GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 103. Api surgawi


__ADS_3

***PORTAL RAHASIA***


Chong Yun mengangkat tubuh Yang Ruo Li sehingga tubuh gadis muda itu berada dalam gendongannya.


"LI ZHE LIANG!" teriak Chong Yun dengan suara keras sambil menatap ke arah Li Zhe Liang.


"Tuan muda Chong Yun ingin membuat putra mahkota sadar dengan nona Ruo Li," kata hati Lu Jing, Feng Teng, Fu Rong, dan Fu An bersamaan.


Mereka berempat mengira Chong Yun sengaja memperlihatkan Yang Ruo Li tidak sadarkan diri ke Li Zhe Liang dengan harapan pria dingin itu mengingat gadis muda yang disayanginya. Akan tetapi, tindakan Chong Yun selanjutnya membuat jantung mereka berempat hampir saja berhenti berdetak.


"TANGKAP WANITAMU!" Chong Yun melanjutkan teriakannya dan langsung melempar tubuh Yang Ruo Li ke arah Li Zhe Liang.


"Maaf Yang Ruo Li!" kata hati Chong Yun.


"NONA RUO LI!" teriakan keras keempat bawahan Li Zhe Liang.


Apakah Chong Yun sudah gila? Kenapa melempar Yang Ruo Li ke arah Li Zhe Liang? Li Zhe Liang yang sekarang sudah kehilangan akal sehat dan kemungkinan besar akan menghempaskan tubuh Yang Ruo Li jauh darinya. Mereka semua tidak berani membayangkannya dan hanya bisa pasrah karena tidak bisa menyelamatkan Yang Ruo Li.


Semua yang berada di portal rahasia menatap Li Zhe Liang dengan mata tidak berkedip sama sekali. Anehnya Li Zhe Liang tertegun dengan mata merah menatap lurus ke arah tubuh gadis muda yang sedang terbang melayang ke arahnya.


"TANGKAP WANITAMU!"


Perkataan Chong Yun mengalun jelas di telinga Li Zhe Liang.


"Li Er!" gumam Li Zhe Liang dengan suara kecil. Secara spontan kedua tangannya direntangkan lebar-lebar untuk menangkap tubuh Yang Ruo Li.


Bersamaan dengan tubuh gadis muda itu mendarat di pelukan Li Zhe Liang, aura hitam pekat disekeliling tubuhnya tertahan dan tidak menyentuh tubuh Yang Ruo Li sama sekali.


Li Zhe Liang menggendong erat tubuh Yang Ruo Li. Mata merahnya menatap saksama wajah pucat gadis muda yang tidak sadarkan diri itu. Secara perlahan sepasang matanya berubah dari warna merah menjadi hitam pekat dan jernih kembali.


Pada saat yang bersamaan Li Zhe Liang menggunakan kekuatan spiritualnya untuk menekan bayangan hitam monster ular bertanduk masuk kembali ke punggungnya. Terjadi perlawanan yang keras dari bayangan hitam itu .


Segel racun naga bertanduk itu ingin mengambil alih tubuh Li Zhe Liang. Hanya tinggal sedikit lagi dirinya bisa bangkit sepenuhnya sehingga bayangan hitam naga bertanduk itu memberontak keras.


Bagaimana pun juga tubuh ini masih milik Li Zhe Liang sepenuhnya. Pada saat Li Zhe Liang kehilangan kesadaran, monster naga bertanduk mempunyai kesempatan untuk mengambil alih tubuhnya. Akan tetapi, sekarang pria dingin itu sudah sadar sepenuhnya sehingga mau tidak mau monster naga bertanduk terpaksa masuk kembali ke dalam segel di punggung Li Zhe Liang.


Li Zhe Liang memuntahkan darah segar di sudut bibirnya akibat pergolakan dengan monster naga bertanduk. Chong Yun dan lainnya segera berlari mendekati Li Zhe Liang.


"Zhe Liang! Kamu masih ingat siapa aku?" tanya Chong Yun sambil menatap Li Zhe Liang dengan saksama.


Semua aura hitam di sekujur tubuh Li Zhe Liang sudah mengjilang. Begitupun juga dengan sepasang matanya tidak berwarna merah lagi. Chong Yun menarik napas lega akan tindakannya yang benar melempar tubuh Yang Ruo Li. Jika tidak, maka dirinya akan menyesal seumur hidup nantinya.


"Chong Yun!" jawab Li Zhe Liang dengan singkat.


Li Zhe Liang memeriksa luka di tangan kanan Yang Ruo Li. Bekas gigitan monster Ular Putih itu berwarna hitam pekat dan kulit tangan Yang Ruo Li mulai melepuh di bagian itu.


Li Zhe Liang segera mengeluarkan ramuan giok dan menuangkannya ke bekas luka. Kulit tangan Yang Ruo Li mulus kembali seperti semua kecuali dua lubang kecil yang merupakan jejak gigitan monster Ular Putih masih ada di sana. Li Zhe Liang tahu racun itu sudah menyerap ke dalam tubuh Yang Ruo Li.


"Kenapa Li Er bisa terluka?" tanya Li Zhe Liang sambil menatap Feng Teng dan Chong Yun.


Feng Teng berlutut di hadapan Li Zhe Liang dengan cepat.


"Putra mahkota! Feng Teng bersalah tidak bisa melindungi nona Ruo Li! Nona Ruo Li sangat berani melawan monster Ular Putih bersama kita dan tidak mau bersembunyi di dalam cincin dimensi ," kata Feng Teng sambil menundukkan kepalanya.


Li Zhe Liang menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Sifat setia kawan dan keras kepala Yang Ruo Li tentu saja diketahui pasti oleh Li Zhe Liang. Pria dingin itu bisa memaklumi Yang Ruo Li tidak tega menyelamatkan diri sendiri dan meninggalkan Feng Teng serta lainnya menjadi makanan monster Ular Putih.

__ADS_1


"Kenapa monster Ular Putih bisa terbangun dari bawah tanah?" tanya Li Zhe Liang.


Feng Teng terdiam dan melirik Chong Yun sekilas sehingga membuat Li Zhe Liang menatap ke arah Chong Yun.


"Zhe…Zhe Liang! Bagaimana monster Ular Putih bisa terbangun itu sudah cerita lama. Tidak perlu di cari tahu lagi," jawab Chong Yun dengan gugup dan menghindari bertatapan secara langsung dengan Li Zhe Liang.


"Selamatkan Ruo Li!" perintah Li Zhe Liang dengan ketus dan memberikan tatapan setajam pisau ke arah Chong Yun.


Li Zhe Liang yakin monster Ular Putih terbangun dari bawah tanah pasti karena ulah Chong Yun.


"IYA! IYA!" jawab Chong Yun dengan semangat.


Ketika Chong Yun ingin menyentuh tangan kanan Yang Ruo Li, gerakannya berhenti dan memberikan tatapan memelas ke Li Zhe Liang sebagai tanda meminta izin.


"CEPAT!" ucap Li Zhe Liang dengan singkat.


Kali ini Li Zhe Liang tidak melarang Chong Yun memeriksa keadaan Yang Ruo Li secara langsung karena dirinya berfirasat racun monster Ular Putih itu sangatlah berbahaya.


Chong Yun memeriksa luka gigitan itu dengan teliti. Raut wajahnya menjadi sangat serius. Keringat dingin mulai bercucuran di dahinya. Chong Yun pun menggigit bibir bawahnya dengan spontan sambil melirik ke arah Li Zhe Liang.


"Bagaimana? Harus memakai kekuatan spiritual lagi?" tanya Li Zhe Liang.


Pria dingin itu sudah siap untuk menyalurkan semua kekuatan spiritualnya untuk menyembuhkan Yang Ruo Li.


"Tidak perlu!" jawab Chong Yun dengan suara kecil.


" Maksudmu?" Li Zhe Liang bertanya lagi ke Chong Yun.


"Bisa monster Ular Putih sudah menyerap ke seluruh tubuhnya. Racun itu tidak bisa dihancurkan dengan kekuatan spiritual lagi," jawab Chong Yun sambil menunduk.


Pantas saja monster Ular Putih sangat yakin bisa racunnya akan mampu membunuh Yang Ruo Li.


"Cara lain?" tanya Li Zhe Liang.


Li Zhe Liang tidak akan mudah menyerah dan membiarkan Yang Ruo Li.


"Cara lain? Ti…tidak ada cara lain!" jawab Chong Yun dengan terbata-bata.


"KATAKAN!" perintah Li Zhe Liang.


"Tidak ada ! Aku tidak tahu caranya!" jawab Chong Yun.


"Kamu mau Li Er mati?" tanya Li Zhe Liang.


"Tentu saja TIDAK!" jawab Chong Yun dengan cepat.


Chong Yun tidak ingin Yang Ruo Li mati. Akan tetapi, dirinya lebih tidak ingin melihat Li Zhe Liang mati.


Li Zhe Liang menghadapkan telapak tangan kanannya ke arah Chong Yun sehingga teman dekatnya itu merasakan seluruh tubuhnya mematung dan tidak bisa bergerak karena tekanan kekuatan spiritual dari Li Zhe Liang.


"KATAKAN!" perintah Li Zhe Liang.


Li Zhe Liang yakin Chong Yun mengetahui cara menyembuhkan Yang Ruo Li dan menyembunyikan darinya.


Chong Yun tetap menutup rapat mulutnya sehingga kemarahan Li Zhe Liang tersulut lagi. Secara samar aura hitam mulai menyebar dari tubuh Li Zhe Liang.

__ADS_1


"Zhe Liang! Tenanglah!" teriak Chong Yun dengan panik.


Chong Yun tidak ingin melihat tubuh Li Zhe Liang dikuasai oleh monster naga bertanduk lagi sehingga terpaksa menyerah.


"Api surgawi! Api surgawi bisa membakar habis racun di tubuhnya," ucap Chong Yun dengan lesu.


Lu Jing, Feng Teng, Fu Rong, dan Fu An terdiam seribu bahasa setelah mendengar perkataan Chong Yun. Mereka semua mengerti mengapa Chong Yun bersikeras tidak memberitahukan Li Zhe Liang.


Api surgawi dibutuhkan oleh Li Zhe Liang untuk menghancurkan segel racun naga bertanduk di punggungnya, sedangkan Yang Ruo Li juga membutuhkan api surgawi untuk menghancurkan racun monster Ular Putih. Bagaimana mungkin satu api surgawi dipakai oleh dua orang?


Salah satu dari mereka harus mengorbankan diri sendiri dan mereka semua yakin Li Zhe Liang akan mengorbankan dirinya untuk kesembuhan Yang Ruo Li.


Sementara itu Li Zhe Liang menarik kembali telapak tangannya setelah mendapatkan jawaban yang diinginkannya. Chong Yun menghela napas panjang dan menatap Li Zhe Liang.


"Zhe Liang! Kamu tidak boleh bertindak bodoh!" kata Chong Yun.


"Apa yang akan terjadi padanya jika racun itu tidak dihancurkan?" tanya Li Zhe Liang.


"Dia akan….akan mati," jawab Chong Yun.


"Mati? Aku tidak akan membiarkan Li Er Mati!" kata Li Zhe Liang dengan tegas.


"Zhe Liang! Kamu tidak boleh mengorbankan api surgawi untuknya. Segel racun sudah membuatmu menderita selama dua puluh tahun. Ikatan kontrak dengan api surgawi akan membuatnya masuk ke dalam tubuhmu dan menghancurkan jiwa naga bertanduk di tubuhmu!" teriak Chong Yun dengan kesal.


Li Zhe Liang membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju jalur kanan yang dilalui olehnya sebelumnya. Tidak ada keraguan di langkah kakinya sehingga Chong Yun bisa menebak keputusan yang sudah dipilih oleh Li Zhe Liang.


"Kalian semua hentikan tindakan bodohnya!" perintah Chong Yun frustasi.


Lu Jing, Feng Teng, dan semua pasukan rahasia bergerak maju menghadang di depan Li Zhe Liang. Api surgawi sangat penting bagi Li Zhe Liang. Jika Li Zhe Liang memberikannya ke Yang Ruo Li, sama saja mengorbankan nyawa Li Zhe Liang.


Kekuatan monster naga beracun semakin kuat dan susah dikontrol oleh Li Zhe Liang. Hal itulah yang membuat mereka segera datang ke Kota Shang Ri La setelah mendapatkan kabar munculnya api surgawi di Hutan Tengkorak.


"Keputusanku sudah bulat! Siapa yang menghalangiku, MATI!" ucap Li Zhe Liang dengan tegas.


Tanpa membuang waktu lagi Li Zhe Liang menggunakan sihir teleportasi membawa Yang Ruo Li pergi.


"Zhe Liang!"


"Putra Mahkota!"


***


Halo readers. Bab ini up pukul 21.00 wita.


Terima kasih readers yang sudah memberikan vote ya 🤗🤗🥰. Yang belum jangan lupa nyusul ya 😁😁🙏.


Bab ini sudah sangat panjang dan doa kan lancar muncul malam ini ya.


Jangan lupa baca kelanjutan ceritanya yang pastinya semakin seru 😁


Siapa yang akan mendapatkan api surgawi? Li Zhe Liang atau Yang Ruo Li?


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2