Fire Sacrifice Love

Fire Sacrifice Love
Episode 9


__ADS_3

Hacuu!!!


semenjak pulang dari istana kondisi penasehat Han tidak berbeda jauh dari Xia Xia yang demam dan terus saja Bersin, beberapa kali para pelayan menawarkan untuk memanggil tabib namun lagi lagi penasehat Han selalu menolak.


tok tok tok


suara ketukan pintu membuat penasehat Han mengalihkan pandangan nya dari langit yang di penuhi oleh bintang dan bulan, kamar penasehat Han memiliki taman kecil yang berada di sebelah jika keluar sedikit akan langsung di suguhkan oleh indahnya langit dan ikan koi yang ada di dalam kolam.


" masuk," Penasehat Han sedikit berteriak dengan suara yang sedikit serak.


" hormat tuan, ini bahan bahan yang anda minta," Wuhan menyerahkan beberapa barang yang penasehat Han minta mulai dari daun herbal hingga penumbuh.


sudah menjadi kebiasaan penasehat Han jika dirinya sedang sakit ia akan membuat obat sendiri yang sudah turun temurun dari nenek nya.


" terima kasih, kau boleh pergi,"


setelah Wuhan pergi penasehat Han langsung mengambil beberapa daun herbal dan menumbuk nya sampai halus kemudian penasehat Han memasuki ke dalam gelas yang berisi air dan mendiamkan nya beberapa saat.


melihat gelas yang berisikan obat herbal membuat penasehat Han ingat kepada Xia Xia yang juga pasti tengah demam sama seperti nya.


matahari sudah terbit waktu nya para manusia di bumi memulai aktivitas yang mereka lakukan setiap hari nya, para petaninya sudah mulai membajak sawah, anak anak kecil mulai berjalan beriringan menuju sekolah, di mana mereka bisa mendapatkan ilmu sebanyak yang mereka inginkan.


begitu juga dengan Xia Xia yang sudah duduk di depan meja rias, melihat muan yang sedang sibuk menata rambut Xia Xia.


" putri, hari ini anda ingin menggunakan jepit rambut yang mana? muan sambil memberi beberapa pilihan kepada Xia Xia.


" aku ingin memakai jepit rambut yang di berikan oleh kakak saat ulang tahun ku,"


" baik putri,"


setelah selesai dengan rutinitas setiap hari,Xia Xia langsung mengajak muan untuk pergi menemani nya ke ruang kerja kaisar, di sepanjang jalan menuju ruang kerja kaisar, Xia Xia di suguhkan oleh pemandangan pohon yang tengah berguguran.

__ADS_1


banyak para pelayan yang begitu sibuk mengurus keperluan untuk acara lampion nanti malam, entah mengapa hari ini Xia Xia begitu bersemangat mungkin karena akan menyambut musim gugur.


Musim gugur tahun ini begitu istimewa karena Xia Xia akan merayakan bersama keluarga.


sesampai nya di depan ruang kerja kaisar,Xia Xia menyuruh muan untuk menunggu di depan, tanpa menunggu ijin dari kaisar, Xia Xia nyelonong masuk.


" AYAH HANDA XIA XIA DATANG!"


sangking keras teriakan Xia Xia membuat dokumen yang ada di tangan kaisar jatuh berhamburan di lantai, buru buru penasehat Han memungut dokumen yang berserakan di lantai dan memberikan nya Kembali ke kaisar.


sementara kaisar hanya bisa mengelus dadanya yang berdegup kencang karena sangking terkejut nya, mungkin jika umur kaisar kepala lima bisa bisa kaisar mati detik itu juga Karena sangking terkejut dengan teriakan milik putri nya.


" ya ampun Xia Xia apa kau tidak lihat ayah mu sudah semakin tua setiap hari nya," Ucap kaisar Luhan yang hanya bisa menghela nafas.


" hehehe, maaf kan Xia Xia ayah handa," Balas Xia Xia sambil cengengesan.


penasehat Han hanya diam sambil memperhatikan percakapan antara ayah dan putri.


kaisar diam sejenak sebelum me iyakan permintaan putri semata wayangnya, sudah lama sekali kaisar Luhan juga tidak bersantai dengan keluarga nya.


"Xia Xia panggil ibunda dan kakak mu, ayah handa akan menunggu kalian di gazebo taman belakang,"


tampa menunggu waktu lama Xia Xia langsung berlari ke kediaman putra mahkota dan permaisuri vui, untuk hari ini hanya bisa mereka habiskan bersama keluarga tidak ada orang lain apalagi urusan politik.


kaisar Luhan hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah putri nya, jika melihat wajah polos milik Xia Xia , kaisar Luhan ingin sekali kehidupan Xia Xia tidak bersangkutan paut dengan politik.


kaisar Luhan berharap putri kecilnya xia Xia akan menemukan pria yang mencintai nya dengan tulus tanpa memandang status sosial nya sebagai seorang putri, pria yang bisa melindungi bahkan mau mempertaruhkan nyawanya demi Xia Xia.


" apa yang mulia fikir kan," penasehat Han yang melihat raut wajah kaisar Luhan bisa di tebak jika ada yang tengah kaisar Luhan fikir kan.


" aku hanya memikirkan mas depan putri Xia Xia, aku ingin ia mendapatkan suami yang benar benar mencintai nya dengan tulus tanpa syarat," Jawab kaisar Luhan dengan serius.

__ADS_1


apa pun yang menyangkut tentang Xia Xia , kaisar Luhan akan menyikapi nya dengan serius, kaisar Luhan tidak ingin putri Xia Xia terkena masalah walaupun sekecil pasir yang ada di pantai.


penasehat Han hanya bisa diam tanpa menjawab apapun, penasehat Han tidak tahu hati seorang ayah yang khawatir dengan masa depan putri nya.


saat berjalan menuju taman belakang tanpa sengaja Xia Xia berpapasan dengan penasehat Han, pandangan mereka berdua bertemu beberapa saat sebelum kedua nya mengalihkan pandangan satu sama lain.


"penasehat Han, aku ingin bicara,"


" putri Xia Xia, hamba ingin bicara,"


ucap mereka berdua secara bersamaan, terjadi keheningan sesaat sebelum di akhiri oleh tawa Xia Xia .


" putri Xia Xia,apa yang ingin anda bicarakan?" tanya penasehat Han dengan sopan santun.


" aku ingin meminta maaf atas kejadian kemarin dan juga masalah tentang kau jatuh dari kuda," Ucap Xia Xia dengan malu malu, baru kali ini Xia Xia meminta maaf kepada seseorang.


penasehat Han diam sejenak mencerna ucapan yang keluar dari mulut Xia Xia, bagaimana bisa seorang putri meminta maaf kepada nya yang hanya seorang penasehat.


" emmm, itu putri hamba sudah melupakan kejadian yang sudah terjadi, biarkan hal itu berlalu seperti air yang terus mengalir," Jawab penasehat Han dengan gugup.


" oh ya penasehat Han, apa yang ingin kau bicarakan," Xia Xia langsung ingat bahwa penasehatnya Han ingin membicarakan sesuatu kepada nya.


" ini obat untuk putri, hamba tahu saat orang terjatuh ke kolam teratai yang begitu dingin pasti akan langsung terkena flu," Penasehat Han menyerahkan kendi kecil yang berisi obat yang dia buat secara pribadi.


" terima kasih penasehat Han," Ucap Xia Xia sambil menerima kendi obat yang di berikan oleh kasim Han.


" putri, obat itu di minum sebelum tidur,"


" oh baiklah, apa kau sudah minum obat?" tanya Xia Xia yang hanya di jawab anggukan oleh penasehat Han.


" jika tidak ada kepentingan hamba pamit undur diri," Penasehat Han sambil menunduk dan berniat pergi, namun langsung di cegah oleh Xia Xia .

__ADS_1


" jika tidak ada perkejaan nanti malam bisa kah kau menemani ku berkeliling melihat pasar malam,"


__ADS_2