Fire Sacrifice Love

Fire Sacrifice Love
Episode 4


__ADS_3

Selesai membantu pedagang itu membereskan semua buah, lalu penasehat Han menghampiri Xia Xia yang sendari tadi penasehat Han perhatikan hanya diam, penasehat Han hanya ingin bertanya apa Xia Xia terluka.


" nona,apa kau terluka?"


Xia Xia hanya diam sambil menunduk yang terdengar hanya Isak tangis dari Xia Xia, penasehat mengerutkan kening bingung sebelum menyadari bahwa gadis di depan nya tengah menangis.


Xia Xia sangat takut dengan bentakan walaupun tadi ia sempat melawan namun itu hanya ingin menyembunyikan ketakutan nya sendiri.


" k..kau menangis," Penasehat Han begitu terkejut baru kali ini ia melihat wanita menangis di depan nya, apa yang harus ia lakukan untuk menghentikan Tangisan wanita di depan nya.


" b bukan a aku huhuhu ibunda," Xia Xia ingin sekali mengehentikan tangisan nya namun baru beberapa kata yang ia ucapkan dengan susah payah akhirnya gagal dan menangis lagi.


pandangan semua orang tertuju kepada Xia Xia yang menangis seperti anak kecil kehilangan permen, Tak mau menjadi tontonan gratis warga, penasehat Han langsung mengajak pergi Xia Xia dari tempat itu.


penasehat Han bingung harus membawa Xia Xia kemana, Xia Xia pun tidak menjawab saat ditanya di mana rumah nya.


sampai akhir ia membelikan Xia Xia tanghulu yahh setidaknya itu akan menghibur Xia Xia walaupun penasehat Han sendiri tak tahu apakah Xia Xia akan berhenti bersedih.


penasehat Han baru menyadari sejak kapan ia perduli kepada gadis keras kepala seperti Xia Xia, bagaimana ini ingin sekali penasehat Han meninggal kan Xia Xia tapi ia tak tega meninggalkan gadis seperti Xia Xia sendiri.


" apa aku terlalu keras kepala?" xia Xia mulai membuka pembicaraan.


" kau ingin aku menjawab jujur atau berbohong,"


" jujur,"


penasehat Han menghela nafas panjang sebelum menghembuskan nafas pelan, baru kali ini ia berbicara sedekat ini dengan wanita maka dari itu penasehat Han sedikit canggung.


" jujur saja kau memang wanita keras kepala, tapi aku yakin di dalam wanita keras kepala seperti mu, pasti memiliki sikap baik hati yang tidak semua orang tahu," Penasehat Han mencoba menghibur Xia Xia.


Xia Xia yang tadinya menunduk sekarang mendongak menatap wajah penasehat Han yang hanya berjarak tiga jengkal dari nya, baru kali ini ada pria asing yang memujinya biasanya kalau tidak kakak nya ya ayah nya.


Xia Xia mengamati bentuk wajah penasehat Han, sudah beberapa kali bertemu, xia Xia baru menyadari bahwa pria di hadapan nya memiliki wajah yang begitu tampan.


"hei, apa yang kau lihat," Penasehat Han menjentikkan jari membuat Xia Xia Sadar kembali dari lamunan nya.

__ADS_1


" tidak apa-apa," Jawab Xia Xia singkat.


" oh ya, aku minta maaf untuk kejadian beberapa hari yang lalu," Ucap Xia Xia.


" tak masalah,aku juga minta maaf," Balas penasehat Han.


Xia Xia mengerutkan kening kenapa dia harus meminta maaf bukan kah ini semua kesalahan Xia Xia.


'' kenapa kau minta maaf?" hari ini terjadi karena diri ku,"


" agar kita impas, kau meminta maaf kepada ku dan aku meminta maaf kepada mu," Ucap penasehat Han sambil tersenyum.


" oh ya ini untuk mu, bukan kah kau mengeluarkan uang untuk membayar kerugian pedagang itu, semua terjadi karena kecerobohan ku, seharusnya aku lah yang membayar kerugian ini," Ucap Xia Xia sambil menyerahkan sekantor emas.


penasehat Han menolak halus, karena tidak enak menerima uang dari seorang wanita itu akan membuat semua orang mempertanyakan harga diri nya.


menyadari hari sudah mulai sore dan malam ini masih ada acara, penasehat Han akhirnya pamit untuk pergi.


sementara Xia Xia terus memperhatikan punggung penasehat Han yang terus-menerus menjauh dari nya.


" dia adalah pria yang baik, tapi seakan aku melupakan sesuatu namun apa,"


Xia Xia langsung menepuk jidatnya nya karena merasa dirinya bodoh, bagaimana ia bisa tidak bertanya nama pemuda itu.


mungkin Xia Xia adalah wanita paling bodoh bagaimana ia bisa tidak tahu nama pahlawan yang telah membantu nya.


" tapi aku yakin kita akan bertemu lagi,"


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


malam ini Xia Xia akan kembali ke istana sudah lama sekali Xia Xia tak melihat ayah dan ibunya, saat pulang nanti ia akan menghabiskan waktunya dengan keluarga untuk memuaskan semua rindu yang terpendam.


Xia Xia menatap pantulan wajah nya di cermin, hari ini Xia Xia begitu cantik dengan balutan baju berwarna lavender dengan hiasan ringan, Xia Xia yang asli nya cantik hari ini ia semakin cantik.


" putri, hiasan rambut mana yang anda inginkan?" tanya pelayan pribadi Xia Xia bernama muan.

__ADS_1


muan sudah lama sekali berkeja sebagai pelayan pribadi Xia Xia, muan juga menemaninya Xia Xia saat pendidikan nya di akademi sampai Xia Xia lulus, umur muan tak jau berbeda dengan Xia Xia hanya lebih tua muan lima tahun.


" muan, menurut mu aku cocok memakai yang mana?" xia xia tak bisa memilih perhiasan yang di sodor kan muan, karena semua nya cantik dan indah.


" karena malam ini anda memakai pakaian berwarna ungu, bagaimana dengan tusuk rambut emas ini," Saran muan.


Xia Xia melihat jepit rambut yang dipilih oleh muan, jepit rambut dengan bentuk mutiara yang terlihat sangat sederhana namun memiliki kesan yang begitu mewah.


" baik, ini saja,"


dengan perlahan dan telaten, muan memasang kan tusuk rambut ke rambut Xia Xia, untuk membuat penampilan Xia Xia semakin memukau,muan memakai kan tindik kecil berbentuk teratai di jidat Xia Xia.


sempurna, kata yang hanya bisa muan ucap kan saat melihat kecantikan xia Xia, memang pantas Xia Xia menjadi wanita tercantik di kekaisaran.


kecantikan xia Xia bak seorang Dewi, pria mana pun yang melihat Xia Xia tak akan berani menolak nya.


tok tok tok


suara ketukan pintu membuat muan sadar dengan lamunan nya, buru buru muan membuka pintu untuk melihat siapa yang datang.


" muan, apa putri sudah siap,"


" sudah yang mulia putra mahkota," Jawab muan sopan.


Xia Xia yang Tahu bahwa Xia mo yang datang langsung berdiri dan memeluk kakak yang paling Xia Xia sayangi.


" adik hari ini kau sangat cantik," Ucap Xia mo memperhatikan penampilan adik nya.


" benarkah," Xia Xia lalu berputar membuat gaun yang ia kenakan semakin indah.


" tentu saja, di kekaisaran ini adik ku lah yang paling cantik," Puji pangeran Xia mo.


" aku sudah tahu karena ibunda adalah wanita yang cantik,"


" apa kau sudah siap bertemu dengan ayah handa dan ibunda," Pangeran Xia mo menjulur kan tangan nya.

__ADS_1


" aku siap," Xia Xia menerima uluran tangan pangeran Xia mo.


__ADS_2