
Bismillahirohmanirohim
Gempa bumi Jawa Barat 2022 adalah gempa bumi berkekuatan 5.6 Mw dengan kedalaman 10 km yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia pada 21 November 2022 pukul 13.21 WIB. Gempa ini dirasakan hingga Bandung, DKI Jakarta, Tangerang, Rangkasbitung, dan Lampung.
Saat sebelum beberap menit gempa terjadi seorang istri yang baru saja di tinggal suaminya untuk mencari makan, tengah sujud di atas sajadahnya.
Saat Azizah dan Iqbal tida di hotel, setelah kepergian suaminya Azizah, membereskan beberapa barang yang mereka bawa juga membereskan kamar hotel tersebut.
Setelah selesai membereskan kamar hote Azizah berniat untuk membersihkan diri terlebih dahulu.
"Bukannya aku baru haid satu hari yang lalu ya? tapi kenapa sudah bersih saja" bingung Azizah.
Tapi Azizah tetap melaukan mandi wajib, karena darah yang keluar dari dalam tubuhnya sudah benar-benar bersih bahkan flek pun tidak ada.
"Bismillahirohmanirohim" Azizah mengambil wudhu terlebih dahulu sebelum mandi. Setelah selesi berwudhu baru lah Azizah melakukan madi besar.
Pertama Azizah membaca niatnya terlebih dahulu. Niat mandi suci setelah hadi. 'Nawaitul ghuslah lirof'il hadasil akbarimiin jamiil badaani 'anil haidi fardall lillahhita'ala'
Azizah membaca niatnya dalam hati untuk bersuci dari hadat besar, setelah itu Azizah tak langsung menyiram seluruh tubuhnya.
Tapi Azizah menyiram bagian kananya dulu, setelah itu sebelah kiri, baru Azizah menguruy semua badanya, tak lupa Azizah juga membersihkan setiap lubang yang ada pada dirinya, takut masih ada kotoran yang menempel.
Baik dari lubang hidung, kuping dan yang lainnya Azizah bershikan. Setelah semuanya beresa baru Azizah membilas badanya.
Setelah selesai bersuci dan mandi Azizah, kembali mengambil air wudhu karena dia akan melaksanakan shalat dzuhur.
"Alhamdulillah beres juga ternyata" lega Azizah, setelah memakai bajunya yang paling bagus, Azizah langsung membentangkan sajadnya, tak lupa dia juga menaru tasbih disebelah sajadnya.
__ADS_1
Saat Azizah sedang sujud, saat itu pula angin kenceng merepa daerah Cianjur. Azizah tak tahu apa yang terjadi di luar hotel. Karena dia hanya fokus pada shalatnya.
Bahkan setelah selesai shalat Azizah tak merasakan gempa yang begitu menggemparkan semau orang, bahkan orang-orang yang berada di dalam hotel terus berlarian keluar untuk menyelatkan diri masing-masing.
Saat Azizah memanjatkan doa untuk suaminya tak terasa air mata istri dari Ahmad Iqbal itu menetes begitu saja tapa diminta.
"Ya Rabb lindungilah dimanapun suami hamba berada" doa Azizah yang begitu tulusnya untuk sang suami.
Mungkin Azizah merasakan jika saat ini suaminya sedang tidak baik-baik saja. Tak lupa Azizah juga mendoakan keagar suaminya dan Tio baik-baik saja.
Azizah masih belum tahu apa yang saat ini sedang terjadi di kota Cinjur itu tempat yang baru beberapa jam saja dia dan suaminya datangi.
Setelah selesai berdoa Azizah tak langsung bangkit dari atas sajadnya, dia masih melajutkan berzikir pada Allah Azza wa jalla, tak lupa Azizah juga bersholawat untuk baginda agung Nabi Muhammad Salallah 'Alahi wa salam.
Azizah sudah selesai berzikir dan bershalawat, tapi dia tak kunjung bangkit dari sajadahnya dia malah besujud di atas sajadah miliknya.
Gempa bumi adalah goncangan permukaan bumi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba di litosfer bumi yang menimbulkan gelombang seismik.
Dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari bencana alam gempa bumi yang terjadi banyaknya kerusakan fasilitas umum dan infrastruktur, kengakibatkan korban jiwa yang relatif banyak, terpuruknya perekonomian setempat yang terkena dampak gempa bumi, tentu saja kerugian bagi perusahaan-perusahaan, terganggunya jaringan komunikasi, dan menimbulkan trauma bagi para korban yang terkena gempa bumi tersebut.
"Alhamdulillah" ucap Azizah setelah selesai shalat, dia melipat sajadahnya meletkan di tempat semula. Azizah yang merasa khawatir dengan suaminya memutuskan untuk menysul Iqbal.
"Mas Iqbal kemana ya kok belum balik juga" rasa resah dan khawatir melanda Azizah, tapi dia tetap menyerahkan semuanya pada Allah.
"Aku susul saja mas Iqbal" putus Azizah.
Azizah berjalan menuju pintu kamar hotel, dia sudah mengenakan pakaian lengkap yang menutup seluruh tubuhnya, tak lupa niqab yang selalu melekat di wajahnya, dia hanya akan membuka niqab itu di depan suaminya saja, itu jika hanya dia dan suaminya berdua saja tidak ada orang lain.
__ADS_1
Azizah terus melangkahkan kakinya agar cepat sampai di depan pintu kamar hotel, tapi Azizah merasa jika pintu yang ada di hadapannya begitu jauh, padahal pintu itu ada tepat di depan Azizah.
"Astagfirullah, kenapa jauh sekali pintunya" ujar Azizah tak dia tak menyerah, sampai akhinya Azizah berhasil meraih knop pintu kamar hote.
Sayang sekali saat Azizah akan membuka pintu kamar hotel, pintu itu tak bisa dibuka seperti ada yang mengajal di depan pintu.
Azizah tidak tahu jika hotel yang dia tempat telah roboh sampai bawah, hanya satu tempat yang tak roboh sama sekali di hotel itu, ya itu kamar Azizah dan Iqbal.
Azizah juga tidak sadar jika saat ini kamar yang dia tempati bukan lagi di lantai dua, melainkan sudah merosot ke lantai satu.
"Kenapa pintunya tidak bisa dibuka" ujar Azizah masih berfikir.
Setelah lama berjuang tapi pintu tak kunjung terbuka, Azizah segera berlari ke jendela untuk melihat apa yang sudah terjadi.
Saat membuak hordeng jedela, Azizah begitu kaget dengan keadaan di luar. "inalilahi wainalilahi rojiu'n" ucap Azizah terperangak.
"Mas Iqbal, kamu dimanan" Azizah meraskan kakinya yang lemas, bagaimana tidak saat membuka jendela hal pertama yang Azizah lihat kota yang sudah hancur, pohon-pohon banyak yang tumbang, bahkan Azizah melihat beberapa orang yang tergeletak di jalan.
Azizah duduk di lanti dengan kedua lutut yang dia tekuk. "Mas kamu dimana, Zizah tidak bisa keluar Zizah mau disamping mas Iqbal" suara Azizah tak lagi terdengar.
Azizah yakin pasti Iqbal juga terkena dampak gempa bumi ini, yang membuat Azizah bingung kenapa dia tak kenapa-napa padahal dirinya berada di dalam gedung.
Bahkan kamar Azizah tak berantakan salam sekali, gempa bumi bersekala 5.6 itu tak menerjang Azizah.
Allah benar-benar melindungi seorang hambanya, Azizah adalah bukti dari semua itu, dia bahkan tak merasakan apa yang terjadi.
Saat sujud Azizah memang sempat merasakan sedikit getaran yang terjadi akibat gempa bumi yang melanda kabupaten Cianjur provinsi jawa barat ini, tapi dia tetap melanjutkan shalatnya tak goyah dengan getaran tadi, Azizah tetap fokus pada ibadah shalatnya sampai dia selesai mengucapkan salam.
__ADS_1