
Putra mahkota yang baru saja datang dengan tergopoh-gopoh, seperti seorang yang baru saja di kejar oleh pembunuh bayaran.
" kakak jahat, kenapa bohongi Xia Xia," Xia Xia langsung pergi meninggalkan putra mahkota yang terduduk lemas di lantai.
sebenarnya dia hanya mau menjahili Xia Xia saja, di pikiran putra mahkota Xia Xia tak akan langsung percaya dengan ucapan nya, namun baru saja putra mahkota mengatakan nya Xia Xia langsung berlari.
" haisss, sepertinya Xia Xia sangat marah kepada mu," Ucap kaisar Luhan dengan senyum jahil.
"Ayah handa kenapa mengatakan seperti itu," Putra mahkota yang terlihat begitu putus asa.
di kolam teratai di samping taman, terlihat Xia Xia sedang melempar batu ke dalam kolam itu.
"sangat menyebalkan," Xia Xia semakin brutal melempar batu ke kolam.
" mohon putri untuk tidak melempar batu ke kolam, itu akan membuat ikan mati,"
Xia Xia membalikkan badan ke arah asal suara yang berada di belakang nya, ternyata penasehat Han yang sedang berdiri di sana.
langsung saja Xia Xia merampingkan baju yang yang berantakan akibat berlari tadi lalu menghampiri penasehat Han yang berdiri tak jauh dari nya.
" penasehat Han, apa kabar," Xia Xia sambil melambaikan tangan nya.
sementara penasehat Han langsung menunduk kan pandangan nya karena bagaimana pun wanita di depan nya adalah seorang putri sementara dia hanya seorang penasehat rendahan.
" kabar baik putri, hamba tidak menyangka wanita yang hamba temui adalah seorang putri," Ucap penasehat Han yang pandangan nya tetap menatap ke bawah.
Xia Xia mengikuti arah pandangan penasehat Han yang ternyata menatap ke bawah,Xia Xia menghembuskan nafas jengkel,apa wajah nya tidak cantik di mata penasehat Han sampai membuat penasehat Han menunduk.
banyak pria yang berbondong-bondong untuk berjalan bersama walaupun hanya berbicara bersama , sementara penasehat Han malah memandang ke tanah apa tanah lebih menarik dari pada diri nya.
Xia Xia melihat bunga teratai yang mekar namun jaraknya terlalu jauh akan sangat sulit untuk mengambil nya, seketika ada ide jahil untuk menyuruh penasehat Han untuk memetik bunga itu.
__ADS_1
" penasehat Han, karena aku adalah seorang Putri maka aku menyuruh mu untuk memetik bunga teratai itu," Xia Xia menunjuk kolam yang di tumbuhi banyak bunga teratai.
pandangan penasehat Han mengikuti arah tangan Xia Xia menunjuk,dan pilihan Xia Xia jatuh ke pada bunga teratai yang mekar jauh dari darat.
" hamba akan memanggil pengawal untuk mengambil kan bunga yang putri ingin kan," Ucap penasehat Han sambil menunduk hormat.
baru saja penasehat Han ingin membalikkan badan langsung saja Xia Xia menarik tangan penasehat Han hingga membuat jarak antara mereka begitu dekat sampai penasehat Han bisa menghirup wangi dari Xia Xia.
" aku menyuruh mu," Xia Xia menatap mata lekat mata penasehat Han.
buru buru penasehat Han menjauh kan tumbuh nya dari Xia Xia,ini adalah tempat terbuka akan sangat berisiko jika orang melihat dan menyebarkan rumor yang tidak tidak tentang mereka berdua.
mata orang begitu tajam bahkan kesalahannya kecil bisa membuat percikan api besar, untuk hidup di istana harus sangat berhati-hati.
" tunggu apa lagi? aku tidak mau mengulangi ucapan ku," Xia Xia dengan sikap angkuh dan hanya mendapatkan tatapan dingin dari penasehat Han.
penasehat Han diam sejenak sebelum berbalik pergi meninggalkan Xia Xia yang terus berteriak memanggil nya.
" aku juga tidak butuh dirimu untuk mengambil bunga itu," Xia Xia langsung melepas sepatu nya dan mengangkat baju nya agar tidak basah.
" AHHHKK!"
sigap saja penasehat langsung menangkap tumbuh Xia Xia, namun karena tumbuh Xia Xia yang tak seimbang membuat badan Xia Xia berat hingga membuat penasehat Han juga ikut terjatuh ke dalam air.
BYURRR!!
penasehat Han langsung mengangkat tumbuh mungil Xia Xia, suara teriakan Xia Xia yang begitu keras membuat membuat para penjaga yang di sana berhamburan menuju ke ara kolam.
mereka langsung di buat terkejut melihat putri Xia Xia dan penasehat Han dalam kondisi basah kuyup dengan tangan penasehat Han yang memegang pinggang ramping milik Xia Xia, penasehat Han mengikuti pandangan para penjaga itu dan jatuh ke tangan miliki nya yang memegang pinggang milik Xia Xia, langsung penasehat Han menarik tangan nya.
" uhuk uhuk uhuk," Xia Xia terbatuk-batuk karena ada air yang masuk ke dalam hidung nya.
__ADS_1
" putri anda tidak apa-apa, kalian kenapa hanya diam cepat bantu putri," sentak penasehat Han yang membuat langsung para penjaga sadar kembali.
Xia Xia langsung di bawa ke kediaman untuk berganti pakaian sementara penasehat Han hanya diam mematung mengingat kejadian yang barusan ia alami, penasehat Han merasakan ada yang aneh dengan perilaku nya akhir akhir ini, semenjak pertemuan nya dengan Putri Xia Xia membuat banyak perubahan emosional terhadap dirinya nya.
" sepertinya aku harus pergi berobat," Lalu pergi meninggalkan istana dengan basah kuyup karena menang sudah jam pulang.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
hacuh!!!
semenjak kejadian tadi siang yang terjatuh ke dalam kolam, Xia Xia terus menerus Bersin tabib pun Sudah datang dan memberi obat namun Xia Xia merasa kondisi nya tidak membaiknya.
" putri, bagaimana kalau hamba panggil kan tabib lagi," Tawar muan yang khawatir melihat kondisi Xia xia yang tidak kunjung ada perubahan.
" tidak,aku tidak mau meminum obat pahit itu lagi," Xia Xia langsung menggeleng cepat sambil menutup seluruh tumbuh nya dengan selimut.
" apa jika ibunda memaksa mu,kau tetap tidak mau," Permaisuri baru datang sambil membawa tabib istana.
" Ibunda," Xia Xia langsung bangun dari posisi tidur nya.
permaisuri vui duduk di samping Xia Xia mengelus rambut Xia Xia yang tergerai bebas, kemudian permaisuri menyentuh kening Xia Xia untuk memastikan Suhu tubuh nya.
" demam mu tinggi," Permaisuri vui sambil memegang kening dan juga leher Xia Xia.
permaisuri vui begitu di buat khawatir dengan kondisi Xia xia yang demam tinggi seperti ini,Xia Xia hanya cengengesan melihat kekhawatiran seng ibunda.
" kenapa malam tertawa," Permaisuri vui sambil menjitak lembut keplak Xia Xia.
" Ibunda jangan khawatir,Xia xia kan anak kuat," Xia Xia sambil memperlihatkan tangan nya yang tidak berotot sama sekali, sontak membuat permaisuri dan orang yang melihat kelakuan Xia Xia tertawa.
" lalu kalau kau kuat,apa kau tidak akan sakit," sembari menarik lembut telinga Xia Xia.
__ADS_1
" tapi Xia Xia tidak suka obat pahit," rengek manja Xia Xia.
permaisuri vui Han bisa menggelengkan kepalanya karena tingkah kanak-kanak putri nya.