GADIS BERACUN

GADIS BERACUN
BAB 43. Pembelaan dari Fu Jiu Yun


__ADS_3

***Kediaman Bangsawan Fu Chen***


Yang Ruo Li tersenyum lebar membalas tatapan iri dan benci dari Peng Wei Wei dan Lim Hsuang Hsuang.


"Ruo Li memberi hormat kepada Nyonya Fu!" kata Yang Ruo Li.


Tujuan utama Yang Ruo Li ke Kediaman Bangsawan Fu Chen adalah untuk meminjam pedang penghancur sehingga bersikap sopan terhadap Wen Hui Min.


"Yang Ruo Li! Berani sekali kamu meracuni Jiu Yun!" teriak Wen Hui Min.


"Apa maksud perkataan Nyonya Fu?" Yang Ruo Li berpura-pura tidak mengerti perkataan Wen Hui Min.


"Seluruh tubuh Jiu Yun gatal dan muncul bintik merah. Pasti kamu yang meracuninya!" ucap Wen Hui Min.


Wen Hui Min bersikeras Yang Ruo Li meracuni Fu Jiu Yun sehingga bisa memudahkannya membatalkan pertunangan.


"Dasar rubah betina licik! Dia sengaja mempersulitku. Pedang penghancur tidak mungkin dipinjamkannya secara baik-baik," kata hati Yang Ruo Li.


"Apakah ada bukti aku meracuni tuan muda Fu Jiu Yun?" tanya Yang Ruo Li.


"Wei Wei melihatmu menyentuh wajah Jiu Yun di Kediaman Edelweiss!" jawab Wen Hui Min.


"Aku? Aku hanya membantu mengelap bekas lipstik Rong Xian di wajah tuan muda Fu Jiu Yun supaya dia tidak malu di depan umum," kata Yang Ruo Li.


"Benar juga! Ruo Li membantuku waktu itu. Tidak mungkin dia meracuniku," kata hati Fu Jiu Yun.

__ADS_1


Fu Jiu Yun sangat percaya diri dengan kultivasinya yang sudah mencapai tingkat empat. Selain itu ada api elixir di dalam tubuhnya yang membuatnya bisa menjadi alchemist tingkat tinggi nantinya. Bagaimana mungkin Yang Ruo Li bisa meracuninya tanpa diketahui olehnya?


Sementara itu wajah Li Zhe Liang semakin dingin karena mengetahui kenyataan bahwa Yang Ruo Li pernah mengelap wajah Fu Jiu Yun.


"Jika karena hal itu aku dicurigai, Peng Wei Wei juga patut dicurigai. Dia memberikan sapu tangannya ke tuan muda Fu Jiu Yun!" lanjut Yang Ruo Li.


"Aku tidak meracuni tuan muda Fu Jiu Yun!" teriak Peng Wei Wei dengan panik.


Sikap Peng Wei Wei yang panik membuat kesal Fu Jiu Yun. Dirinya lebih menyukai sikap tenang Yang Ruo Li dalam menghadapi masalah dan semakin yakin Yang Ruo Li tidak meracuninya.


"Ibu! Aku yakin bukan dia yang meracuniku!" kata Fu Jiu Yun.


Semua orang yang berada di ruang depan terkejut dengan pembelaan Fu Jiu Yun terhadap Yang Ruo Li. Lim Hsuang Hsuang meremas erat saputangannya, sedangkan Peng Wei Wei melotot ke arah Yang Ruo Li.


Sementara itu Yang Ruo Li bersin secara tiba-tiba karena merasakan hawa dingin menusuk tubuhnya.


Lu Jing yang berdiri di belakang Yang Ruo Li hanya bisa pasrah dengan sifat gadis muda itu yang sangat tidak peka dengan amarah Li Zhe Liang yang menyebabkan ledakan aura dingin ke tubuh Yang Ruo Li.


Wen Hui Min menarik napas panjang untuk menenangkan diri. Wen Hui Min tidak menyangka Fu Jiu Yun bisa membela Yang Ruo Li dan mengacaukan rencananya.


"Apakah Jiu Yun menyukai gadis jelek ini? Tdak mungkin! Pasti karena hati Jiu Yun terlalu lembut sehingga tidak ingin menuduh tanpa bukti," kata hati Wen Hui Min.


"Apa maksud kedatanganmu hari ini?" tanya Wen Hui Min dengan ketus.


Wen Hui Min mengira Yang Ruo Li datang untuk mendesak pernikahannya dengan Fu Jiu Yun segera dilaksanakan. Bukan Wen Hui Min seorang saja yang berpikiran seperti itu, Fu Jiu Yun, Peng Wei Wei, dan Lim Hsuang Hsuang memiliki pemikiran yang sama.

__ADS_1


Selama ini Yang Ruo Li tidak pernah berani keluar sendirian dari Kediaman Keluarga Yang. Pasti ada Chun Hua, pelayan pribadi yang selalu bersamanya.


Hari ini Yang Ruo Li berani datang sendirian ke Kediaman Bangsawan Fu Chen. Walaupun ada dua pria yang menemaninya, tetapi kedua pria itu sama sekali tidak ada hubungan dengan keluarga Bangsawan Fu Chen sehingga mereka semua mengira kemungkinan besar yang terjadi adalah Yang Ruo Li berhasil membohongi kedua pria itu untuk menjadi bekingnya ke Kediaman Bangsawan Fu Chen.


"Aku dengar Bangsawan Fu Chen memiliki pedang penghancur yang terbuat dari besi hitam berumur puluhan ribu tahun. Benarkah?" tanya Yang Ruo Li.


"Pedang penghancur? sI buruk rupa ini datang karena pedang penghancur?" kata hati Wen Hui Min.


Sementara itu Fu Jiu Yun merasa kesal dan jengkel dengan jawaban Yang Ruo Li.


"Yang Ruo Li datang untuk pedang penghancur? Kenapa dia tidak perhatian terhadap bintik merah di seluruh tubuhku?"kata hati Fu Jiu Yun.


Fu Jiu Yun mengira pembelaannya terhadap Yang Ruo Li tadi seharusnya bisa membuat gadis muda itu tersentuh dan membalas budi dengan memberikan perhatian terhadapnya. Akan tetapi, gadis muda itu mengacuhkannya dan malahan menanyakan tentang senjata langka milik ayahnya.


Sifat arogan Fu Jiu Yun membuat harga diri dan martabatnya sangat tinggi. Dia boleh mengacuhkan Yang Ruo Li selama ini, tetapi tidak memperbolehkan gadis muda itu mengacuhkannya.


***


Halo readers. Author setor satu bab dulu ya. Bab kedua masih on proses.


Greget ya sama Fu Jiu Yun? sok tampan dan egois banget. 😂😂😂.


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG 🤗

__ADS_1


AUTHOR : LYTIE


__ADS_2