GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 223. Melawan Sekte Sesat


__ADS_3

***Ruang rahasia bawah tanah Sekte Sesat***


Yang Ruo Li mencari saksama tempat anak hilang disembunyikan. Gadis muda itu menduga para anak hilang disembunyikan di dalam ruangan yang dipenuhi lingkaran sihir hitam.


Yang Ruo Li menemukan sebuah sumur kering. Yang Ruo Li berfirasat ada yang aneh dengan sumur kering di hadapannya. Gadis muda itu menggunakan jimat pelacak benda untuk mencari tahu apa sebenarnya kegunaan sumur kering.


Beberapa saat kemudian Yang Ruo Li menemukan sumur itu dikelilingi dengan formasi teleportasi. Yang Ruo Li tahu cara penggunaan formasi teleportasi adalah dipasang di dua tempat yang berbeda.


Orang yang berada di tempat satunya lagi jika mengaktifkan formasi teleportasi di seberang sana maka bisa muncul di sumur kering ini. Proses kerjanya bagaikan pintu kemana saja.


Timbul ide cemerlang dalam pikiran Yang Ruo Li ketika melihat formasi teleportasi. Yang Ruo Li berencana membuat formasi teleportasi antara Paviliun Ru Yi dan Kerajaan Dong Ming sehingga dirinya bisa bebas mengunjungi Paviliun Ru Yi di Kota Shang Ri La kapan pun dia mau.


Formasi teleportasi antara dua tempat yang berjauhan lebih sulit dibuat, tetapi Yang Ruo Li yakin dirinya bisa merancang formasi itu.


"Jika aku mengaktifkan formasi teleportasi ini, aku akan muncul di mana?" kata hati Yang Ruo Li.


Tiba-tiba sumur kering itu bergetar dan memantulkan riak air berwarna keruh sehingga Yang Ruo Li segera bersembunyi dan mengintai secara diam-diam.


"Bukankah sumur itu kering?" kata hati Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li yakin pasti akan ada orang yang muncul dari dalam sumur kering itu. Adanya percikan air menandakan tempat formasi di seberang sana berasal dari kolam mata air.


"Pasti kolam mata air keruh di gua kaki Pegunungan Wu Dong," kata hati Yang Ruo Li dengan yakin.


Yang Ruo Li yakin pengikut Sekte Sesat menggunakan formasi teleportasi ini untuk memindahkan jasad para anak kecil ke dalam gua Pegunungan Wu Dong.


Kalau saja waktu itu Yang Ruo Li tersedot masuk ke dalam kolam mata air keruh, maka saat ini dirinya sudah berada dalam kurungan Sekte Sesat, bagaikan seekor anak kelinci yang masuk ke dalam mulut harimau.


Perkiraan Yang Ruo Li tepat. Seorang pria tua muncul dari dalam sumur, lalu diikuti oleh banyak prajurit.


Yang Ruo Li mengenali wajah pria itu dan juga sebagian prajurit yang mengejarnya di Paviliun Wu Dong beberapa waktu yang lalu.


Pria itu adalah Bangsawan Fu Chen dengan seratus orang pasukan khususnya di Paviliun Wu Dong.


"Aku harus mengikuti tua bangka itu. Dia pasti tahu tempat anak hilang di kurung," kata hati Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li mengikuti secara diam-diam rombongan Fu Chen dari kejauhan, hingga akhirnya rombongan Fu Chen berhenti di depan formasi besar.


Ada sekumpulan pengikut Sekte Sesat dan Yi Bo di sana. Mereka sedang mengamati bagaimana cara memperbaiki bagian terakhir formasi besar.


"Bangsawan Fu Chen. Untuk apa kamu ke sini?" tanya Yi Bo dengan ketus.


Yi Bo yang pendendam masih mengingat jelas Bangsawan Fu Chen melarangnya muncul di Paviliun Wu Dong, tetapi sekarang Bangsawan Fu Chen dan pasukan elitnya malahan datang ke ruang rahasia bawah tanah.


"Pasukanku belum berhasil menemukan pria itu. Aku curiga dia mempunyai hubungan dengan Lan Xi, yang sudah berhasil membunuh pengikutmu," ujar Bangsawan Fu Chen.

__ADS_1


"Lan Xi sialan itu? Dia memang murid pertama dan terkuat dari aliran Tianshuang, tetapi dia tidak mempunyai keahlian formasi," ucap Yi Bo.


"Jangan lupa anak muda itu ahli formasi," ujar Bangsawan Fu Chen.


"Sialan! Jika begitu, Lan Xi bisa menyusup ke dalam ruang rahasia ini setiap saat dan membunuh pengikutku lagi. Ruang rahasia bawah tanah ini sudah tidak aman. Kita harus segera tinggalkan tempat ini," ujar Yi Bo.


"Yi Bo! Kamu memang pengecut!" bentak Bangsawan Fu Chen.


"Aku bukannya takut dengan Lan Xi. Aku tidak mau formasi besar ini hancur ditangannya. Lima puluh pasukan boneka sudah berhasil dibuat. Kita hanya membutuhkan tempat baru untuk memulainya lagi," jelas Yi Bo.


Bangsawan Fu Chen terdiam sebentar karena perkataan Yi Bo, yang memang ada benarnya.


Semula Bangsawan Fu Chen ingin formasi besar selesai diperbaiki sehingga pasukan bonekanya menjadi bertambah banyak dan semakin kuat, tetapi pria ahli formasi itu masih belum berhasil di tangkap.


Apa lagi pasukan bala bantuan Kerajaan Tang sedang menuju ke sini untuk mencari Pangeran Tang Song yang hilang. Rahasia mengenai pasukan boneka Bangsawan Fu Chen tidak boleh diketahui oleh Kaisar Tang.


"Baiklah. Kalian bisa pindah dan menetap di ruang rahasia bawah tanah kediamanku di kota Shang Ri La. Sekarang cepat pindahkan anak hilang dari tempat ini. Kalian bisa keluar melalui formasi teleportasi," ucap Bangsawan Fu Chen.


"Baiklah" jawab Yi Bo.


Yi Bo memerintahkan para pengikutnya yang ahli formasi untuk menyimpan formasi besar, sedangkan pengikut yang lain bersiap-siap meninggalkan ruang rahasia bawah tanah melalui sumur kering.


Yi Bo dan sepuluh pengikut kepercayaannya menuju tempat kurungan anak hilang dan akan memindahkan mereka ke ruang rahasia bawah tanah Kediaman Bangsawan Fu Chen melalui formasi teleportasi.


Tentu saja Yang Ruo Li mengikuti Yi Bo secara diam-diam karena tujuannya adalah membebaskan anak kecil yang ditangkap.


***


Sepuluh menit kemudian, rombongan Yi Bo menghentikan langkah kaki mereka karena Yi Bo tiba-tiba berhenti. Pemimpin Sekte Sesat itu mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang rahasia bawah.


Sepasang mata merah Yi Bo menatap ke arah tempat persembunyian Yang Ruo Li.


"Keluar!" teriak Yi Bo.


"Sialan! Kenapa dia bisa mengetahui aku mengikutinya?" kata hati Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li pura-pura tidak mendengar perintah Yi Bo karena dirinya yakin Yi Bo hanya kebetulan menebak tepat di tempat persembunyiannya.


Yi Bo tersenyum sinis dan melayangkan pukulan dengan kekuatan spiritualnya ke arah batu besar, tempat persembunyiaan Yang Ruo Li.


Duarrr! Duarrr!


Batu besar itu hancur berkeping-keping. Gerakan tubuh Yang Ruo Li sangat gesit sehingga bisa menghindarinya.


Yang Ruo Li berdiri tegak di hadapan Yi Bo dan para pengikut Sekte Sesat.

__ADS_1


"Siapa kamu?" tanya Yi Bo karena tidak mengenali wujud baru Yang Ruo Li.


"Orang yang akan mengambil nyawamu!" jawab Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li mengeluarkan pedang terbang hadiah dari Li Zhe Liang dan menjadikannya senjata untuk melawan Yi Bo serta pengikutnya.


"Kepung dia!" perintah Yi Bo.


Sepuluh pengikut Sekte Sesat segera bergerak mengepung Yang Ruo Li.


"Hei, Yi Bo! Beraninya kamu main keroyok! Ayo satu lawan satu denganku!" tantang Yang Ruo Li.


Yi Bo tidak memedulikan tantangan Yang Ruo Li dan memberikan isyarat tangan ke para pengikutnya untuk menyerang Yang Ruo Li bersamaan.


"Nona! Nona! Aku mau keluar melawan mereka!"


Yang Ruo Li mendengar jelas perkataan Xue Qiu di telinganya. Padahal saat ini Xue Qiu masih berada di dalam ruang dimensi cincin lotus dan seharusnya tidak bisa berkomunikasi dengan Yang Ruo Li.


"Hewan roh suci legenda memang spesial," kata hati Yang Ruo Li.


"Tentu nona. Aku hewan roh kontrak milik nona yang terhebat!"


Yang Ruo Li tersenyum kecil mendengar jawaban Xue Qiu. Telur salju nakal itu sangat arogan dan percaya diri.


"Baiklah Xue Qiu. Kalian semua bisa membantuku melawan pengikut Sekte Sesat," kata hati Yang Ruo Li.


Beberapa saat kemudian Xue Qiu, Lan Long, dan Kera Purba muncul di ruang rahasia bawah tanah.


"Nona!" "Nona Ruo Li!" Sapa mereka bertiga bersamaan.


Kemunculan dua hewan roh dan satu anak laki-laki tampan secara tiba-tiba membuat rombongan Yi Bo terkejut.


"Ha ha ha! Tidak disangka kamu memiliki Qi Lin dan Kera Purba. Mereka akan menjadi milikku setelah kamu mati!" ucap Yi Bo dengan sombong.


"Siapa yang mati duluan masih belum pasti!" jawab Yang Ruo Li.


Yang Ruo Li menghunuskan pedangnya ke arah Yi Bo, sedangkan Kera Purba, Lan Long, dan Xue Qiu bekerja sama melawan sepuluh pengikut Sekte sesat.


***


Selamat siang readers. Ayo dukung terus novel ini ya 🤗🤗.


Zhe Liang akan muncul di bab malam 🥰


TERIMA KASIH

__ADS_1


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2