Gadis Jutek Kesayangan Ceo

Gadis Jutek Kesayangan Ceo
Feng teng


__ADS_3

setalah pulang kerja erik berencana mengajak gea dan putri pergi makan di luar sekalian mengajak putri belanja untuk keperluan yang akan di bawa besok menjenguk ayahnya di singapore.


"kamu mau masih mau lembur?" tanya erik yang sudah berdiri di depan meja kerjanya.


putri melihat jam tanganya,dia tidak sadar waktunya sudah pulang karena pekerjaan yang sangat banyak yang harus segera dia siapkan.


"iya suamiku,ayo kita pulang" kata putri sambil tersenyum yang di buat-buat semanis mungkin.


"senyummu itu jelek sekali,jangan tersenyum seperti itu lagi" kata erik sambil memalingkan wajahnya dan berjalan lebih dulu dari putri,dia sedang tersipu malu,karena putri memanggilnya suami.


"susah sekali membuat gunung es mencair,sungguh menyebalkan" putri ngedumel sendiri,dan mengikuti erik berjalan di belakang.

__ADS_1


setelah sampai dirumah,mereka disambut gea dengan bahagia. yang biasanya memeluk erik kini lari memeluk putri dan dipangku putri di sofa. melihat itu erik tersenyum senang. sejak kecil gea tidak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya. saat gea berusia dua bulan,orang tuanya mengalami kecelakaan hebat,membuat dia dan gea yatim piatu. sejak saat orang tuanya meninggal dia yang menegurus perusahaan dari sejak dia masih kuliah.


"semakin dilihat,putri juga bukan gadis yang buruk. dia terlihat sangat manis dan juga sayang dengan gea,tidak buruk juga aku menikah dengannya" kata erik dalam hati,dia berdiri di antara ruang tengah dan ruang tamu memperhatikan gea dan putri yang sedang bercanda.


sore itu gea dan putri mandi berdua,kamar mandi di kamar utama terdengar sangat berisik oleh suara tawa gea dan putri. erik yang sudah mandi terlebih dahulu, dia sedang memakai kemeja hitam, lengan panjang dengan lengan yang di gulung setengah lengan,dan menyisakan dua kancing di atas yang tidak dikancingkan,semakin terlihat sangat tampan.


erik memang tampan,dengan blasteran ingris dan indonesia. dia memiliki hidung yang mancung,bermata elang berdagu belah dan rahang yang tegas,serta kulit yang bersih. membuat seorang wanita berlomba-lomba naik ke atas ranjang erik. ditambah dia seorang pemuda yang kaya raya di negara s.


tak lama kemudian gea dan putri sudah bersiap,dia akan terun kebawah,erik duduk santai menunggu dua wanitanya bersiap. gea dan putri memakai gaun couple,dres yang dipakai mereka warna hitam selutut. gea terlihat manis dan putri terlihat sangat cantik,kaki jenjang yang indah itu terlihat mulus membuat erik menahan ludahnya saat menatap putri.


"kakak" panggilang gea membuyarkan pandangan erik ke putri,gea memeluk erik dan duduk di pangkuanya.

__ADS_1


"gea sudah semakin besar,akhir-akhir ini juga seperti tambah berat badanmu" kata erik memuji gea sambil memencet hidung mungil milik gea,erik dan gea sangat mirip.


mereka berangkat menuju restoran keluarga,meski erik sangat kaya namun dia juga dermawan. dia selalu memanjakan adiknya. saat mereka sedang duduk menunggu pesanan. ada seorang lelaki yang menyapa putri.


"hai putri,apa kabarmu?" kata seorang pemuda dia bernama feng teng.


"kabar baik sinior" jawab putri dengan tersenyum tipis.


"lama tidak bertemu putri,sekarang sedang sibuk apa? Dia siapa?" tanya feng teng saat melihat erik dengan aura yang dingin,tidak suka saat menatap dirinya.


"saya erik suami putri" sontak erik memperkenalkan diri sendiri karena dia merasa jengkel dan cemburu,sudah tidak bisa lagi di tahan erik.

__ADS_1


"pff" putri menahan tawa.


Mendengar itu feng teng berpamitan pergi meninggalkan putri. Feng teng adalah kakak kelas putri yang sudah lama menyukai putri. Namun karena putri seorang gadis yang cuek dan jutek,dia takut untuk mengungkapkan perasaanya. Mendengar putri tiba-tiba sudah menikah membuat dirinya patah hati.


__ADS_2