombong di depan para nona muda, karena bagi kelompok sosialita memegang barang seseorang tanpa ijin adalah sesuatu yang lumrah, tapi untuk Xia Xia yang seorang putri hal itu akan sangat tidak sopan.
__ADS_1
Jika para sosialita sudah menemukan gosip yang hangat, mereka akan langsung menyebabkan nya tanpa sedikit pun memandang status sosial seseorang, karena ini lah Li Wei mengundang Xia Xia untuk datang ke jamuan teh hari ini, dengan ini gosip mengenai Xia Xia yang memiliki sikap Budi luhur akan langsung tergantikan dengan sikap sombong seorang putri.