GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 227. Shan Dian, hewan roh tingkat tujuh


__ADS_3

***Ruang dimensi cincin lotus***


Pada awalnya Shan Dian alias Bai Hu yang berada di atas pohon Darah Naga sedang riang gembira karena semua kekuatan spiritualnya sudah pulih sehingga tubuhnya menjadi besar seperti semula.


Shan Dian yakin dirinya bisa keluar dari ruang dimensi cincin lotus dengan kekuatan spiritualnya. Saat ini Shan Dian sudah menjadi hewan roh tingkat tujuh, bukan tingkat enam lagi.


Shan Dian tidak menyangka kolam mata air spiritual sangat berkhasiat dan bisa membuat kekuatannya naik satu tingkat.


Shan Dian sangat yakin jika dirinya rajin berlatih dan berendam di dalam kolam mata air spiritual, maka suatu saat nanti dirinya bisa menjadi hewan roh tingkat sembilan,tingkatan tertinggi dalam hewan roh.


Walaupun begitu, Shan Dian tidak ingin tinggal lebih lama di dalam ruang dimensi. Shan Dian ingin menemui Li Zhe Liang secepatnya. Shan Dian yakin Li Zhe Liang pasti khawatir padanya dan sudah memerintahkan pasukan rahasia untuk mencarinya.


Tiba-tiba Shan Dian bisa merasakan indra spiritual milik Li Zhe Liang sehingga dirinya segera meninggalkan Pohon Darah Naga dan mencari sumber indra spiritual.


Pada akhirnya Shan Dian tiba di depan kolam mata air spiritual dan melihat Li Zhe Liang sedang berendam di sana.


"Tuan!" panggil Shan Dian alias Bai Hu, yang muncul secara tiba-tiba di depan kolam mata air spiritual.


Shan Dian merasakan tubuh Li Zhe Liang sangat lemah dan tidak bisa menggunakan kekuatan spiritual. Tidak mengherankan proses kekuatan spiritual Shan Dian kembali berlangsung dalam waktu yang lama karena terkena pengaruh dari Li Zhe Liang.


Kekuatan spiritual Li Zhe Liang disegel oleh Chong Yun dengan jarum perak agar tidak dipergunakan sembarangan dan bisa membuat racun di dalam tubuh Li Zhe Liang menyebar lebih cepat.


Walaupun begitu, jika Li Zhe Liang ingin mengaktifkan kembali kekuatan spiritualnya, Chong Yun pun tidak bisa melarangnya.


Untung saja selama masa pencarian Yang Ruo Li, Li Zhe Liang tidak mengaktifkan kekuatan spiritualnya melainkan menggunakan monster naga bertanduk.


"Pasti wanita jahat itu mengurung tuan di dalam ruang dimensi," kata hati Shan Dian.


Shan Dian mengira Yang Ruo Li mengurung Li Zhe Liang di dalam ruang dimensi. Sama seperti dirinya yang berubah menjadi harimau putih kecil dan terkurung di ruang dimensi dalam waktu yang lama.


"Shan Dian! Kenapa kamu ada di sini?" tanya Li Zhe Liang.


"Tuan pasti diculik oleh wanita jahat itu dan dikurung di sini. Jangan khawatir tuan. Kekuatan spiritual Shan Dian sudah pulih. Shan Dian bisa membawa tuan keluar dari ruang dimensi ini," jelas Shan Dian.


"Diculik? Wanita jahat? Siapa yang kamu maksud?" tanya Li Zhe Liang dengan nada menyelidiki.


"Wanita jahat yang membawa tuan ke ruang dimensi ini. Pagi itu dia terbangun dan mencuri jubah hitam milik tuan ketika tuan masih tidur. Aku mengikutinya dan akhirnya dikurung di ruang dimensi ini," jawab Shan Dian panjang lebar.


"Pagi itu? Jubah hitam? Li Er. kamu tidak bisa mengelak lagi," kata hati Li Zhe Liang.

__ADS_1


Suasana hati Li Zhe Liang menjadi sangat baik. Walaupun sebelumnya dirinya tidak memedulikan Yang Ruo Li adalah gadis malam itu ataupun bukan, tetapi kebenaran yang dikatakan Shan Dian membuat hati Li Zhe Liang lega.


"Pantas saja aku tidak bisa menemukan Shan Dian. Ternyata dia berada di ruang dimensi selama ini. Cincin ruang dimensi ini pasti sudah lama didapatkan oleh Li Er dibandingkan cincin dimensi yang dihadiahkan padaku," kata hati Li Zhe Ljang.


Li Zhe Liang mencoba menebak dari mana asal mula ruang dimensi ini dan akhirnya menduga satu-satunya kemungkinan cincin dimensi ini diberikan oleh Master Beracun, guru Yang Ruo Li.


Keluarga Yang maupun Fu Jiu Yun tidak mungkin mempunyai senjata pusaka ini dan memberikannya secara gratis ke Yang Ruo Li.


"Aku akan menanyakannya ke Li Er nanti," batin Li Zhe Liang.


Li Zhe Liang pun ingin memberitahu Yang Ruo Li secara jujur mengenai identitasnya sebelum membawa Yang Ruo Li serta Mu Dan ke Kerajaan Dong Ming.


Yang Lim bukan ayah kandung Yang Ruo Li sehingga Li Zhe Liang menebak kemungkinan besar ayah kandung Yang Ruo Li adalah Chen Yi, Jendral besar di Kerajaan Dong Ming.


Sementara Shan Dian terheran-heran dengan sikap tenang dan suasana hati yang baik Li Zhe Liang.


"Mengapa tuan terlihat senang dikurung di sini?" kata hati Shan Dian.


"Tuan tidak mau meninggalkan ruang dimensi?" tanya Shan Dian dengan hati-hati.


"Tubuhku lemah. Tidak bisa keluar sekarang," jawab Li Zhe Liang.


"Aku bisa menggunakan kekuatan spiritual menembus ruang dimensi ini dan membawa tuan keluar," ucap Shan Dian dengan yakin.


"Li Er? Wanita ja…yang mengurung tuan di sini?" tanya Shan Dian.


Shan Dian mengurungkan niatnya memanggil Yang Ruo Li dengan wanita jahat karena mendapatkan tatapan tajam dari Li Zhe Liang.


"Shan Dian. Kekuatan spiritualmu kembali dan naik satu tingkat karena kolam mata air spiritual ini kan?" tanya Li Zhe Liang.


"Iya tuan," jawab Shan Dian.


"Apakah Li Er memperlakukanmu buruk di sini?" tanya Li Zhe Liang lagi.


"Tidak tuan," jawab Shan Dian.


*Apakah Li Er yang menculikmu atau kamu sendiri yang terjebak di ruang dimensi dan tidak bisa keluar?" tanya Li Zhe Liang.


Pertanyaan Li Zhe Liang yang beruntun membuat Shan Dian menyadari sejak awal dirinya yang ikut masuk ke dalam ruang dimensi ketika mengikuti Yang Ruo Li secara diam-diam, lalu kekuatan spiritualnya tidak bisa pulih sehingga terjebak di dalam ruang dimensi.

__ADS_1


"Aku yang salah tuan," jawab Shan Dian dengan jujur.


"Bagus kalau kamu sadar. Aku yakin kamu bisa menjadi hewan roh tingkat sembilan yang bijaksana nantinya," ujar Li Zhe Liang.


"Iya tuan. Aku pasti akan menjadi kuat dan bijaksana. Aku tidak akan membuat malu tuan nantinya," jawab Shan Dian.


"Ayo masuklah ke dalam kolam mata air spiritual untuk berendam bersama. Aku ingin kamu membawaku mengelilingi ruang dimensi Li Er nanti," ucap Li Zhe Liang.


"Baik tuan," jawab Shan Dian.


***


Sewaktu Yang Ruo Li muncul di hadapan rombongan Li Zhe Liang, Lan Xi, dan ketiga hewan roh, mereka semua hanya memberikan tatapan datar ke gadis muda itu dan tidak menyambutnya dengan antusias.


Satu menit berlalu dan masih belum ada reaksi apa pun dari mereka semua.


"Kak Lu Jing, Kak Feng Teng, Lan Xi. Mengapa kalian bengong di sini?" tanya Yang Ruo Li.


"Oh! Nona Ruo Li sudah selesai dari ruang dimensi?" tanya Lu Jing yang tersadar lebih dulu.


"Iya," jawab Yang Ruo Li.


"Apa rencanamu untuk menemukan anak hilang?" tanya Lan Xi dengan cepat.


Tadi mereka semua mengira Yang Ruo Li akan muncul sebentar saja dan menghilang lagi seperti sebelumnya setelah melempar Yang Lim keluar.


Yang Ruo Li melihat sekeliling sambil memikirkan rencana yang cemerlang. Pandangan mata Yang Ruo Li berhenti di Wu Kong, yang terluka parah dan sedang diapit oleh dua orang pasukan rahasia.


"Wu Kong? Dia belum mati? Baguslah. Wu Kong bisa dimanfaatkan untuk rencanaku," ujar Yang Ruo Li sambil tersenyum samar.


Lu Jing, Feng Teng, dan Lan Xi ikut bergidik melihat senyuman samar Yang Ruo Li. Mereka yakin Wu Kong akan menjadi tikus percobaan gadis muda itu.


***


Selamat siang readers. Terima kasih semua dukungannya ya. Author mohon dukungan likenya jangan boomlike dalam hitungan detik. Like diberikan setelah selesai membaca satu bab🙏.


Masih ada satu bab lagi nanti malam.


TERIMA KASIH

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2