Gadis Jutek Kesayangan Ceo

Gadis Jutek Kesayangan Ceo
Putri 03


__ADS_3

erik diam begitu lama di depan wanita yang dicarinya selama lima tahun ini,erik hanya ingin dia menjelaskan.


"erik,bagaimana kabarmu belakangan ini?" tanya rania membuka percakapan. karena dari tadi erik hanya terdiam dengan tatapan dingin,dulu erik yang selalu lembut pada rania. kini terlihat dengan tatapan dinginnya,membuat rania sedikit terkejut juga takut.


"kabarku baik,apakah ada hal yang ingin kamu jelaskan padaku. entah angin apa yang membuatmu muncul sendiri dihadapanku" kata erik dengan nada dingin.


"maaf,lima tahun lalu aku mengalami kecelakaan. ada seseorang sengaja menumpahkan air keras ke wajahku dan sebagian tubuhku. aku menjalani serangkaian pengobatan dan operasi. aku tidak memberitahumu,sebab aku takut,kamu akan membenciku dengan wajahku yang rusak. maaf erik,baru sekarang aku menemuimu" kata rania dengan wajah yang menunduk.


erik terkejut dengan penjelasan rania. dulu dia sangat mencintai wanita ini,namun gea tidak menyukai rania.


"dimana kamu terkena air keras,lalu siapa yang melakukanya?" tanya erik penasaran.


"aku tidak tahu,setelah dia menyiram air keras ke arahku,dia langsung kabur begitu saja" kata rania dengan wajah yang menunduk. erik diam tidak mengatakan apapun,dia dilanda kebimbangan. erik menoleh ke toko kue tempat putri dan gea duduk,namun putri tidak lagi disana. erik terlihat sangat gelisah,takut jika putri akan kembali salah faham padanya.

__ADS_1


"erik,aku tahu aku salah. tapi kamu adalah orang satu-satunya yang aku cintai hingga saat ini" kata rania lagi.


"aku minta maaf rania,tapi cinta kita tidak bisa dilanjutkan. aku sudah memiliki seorang istri,dia sayang dengan gea dan gea juga sangat menyukai dia. kita hanya bisa berteman." kata erik menjelaskan.


"aku tahu aku yang salah,tapi bolehkah aku bekerja di tempatmu,aku butuh uang untuk menghidupiku. keluargaku bangkrut" kata rania sambil mengepalkan tangannya di atas pahanya.


"iya,aku juga mendengar jika keluargamu bangkrut. saat aku menemui mereka. ada banyak polisi dan wartawan. orang tuamu melakukan bunuh diri. sungguh disayangkan" kata erik tenang.


"jadi,apakah kamu mengijinkanku bekerja di kantormu?" tanya rania memastikan.


"aku akan mengabarimu nanti,saat aku sudah memutuskan kamu bekerja di bagian mana" kata erik tenang. rania tersenyum puas. dia menang selangkah.


putri sepanjang perjalanan tidak tenang,dia terus berfikiran yang bukan-bukan tentang erik. dia melihat wanita itu mirip yang difoto yang di ruang baca waktu itu.

__ADS_1


"apakah dia kekasih erik dimasa lalu? bagaimana jika iya,terus jika erik kembali padanya,apa yang akan aku lakukan?" tanya putri pada dirinya sendiri.


setelah putri kembali ke rumah,dia menemani gea belajar. setelah itu dia duduk termenung didalam kamarnya memikirkan erik dengan wanita lain. bahkan ssampai laurut malam erik belum juga pulang,dia menemani rania. sedangkan putri terus menunggu di rumah.


putri mencoba menghubungi ponsel erik,tapi suara perempuan yang didengar putri.


"hallo,maaf ini siapa? aku kekasih erik. dan eriknya sedang mandi. apakah ada yang ingin anda sampaikan,aku akan membantu menyampaikan padanya" kata rania setelah menjawab panggilan telvon erik. putri terdiam saat mendengar perkataan wanita itu. lalu dia tidak mengatakan apapun,putri langsung mematikan panggilan telvonnya.


rania menghabus panggilan putri,dan bersikap biasa saja saat erik kembali dari toilet.


"aku akan mengantarmu pulang,ini sudah larut malam,istriku dan gea sedang menungguku dirumah" kata erik mengajak rania pulang.


setelah bertemu rania siang tadi,rania ingin ditemani seperti saat menjadi kekasihnya dulu untuk yang terakhir kalinya. dan erik menyetujinya. mereka memutuskan pulang,saat rania akan berdiri dia pura-pura jatuh dan meninggalkan bekas lipstik di kemeja erik.

__ADS_1


"kekasih,hah lucu sekali. baru kemaren malam dia begitu hangat. lalu sekarang pergi berkencan dengan seorang kekasih. hebat sekali kau erik" kata putri sambil memukul gulingnya. entah sejak kapan air mata itu mulai jatuh di pipinya. dia sangat sedih saat mendengar kata-kata rania barusan.


__ADS_2