
Happy Reading...
Tak ada lagi masalah, Kini mereka bertiga sudah beranjak dari gang gelap dan buntu itu. Meninggalkan para pria bajingan yang tak sadarkan diri, mungkin akan sadar hari esok. Itupun jika mereka masih bisa bangun dalam keadaan normal. Karena sepertinya Calya sengaja memberikan pelajaran yang sangat kejam agar bisa menjadi efek jera seumur hidup.
Lalu di tempat yang tak jauh dari gang itu, Calya dan Nathan berdiri sambil menatap lurus ke depan. Menatap kepergian Serina yang sudah berjalan menjauh. Memilih tidak mau merepotkan lagi, jadi Serina langsung menolak tawaran Calya yang ingin mengantarnya pulang.
"Tidak tidak, Itu tidak perlu. Aku bisa pulang sendiri. sudah dekat kok, lagian aku tidak mau merepotkan kalian" Tolak Serina dengan menggelengkan kepala. Sungguh, hanya dengan diselamatkan dia sudah sangat bersyukur. Tidak ingin menuntut apapun lagi, apalagi harus merepotkan gadis penyelamatnya dengan mengantarnya pulang. Tentu dia masih tau diri.
"Kau yakin? Bagaimana jika kau bertemu bahaya lagi?" Tanya Calya datar. Kurang setuju atas penolakan Serina. Meski dia kejam tapi keluarganya masih membesarkannya dengan menanamkan jiwa kebaikan.
"Iya yakin. Kau tenang saja, rumahku sudah dekat, tidak akan ada bahaya lagi!" Sahut Serina memberanikan diri menatap Calya. Meyakinkannya lewat tatapan agar tidak perlu khawatir.
"Jika sudah yakin, itu artinya tidak akan terjadi apa-apa" Nathan menyela dengan datar. Dia berdiri cool sambil memasukkan kedua tangannya ke saku celananya.
"Tidak ada yang memintamu berbicara!" Maka dijawab datar pula oleh Calya sambil mendelik ke arahnya. Namun Nathan pura-pura tidak mendengarkan.
"Yang dikatakan tuan muda Nathan benar. Aku pastikan tidak akan terjadi apa-apa lagi, jadi terimakasih untuk malam ini. Aku sangat bersyukur bisa ditolong oleh kalian. Aku juga pasti akan mengembalikan jaket ini pada tuan muda Nathan." Ucap Serina panjang lebar. Dia menundukkan kepala saat berbicara pada Nathan. Terlalu takut untuk menatapnya langsung.
"Tidak perlu. Sudah dipakai orang, untuk apa pakai lagi" Tolak Nathan dengan dingin. Kalimatnya seolah menyiratkan jika dia jijik untuk memakainya lagi.
Maka Serina menunduk semakin dalam. Merasa nggak enak hati. Dirinya juga malu karena merasa tidak pantas. Kenapa juga dia menerima jaketnya. Memangnya siapa dirinya.
__ADS_1
Duk.
"Aww...apa yang kau lakukan?" tanya Nathan datar sambil meringis menahan sakit. Tiba-tiba saja perutnya kena siku dari Calya. Membuat Serina refleks mengangkat kepala untuk melihat apa yang terjadi.
Sedangkan pelakunya tidak merespon apa-apa untuk mengklarifikasi perbuatannya. Hanya melirik Nathan dengan tatapan yang super dingin dan menusuk, membuatnya seketika diam tak berkutik. Dalam hati Nathan memarahi dirinya sendiri karena bisa-bisanya langsung tunduk begitu saja. Mana sikapnya yang cool dan berkuasa itu.
"Kalau begitu, kau hati-hati" Calya beralih menatap Serina yang masih bengong. Namun tersadar kembali saat dua pasang mata sedang menatapnya. Merasa kikuk langsung menyergap dirinya.
"Mmm i-iya. Ya udah aku pulang duluan. Dan terimakasih" Jawab Serina sembari membungkuk. Setelah itu dia berbalik dan berjalan secepatnya. Menyembunyikan decakan kagumnya pada Calya. Karena menganggap Calya adalah sosok hebat yang satu-satunya bisa menjinakkan seorang pangeran yang terkenal sangat dingin.
Itulah percakapan singkat mereka sebelum akhirnya Serina memilih pulang sendiri. Sekarang Calya terus memandang ke arah Serina. Sampai tubuhnya menghilang saat belokan, barulah Calya menghentikan pandangannya itu.
"Hey kau mau kemana?" tanya Nathan datar sambil mencegat Calya yang ingin pergi.
"Tidak boleh!" larang Nathan. Bahkan tanpa sengaja genggaman pada tangan Calya semakin erat.
"Siapa kau berani melarang ku untuk pulang?" Seru Calya dingin. Mulai kesal.
"Aku? Aku adalah Nathan Evander. Orang yang ingin menagih janji padamu" Timbal Nathan dengan nada yang terdengar menjengkelkan bagi Calya.
"Katakan! Kau ingin apa?" bertanya dengan tidak sabaran. Sudah ingat janji apa yang dimaksud Nathan. Dan mulai menyesali apa yang sudah dia perbuat.
__ADS_1
"Temani aku makan. Tapi ini bukan permintaanku" Seketika Calya berkerut tidak suka mendengarnya. Seolah berkata, apa maksudmu?.
"Kau sudah membuatku kedinginan hingga kelaparan. Jadi kau harus bertanggung jawab untuk itu. Selain itu aku mau mengujimu, apakah kau termasuk orang yang menepati janji atau bukan" Jelas Nathan. Sungguh bukan dirinya sekali yang suka memperjelas perkataan agar bisa di mengerti orang lain. Biasanya dia akan menjawab dengan singkat dan padat.
"Jangan melewati batas. Sebutkan saja apa keinginanmu? Tidak usah bertele-tele" Tandas Calya masih terdengar dingin. Ekspresinya saat ini sudah berubah gelap. Seperti sudah siap melayangkan pukulan.
"No no no! aku bukanlah orang yang mudah percaya pada seseorang. Jadi, sebelum aku menyebutkan apa permintaanku. Aku mau lihat ketulusanmu dulu dalam menuruti keinginanku" Sahut Nathan dengan senyum licik. Pokoknya dia sudah merencanakan banyak hal untuk mengenal lebih jauh gadis ini.
"Kau cowok yang tidak tau malu. Pokoknya aku hanya akan menuruti satu permintaan saja. Selain itu aku tidak peduli" Tolak Calya mentah-mentah.
"Oo...berarti ucapanmu tadi tidak tulus? Baik, aku akan datang pada gadis tadi untuk memintanya ganti rugi karena sudah memakai jaket ku yang sangat mahal" Ujar Nathan belum menyerah. Bahkan tidak tau malunya mengancam dengan berkata seperti itu.
Calya terlihat menahan geram dibalik mimik dinginnya. Sangat sangat ingin memberi pelajaran. Namun harus ditahan. Ditariknya nafas sangat dalam lalu menghembuskannya perlahan.
"Kau ingin makan dimana?" Pasrah sudah. Tidak ada pilihan selain mengikuti kemauan Nathan yang sudah masuk ke dalam list cowok yang paling dibencinya.
Senyum kemenangan lepas landas di wajah tampan itu. Semakin membuat Calya memutar bola mata jengah.
"Ikut aku" Menyeret Calya dengan genggaman yang belum terlepas. Dan Calya hanya mengikuti dengan enggan. Sungguh menyebalkan, makinya dalam hati.
Bersambung~
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya ya!! LIKE, KOMEN, FAVORIT, VOTE, DAN HADIAHNYA😉 Biar thor nya semangat buat up😁
HAPPY TERUS SEMUANYA~~~