Fire Sacrifice Love

Fire Sacrifice Love
episode 25


__ADS_3

Di tempat yang sama dan di waktu yang sama pula, perdebatan mereka masih tetap sengit, tidak ada satupun dari Nona mudah yang mau merelai perdebatan antara putri Xia Xia dan dua nona muda, justru perdebatan mereka bertiga menjadi tontonan yang menarik bagi para bangsawan yang hadir di jamuan pesta teh.


Kali ini Li Wei begitu merasa senang untuk kehadiran Xia Xia di dalam hidup nya, tidak ada sedikitpun di hati Li Wei untuk menolong Xia Xia dalam bertengkar di antara mereka bertiga,akan sangat bagus lagi jika Xia Xia mau adu fisik, itu akan menambah nilai minus untuk pribadi seorang putri.


"Kalian dari kalangan bangsawan, pasti nya kalian di ajarkan tata Karma,"Ujar Xia Xia.


"Yahh, kami memang di ajarkan, namun memegang barang tanpa izin sudah menjadi hal yang lumrah bagi kaum sosialita,"Ucap nona Choi dengan menyeruput teh.


"Sudahlah adik, maaf kan mereka, aku tahu ini hal yang baru untuk adik," pura pura Xia Xia yang merelai pertengkaran antara mereka supaya mendapatkan kesan baik di depan para bangsawan.


"Nona Ciao, nona Shao, hal seperti tadi tidak menjadi kebiasaan dari seorang putri, mungkin karena putri tidak pernah bergabung dengan kelompok sosialita,"Ucap Li Wei dengan muka sedih nya.


Sosialita yang melihat hanya dengan sampul luar nya, sudah pasti akan langsung percaya dengan wajah memelas milik Li Wei, orang mana yang tidak akan percaya, sekarang mereka menganggap Li Wei adalah seorang putri dan kakak yang baik.


Xia Xia yang sudah mengerti bagaimana cara kerja rencana Li Wei, rencana Li Wei membuat seakan akan Xia Xia adalah seorang putri yang sombong di mata bangsawan, gosip ini pasti akan langsung menyebar di luar istana.


Melihat situasi yang sekarang Li Wei mengira Xia Xia terpojok dengan keadaan yang sekarang, tidak ada satu dari para Nona mudah yang mengajak bicara Xia Xia setelah kejadian tadi.


"Seharusnya kau sadar Xia Xia, sekarang posisi mu di mata masyarakat akan menjadi jelek, lain kali kau tidak akan bisa mengagung-agungkan jabatan mu yang seorang putri," Batin Li Wei dengan melirik Xia Xia yang hanya diam.


Xia Xia yang sadar akan tatapan Li Wei pun kembali memandang Li Wei dengan senyuman manis milik Xia Xia,hal itu sontak saja membuat Li Wei terkejut, kebetulan juga Li Wei duduk bersebelahan dengan Xia Xia, jadi memudahkan Xia Xia untuk menyadari akan tatapan Li Wei kepada nya.


"Aku tahu kau tidak pernah benar benar baik kepada ku, selalu saja ada rencana yang kau buat di belakang ku, untuk menjatuhkan ku," Batin Xia Xia.

__ADS_1


"Kenapa adik, apa kau perlu sesuatu,"


"Tidak, tapi aku perhatikan kalung yang kakak pakai begitu mewah, dimana kakak membeli nya?" tanya Xia Xia.


"Ya ampun, aku baru sadar kau memakai kalung Rubi, bukan kah itu keluar kalung terbaik di toko berlian tebaik di kota ini," ucap nona Ciao.


Semua para nona muda yang melihat Kalung yang dikenakan oleh Li Wei langsung di buat terpukau, langsung saja Li wei di kerumuni oleh para nona muda yang ingin melihat lebih dekat kalung yang di pakai Li wei.


"Ahaha, tentu saja, kalung ini hanya ada beberapa di kekaisaran ini,"Ujar gugup Li Wei.


"Kenapa kakak terlihat gugup?" tanya Xia Xia.


Tatapan mata Xia Xia yang begitu mengintimidasi membuat Li Wei yang tengah berbohong menjadi begitu gugup, ya kalung yang di pakai di leher Li Wei adalah sebuah kalung palsu, jika seseorang yang tidak pernah bergelut di dunia perhiasan akan sangat mudah tertipu melihat kalung Li Wei yang terlihat begitu asli.


"Putri Li Wei, badan mu begitu berkeringat, apa kah kau tengah sakit,"


"Mungkin cuaca nya sedang panas," Li Wei mengambil kipas dan mengibaskan nya.


"cuaca panas?"guman nona Shao yang merasa bahwa cuaca begitu sejuk.


"Tunggu sebentar, ada yang aneh dengan kalung yang di kenakan oleh putri Li Wei," Nona Ciao langsung Mengamati dengan jelas kalung yang melingkar di leher Li Wei.


" Ada apa nona Ciao, apakah ada sesuatu dengan kalung milik putri Li wei?"tanya para nona muda yang ada di sana.

__ADS_1


"Putri Li Wei, kalung yang anda pakai adalah barang palsu!" ujar nona Ciao.


Semua yang ada di pesta teh hari ini langsung terkejut, bagaimana tidak terkejut seorang putri yang ikut organisasi sosialita berani memakai barang palsu.


Prinsip sosialita jika tidak bisa membeli barang aslinya, jangan pernah memakai barang palsu, karena para kaum sosialita membeli barang bukan hanya semata mata untuk pamer, namun juga untuk menghargai sebuah seni.


Lebih baik memakai barang murah namun terjamin keasliannya, dari pada harus menghiyanati karya orang lain.


"Benarkah,"


"Mana mungkin aku memakai barang palsu, aku adalah seorang putri!"sentak Li Wei.


"Apa yang di katakan Putri Li Wei ada benar nya, mana mungkin seorang putri berani memakai barang palsu,"Balas nona Shao.


"Tidak mungkin aku salah dalam mengenali perhiasan, lihat lah di bagian tempat batu Ruby, warna nya telah luntur, mana mungkin kalung asli warna nya bisa luntur," Jelas nona Ciao sembari menunjuk bagian kalung yang luntur.


Walaupun bukti sudah begitu jelas, tetap saja Li Wei menyangkal bahwa kalung yang ia kenakan palsu, sementara Xia Xia begitu puas melihat Li Wei yang sekarang berganti kondisi, setidaknya rumor tentang dirinya yang sombong akan sedikit tertutupi dengan rumor Lo Wei, walaupun di sini Xia Xia tidak salah dalam menepis tangan nona muda, tetap saja para Nona mudah itu akan melebihkan dalam menyampaikan sesuatu.


"Aku tidak menyangka seorang putri berani memakai barang palsu, setidaknya putri harus menghargai karya cipta orang lain,"Ujar nona Shao dengan mulut pedas nya.


"Mungkin ini karena terkena keringat," Li Wei menyangkal sebisa mungkin


"Mana mungkin perhiasan asli bisa luntur hanya karena keringat, sebaiknya putri tidak menyangkal lagi bahwa ini barang palsu," Ucap ketus nona Ciao.

__ADS_1


"nona muda yang terhormat, mungkin kakak telah ditipu kolektor perhiasan, bukan kah akhir akhir ini banyak kolektor perhiasan palsu yang berkeliaran," Jelas Xia Xia, yang membela Li Wei.


__ADS_2