GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 93. Kura-Kura Hitam


__ADS_3

***Gua Transparan***


Yang Ruo Li menghampiri rumput roh tempat jimat pelacak berkumpul. Ada sebutir kristal kecil di atas rumput roh itu sehingga gadis muda itu mengambilnya.


"Ternyata asal formasi yang melindungi gua transparan ini adalah sebutir kristal kecil," kata Yang Ruo Li.


"Xue Qiu! Aku akan mencobanya sekarang!" kata Yang Ruo Li sambil memeluk erat cangkang Xue Qiu.


Gadis muda itu menyimpan batu kristal kecil ke dalam ruang dimensi cincin lotus serta memusatkan pikirannya untuk masuk ke dalam sana.


***Ruang dimensi Cincin Lotus***


"HORE! HORE! Aku bisa berendam di kolam mata air sepanjang hari," teriak Xue Qiu kegirangan.


Tanpa membuang waktu lagi, Xue Qiu berlari ke arah kolam air spiritual dan melompat ke dalamnya, sedangkan mata Yang Ruo Li berbinar-binar menatap ruang dimensi miliknya. Ruangan itu bertambah besar. Semua isi di dalam gua transparan menyatu ke ruang dimensi.


Sementara Shan Dian alias Bai Hu terdiam di dekat kaki Yang Ruo Li. Tadi dirinya terkejut dengan munculnya berbagai macam pepohonan, rerumputan, serta kolam mata air secara tiba-tiba.


Xue Qiu melompat keluar dari kolam mata air dan tidak sungkan melompat ke atas tubuh Shan Dian sehingga menyebabkan tubuh harimau putih kecil yang malang itu basah terkena percikan air dari cangkang Xue Qiu.


"Hei Bai Hu! Kolam mata air ini sangat hebat! Aku izinkan kamu menggunakannya, tetapi kamu harus memanggilku kakak," ucap Xue Qiu.


"Kolam mata air spiritual?" kata Shan Dian.


Shan Dian segera berlari cepat dan melompat ke dalam kolam mata air spiritual. Aliran kekuatan spiritual mengalir dengan lancar masuk ke dalam tubuh Shan Dian.


Xue Qiu yang masih berada di atas tubuh Shan Dian pun ikut masuk ke dalam kolam mata air spiritual dan melompat-lompat kesal di sana.


"Bai Hu! Kamu curang! Kamu belum memanggilku kakak dan menggunakan kolam mata air!" teriak Xue Qiu.


Yang Ruo Li tertawa kecil mendengar perkataan Xue Qiu.


"Xue Qiu! Tubuh Bai Hu lebih besar dari cangkang telurmu. Tentu saja kamu yang harus memanggilnya kakak. Lagi pula kolam mata air ini adalah milikku bukan milikmu. Jadi Bai Hu boleh menggunakannya sesuka hati," ucap Yang Ruo Li.


Gadis muda itu membungkukkan badannya mendekati kolam dan mengelus lembut kepala Shan Dian dan cangkang Xue Qiu. Shan Dian duduk tenang di dalam kolam mata air spiritual sambil memejamkan rapat kedua matanya. Yang Ruo Li bisa melihat senyuman tipis di sudut bibir Shan Dian.


"Baik Hu suka berendam di kolam air hangat ?" tanya Yang Ruo Li.


Sewaktu Yang Ruo Li menyentuh kolam mata air di gua transparan, air di dalam kolam selain mengandung banyak kekuatan spiritual juga terasa hangat sehingga mengira Shan Dian menyukainya.


Shan Dian menganggukkan kepala dengan patuh dan kedua mata yang masih terpejam rapat. Hati Shan Dian berteriak kegirangan karena kolam mata air spiritual ini bisa memulihkan kekuatan spiritualnya yang hilang dengan cepat. Shan Dian yakin dirinya bisa keluar dari ruang dimensi dan mencari Li Zhe Liang setelah kekuatan spiritualnya pulih.


"Xue Qiu! Bai Hu! Kalian berdua bermainlah di kolam mata air. Aku mau keluar sekarang!" kata Yang Ruo Li.

__ADS_1


"Nona! Aku ikut!" teriak Xue Qiu dan melompat keluar dari kolam mata air spiritual, sedangkan Shan Dian masih betah berendam di sana.


"Xue Qiu tidak mau bermain air lagi?" tanya Yang Ruo Li.


"Xue Qiu mau ikut nona!" ucap Xue Qiu dengan manja dan menggosok-gosokkan cangkangnya ke tubuh Yang Ruo Li.


Xue Qiu memiliki firasat Yang Ruo Li akan mendapatkan hewan roh baru lagi dan pastinya akan berebutan kasih sayang Yang Ruo Li dengannya sehingga Xue Qiu ngotot ikut gadis muda itu kemana pun.


"Baiklah!" kata Yang Ruo Li tanpa mengetahui maksud tersembunyi Xue Qiu.


***


Beberapa detik kemudian Yang Ruo Li muncul di hadapan Feng Teng dan lainnya bersama Xue Qiu. Bersamaan dengan itu sebuah cincin kecil juga muncul di dalam genggaman tangannya.


"Nona Ruo Li! Akhirnya kamu kembali!" teriak Feng Teng sambil melihat Yang Ruo Li dari atas kepala sampai ujung kaki berkali-kali untuk memastikan sosok Yang Ruo Li memang nyata di hadapannya dan bukanlah fatamorgana.


"Kak Feng Teng! Kamu…kamu menangis?" tanya Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li merasa heran dengan mata sembab Feng Teng dan yakin bawahan kepercayaan Li Zhe Liang itu sempat menangis. Tetapi menangis karena apa, Yang Ruo Li merasa bingung.


Feng Teng buru-buru menyeka sudut matanya dengan lengan baju dan menghindari pandangan Yang Ruo Li.


"Nona Ruo Li! Tadi gua transparan mendadak hilang. Feng Teng khawatir Nona Ruo Li terjebak selamanya di dalam sana," kata Fu An.


Feng Teng, Fu An, dan sepuluh pengawal sama sekali tidak tahu Yang Ruo Li bisa menyimpan gua transparan ke dalam ruang dimensi cincin lotus sehingga mereka sangat terkejut melihat gua transparan menghilang secara tiba-tiba. Pada saat itulah Feng Teng menangis karena mengira Yang Ruo Li sudah terjebak di dalam gua transparan dan tidak bisa keluar lagi.


"Bagaimana caranya Nona Ruo Li bisa selamat dari gua transparan yang menghilang?" tanya Feng Teng.


"Gua nya tidak menghilang," jawab Yang Ruo Li sambil menatap saksama cincin yang berada di genggaman tangannya.


Semua isi gua transparan sudah bergabung ke dalam ruang dimensi milik Yang Ruo Li sehingga gua transparan berubah wujud menjadi sebuah cincin ruang dimensi yang kosong.


"Gua…gua nya tersimpan di dalam cincin ruang dimensi ini," kata Yang Ruo Li sambil menunjukkan cincin di tangannya.


Cincin lotus ruang dimensi adalah warisan dari Master Beracun sehingga Yang Ruo Li ingin merahasiakannya dari siapa pun.


"Cincin ruang dimensi? Selamat Nona Ruo Li mendapatkan cincin yang bagus!" kata Feng Teng.


Cincin ruang dimensi sangatlah langka dan berjumlah sedikit di daratan Zhong Yuan. Feng Teng merasa germbira akan keberuntungan Yang Ruo Li mendapatkan cincin ruang dimensi itu dari gua transparan.


"Setidaknya mereka mempercayai perkataanku. Aku sudah mempunyai cincin lotus. Lebih baik cincin dimensi ini aku berikan kepada Zhe Liang," kata hati Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li masih mengingat jelas dirinya pernah berjanji akan memberikan hadiah spesial kepada Li Zhe Liang. Terutama benda yang belum pernah dimiliki oleh Li Zhe Liang. Dari reaksi Feng Teng barusan, Yang Ruo Li yakin Li Zhe Liang tidak mempunyai cincin dimensi sehingga sangat cocok dijadikan hadiah untuk pria dingin tanpa ekspresi itu.

__ADS_1


"Ayo, kita ke pintu portal rahasia sekarang!" ajak Yang Ruo Li.


"Baik, Nona Ruo Li!" jawab Feng Teng , Fu An, dan sepuluh pengawal secara bersamaan.


***


Ketika rombongan Yang Ruo Li tiba di depan pintu masuk portal rahasia, terlihat Li Zhe Liang sedang memimpin pasukan rahasia untuk mengepung dan melawan hewan roh yang berjaga tepat di depan portal rahasia.


"Kura-Kura Hitam?" teriak hati rombongan Yang Ruo Li bersamaan.



gambar Kura-Kura Hitam


Mereka semua tidak bisa mempercayai munculnya salah satu hewan roh suci legenda yang sudah punah yaitu Kura-Kura Hitam yang berbentuk seekor penyu terbelit bersama ular. Kura-Kura Hitam memiliki cangkang berbentuk gunung, cakar binatang, dan ekor ular.


Kura-Kura Hitam bersikap agresif menyerang siapa saja yang berani mendekati pintu masuk portal rahasia. Li Zhe Liang dan pasukan rahasia membentuk barisan dengan posisi Li Zhe Liang berada di depan sehingga pria dingin itu berhadapan langsung dengan Kura-Kura Hitam.


Li Zhe Liang bersikap tenang menghadapi serangan agresif Kura-Kura Hitam. Hewan roh suci legenda di hadapannya sangat kuat sehingga Li Zhe Liang ingin menggunakan formasi untuk melawannya.


"FORMASI CAHAYA!" teriak Li Zhe Liang dengan wajah dingin tanpa ekspresi andalannya.


Bersamaan dengan perintahnya, pasukan rahasia yang berbaris di belakang tubuh Li Zhe Liang mengerahkan semua kekuatan mereka sehingga terlihat barisan cahaya putih bangkit bersamaan dan menyerang ke arah Kura-Kura Hitam.


Yang Ruo Li menatap kagum kharisma dan aura yang terpancar dari tubuh Li Zhe Liang. Kekuatan spiritual yang besar, wajah tampan disertai sikap yang tenang membuat Yang Ruo Li terkesima.


Apa lagi ketika gadis muda itu mengenali pakaian berwarna biru muda yang melekat di tubuh Li Zhe Liang senada dengan pakaian yang sedang dikenakannya saat ini. Wajah Yang Ruo Li merona merah dan jantungnya berdetak kencang.


***


Selamat malam readers. Bab ini up pukul 21.00 wita dan sudah sangat panjang 🤗.


Mari kita biarkan Li Er terkagum dengan wajah merona merah semalaman ya 😂.


Terima kasih banyak komentar positif readers yang menyukai Pohon Darah Naga. Author memang suka menambah referensi dari mbah google supaya terlihat real di cerita😁.


Ke empat hewan roh suci legenda memang ada di dalam mitos.Di tunggu ya kemunculan mereka semua 🤗.


Spoiler hal yang akan terjadi di dalam novel ini nantinya itu: Fu Jiu Yun akan muncul bersama pasukannya. Siapakah yang berhasil masuk ke dalam portal rahasia? Pastinya Yang Ruo Li menggunakan kecerdikannya menghadapi lawan.


Apakah firasat Xue Qiu benar akan kemunculan hewan roh baru milik Yang Ruo Li?


TERIMA KASIH

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2