Gadis Jutek Kesayangan Ceo

Gadis Jutek Kesayangan Ceo
Ichiro vs putri


__ADS_3

mereka bertiga sarapan di meja makan,sejak putri menikah dengan erik gea sangat manja. setiap sarapan dia selalu disuapi putri. melihat hal itu erik merasa sangat puas.


"apakah kamu sudah menyiapkan kontrak untuk kerja sama kita dengan CR design collection?" tanya erik sambil melihat ponselnya,saat ini mereka sedang duduk di dalam mobil.


"sudah" jawab putri dengan singkat,tentu saja hal itu membuat erik tidak puas.


"apakah ibumu dulu waktu hamil kau makan batu?" tanya erik dengan wajah yang menatap putri


"tentu saja tidak,kalau makan batu bagaimana mungkin bisa menghasilkan wanita cantik dan pintar sepertiku" kata putri tak kalah menatap tegas wajah erik.


erik menyentil jidat putri. "percaya diri dari mana yang kamu dapatkan itu" kata erik sambil tersenyum saat putri mengelus jidatnya yang sakit.


tak lama kemudian mereka sampai di kantor. setiap hari karyawan selalu membicarakan putri dan erik yang menurut mereka,hubungannya tidak biasa.tidak seperti atasan dan bawahan.


bahkan ada yang bilang putri adalah simpanan erik. putri tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh karyawan dikantornya. karena menurut dia hanya akan memenuhi isi otak apabila semua harus difikirkan.


"putri siapkan kontraknya CR design collection. kita berangkat ke restoran barat sekarang" kata erik sambil membetulkan dasinya. putri mengangguk mengerti.

__ADS_1


sepanjang perjalanan putri gelisah,seperti tidak tenang. beberapa kali erik melirik melihat putri yang tidak tenang. erik berfikir apakah dia takut dengan ibunya saat bertemu nanti,atau dia rindu dengan ayahnya. itulah pertanyaan yang ada di fikiran erik saat ini.


tak berapa lama kemudian mereka telah sampai dan masuk ke ruang vvip yang telah di pesan oleh tuan Hitoshi suami ibu zaskia yang sekarang, dia adalah orang asli jepang.


"selamat datang tuan erik,silahkan duduk" kata tuan Hitoshi mempersilahkan erik dan putri untuk duduk.


"terima kasih tuan" jawab erik tenang,putri dan erik duduk bersebelahan. di depan mereka ada ibu putri roslina dan Ichiro anak tuan Hitoshi dengan istri pertamanya yang sudah meninggal dan juga saudara tiri putri.


mereka membicarakan kerjasama,selain itu maksud lain tuan Hitoshi adalah supaya erik mau berteman dengan Ichiro,karena dari teman berharap bisa dekat menjadi kekasih.


"apakah putri memiliki hubungan yang tak biasa dengan erik?" tanya mama putri pada dirinya sendiri di dalam hati. melihat hal itu Ichiro yang sudah sejak lama menyukai erik menjadi tidak suka melihat putri.


"hubungan anda dan sekertaris anda sangat baik ya tuan erik" kata Ichiro menyindir


"tentu saja baik,apakah nona Ichiro merasa keberatan?" tanya erik tidak suka


"tidak,tidak keberatan sama sekali tuan erik. Ichiro adalah anak saya satu-satunya, dia sudah biasa saya ajak untuk ikut di setiap kesempatan saya bertemu klaen,agar dia belajar. kelak dia yang akan meneruskan CR design collection ini. mohon anda memaafkan putri saya" tuan Hitoshi segera meredakan suasana yang membuat erik tidak suka,karena dia takut erik akan membatalkan kerjasamanya yang sudah lama tuan Hitoshi inginkan.

__ADS_1


erik hanya diam saat mendengar tuan Hitoshi,erik dan putri meminta pamit untuk pulang ke kantor karena ada banyak pekerjaan yang harus ditangani. yang sebenarnya adalah erik tidak suka berlama-lama dengan Ichiro.


sampai di perusahaan putri kembali untuk mengerjakan pekerjaannya. tiba-tiba erik memberikan tiket pesawat ke singapore. tentu saja itu membuat putri terkejut.


"ini" kata putri sambil memegang tiket pesawat. dan memandang erik penuh haru.


"iya,hari minggu kita bertiga ke singapore menjenguk ayahmu dan mengajak gea jalan-jalan" kata erik lembut.


putri berdiri dan berjalan keluar dari meja kerjanya dan memeluk erik secara tiba-tiba,tentu saja hal itu membuat erik terkejut bukan main. erik yang awalnya ragu kini membalas pelukan putri.


"terima kasih bos" kata putri sambil menangis haru.


"sama-sama,tapi itu. hm lepaskan pelukanmu,itu membuatku tidak bisa bernafas. dan kamu jangan menangis,aku tidak mau ingusmu menetes di kemejaku" kata erik gugup,dia belum menyiapkan dirinya di peluk putri. jantungnya hampir lompat keluar dari tempatnya.


"dasar manusia dingin,apa mati tuan muda ini kalau mengatakan hal yang romantis sedikit" gerutu putri dalam hatinya.


karena kata-kata erik membuat putri kesal dan canggung seketika. erik yang masih dag dig dug itu mencoba duduk tenang di kursi singgasananya,sambil menatap layar laptopnya.

__ADS_1


__ADS_2