Gadis Jutek Kesayangan Ceo

Gadis Jutek Kesayangan Ceo
Rania vs putri


__ADS_3

mulai saat ini pekerjaan paman wu yang sebagai sopir pribadi gea di gantikan putri,hari ini putri mengantar gea ke sekolah. erik berangkat ke kantor mengendarai mobil sendiri.


"gea,sekolah yang rajin ya sayang? nanti kakak akan jemput gea pulang sekolah" kata putri di depan gerbang sekolah,sebelum gea masuk ke dalam kelas. mereka berdua saling melambaikan tangan.


putri tidak langsung pulang ke rumah erik,dia pulang melihat rumah yang membesarkan dia. rumah yang selama ini memberikan kehangatan. putri membuka pintu rumah,dia teringat banyak kenangan dengan ayahnya. di ruang tamu yang kecil itu biasanya ayahnya menunggu dia pulang bekerja paruh selama putri masih sekolah.


putri berjalan keruang tengah,disana ada kasur kecil dan sebuah televisi yang biasa untuk rebahan putri dan ayahnya. yang selama ini memanjakan dirinya. kembali dia membuka kamar tidur miliknya,meski tidak sebesar kamar tidur di rumah erik, tapi kasur dan meja belajar di kamarnya adalah pemberian ayahnya saat bulan pertama ibunya meninggalkan dirinya.


putri duduk di atas tempat tidur,disana dia menatap foto ayahnya dan dirinya saat putri ulang tahun ke tujuh belas tahun. tiba-tiba cairan bening dimatanya mulai jatuh di pipinya.


"Ayah,Alangkah indah hidup ini jika kita mencintai orang yang mencintai kita. sekarang aku mengerti kenapa ayah tidak pernah marah sama ibu, meski ibu selalu memarahi ayah,karena cinta ayah ke ibu sangat besar. walau pada akhirnya ayah harus ditinggalkan.sakit yah,sakit sekali mencintai orang yang membohongi putri. ayah,seandainya ayah tahu putri sudah menikah dengan erik,apakah ayah kecewa dengan putri? atau ayah akan senang. menantu ayah orang yang hebat,orang kaya dan berpengaruh dinegara s di kota x. ayah,selama ini aku tidak pernah mencintai seseorang,selain ayah. aku sudah jatuh cinta dengan erik yah,tapi cinta dimasa lalunya telah kembali. katakan padaku ayah,aku harus bagaimana?"


putri mengusap air matanya dan pergi meninggalkan rumahnya. dia memetik beberapa bunga mawar yang ditanamnya,dia akan membawa pulang dan menaruhnya di ruang tamu,tengah dan kamarnya.


sampai dirumah putri memasak beberapa masakan menu makan siang erik dan gea,putri berencana akan mengajak gea makan siang di kantor erik. putri memasak bersama bibi yana.


"nyonya,tuan itu sering terlambat makan. tuan memiliki asam lambung. semenjak tuan menikah dengan nyonya,asam lambung tuan belum pernah kambuh lagi. kehadiran nyonya di rumah ini memberikan banyak kebahagiaan untuk non gea dan tuan muda,bibi sangat senang" kata bibi yana sambil memotong daun bawang.


"menurut bibi,apakah tuan mencintai putri? atau karena gea menyukai putri?" tanya putri tanpa ragu.


"tuan mencintai nyonya,bukan karena non gea. tuan tidak pernah membawa wanita kerumah ini,kecuali nyonya" jawab bibi yana tanpa ragu.

__ADS_1


putri diam tanpa bertanya apapun pada bibi yana,setelah masakan selesai. putri mandi dan berganti baju,serta memoles wajahnya dengan make up yang tipis. menambah kecantikan pada dirinya. putri berangkat menjemput gea ke sekolah.


sekitar duapuluh menit putri menunggu gea,akhirnya gea keluar dari gerbang sekolah. putri memberikan pelukan hangat pada gea. "ya tuhan,aku sungguh mencintai gea,aku tidak ingin melukai hatinya. aku juga tidak ingin berpisah dari gea. tapi erik sudah membohongiku" kata putri dalam hati,putri melepaskan pelukan gea. putri mengusap air matanya yang hampir jatuh.


"apakah kakak sedang sedih?" tanya gea setelah melihat putri,matanya berkaca-kaca dan hidungnya memarah.


"kakak tidak sedih,kakak hanya sedang bahagia bisa bertemu gea dan menikah dengan kak erik" jawab putri sambil menuntun gea masuk ke dalam mobil.


mereka berdua memasuki mobil,putri menjelaskan pada gea kalau dia akan mengajak gea makan di kantor erik. mendengar hal itu membuat gea sangat senang. setelah sampai dikantor gea dan putri naik lif ceo dan langsung masuk ke ruangan erik tanpa mengetuk pintu.


di dalam hanya ada erik dan rania,mereka sedang membahas penjualan produk baru. setelah membuka pintu putri terdiam menatap pemandangan erik dan rania begitu dekat. gea terlihat cemberut.


"jadi,ini alasan erik menyuruhku berhenti bekerja. agar dia bisa bermesraan dengan kekasihnya" kata putri dalam hati.


"gea sayang,kakak bekerja untuk kak erik. membantu kak erik. apa kabarnya sayang" kata rania mencoba menyentuh gea yang sudah dekat dengan mereka.tapi gea menepis tangan rania. erik dan putri masih saling memandang. putri bingung,antara masuk atau pergi meninggalkan mereka.


"kenapa aku harus kabur,aku sekarang yang memiliki status istri sah" kata putri dalam hatinya.


"putri,aku bisa menjelaskan ini semua" kata erik meninggalkan meja kerjanya dan berlari kecil ke arah putri.


"tidak perlu dijelaskan lagi,aku tahu dia hanya karyawanmu. sedangkan aku adalah istri sahmu. oh ya,makanya sebagai istri sahmu aku memasak makan siang untukmu" kata putri memberanikan dirinya. dia menegaskan hubunganya dengan erik sambil menatap dingin rania.

__ADS_1


mendengar itu, tentu saja rania sangat marah,tapi dia mencoba menahannya.rania mencoba mengalah untuk menang terlebih dahulu.


"hanya aku yang boleh menjadi nyonya,kamu tunggu saja saat kugantikan nanti" kata rania dalam hati.


erik merasa senang dengan penjelasan putri,menegaskan hubunganya di depan rania. seakan putri sedang cemburu. padahal hati putri sangat sakit saat melihat rania bekerja di kantor erik. sedangkan dia membujuk gea untuk membuat putri berhenti bekerja hanya demi rania.


"nenek sihir,apa kamu sudah dengar. hanya kak putri yang menjadi kakak gea. jadi berhenti mengganggu kak erik" kata gea menatap dingin rania. disana rania merasa di pojokan putri dan gea. sedangkan erik hanya diam melihat kelakuan putri dan gea yang seperti orang tengah cemburu berat.


"uhukk,rania silahkan keluar. nanti kita bahas lagi. istriku dan adikku sudah datang. kami akan makan siang bersama" kata erik mencairkan suasana.


"baik,rik. aku keluar,gea sayang sampai ketemu lagi. kakak juga akan istirahat. selamat makan siang putri,semoga hari-harimu menyenangkan" kata rania sebelum pergi.


"rania,apa kamu tidak diajarkan sopan santun. aku di sini nyonya bosmu. apa kamu memanggil bosmu juga dengan sebutan nama?" kata putri dengan mulut pedasnya,lalu rania berhenti sejenak sambil mengepalkan tangannya.


"maaf nyonya,karena masa lalu kami,aku jadi terbiasa memanggil erik dengan sebutan nama. permisi" kata rania pergi setelah menutup pintu.


putri menatap erik dengan tatapan tajam. erik langsung memeluk putri. dia tahu jika putri sedang marah padanya.


"sayang,maaf. aku tidak bercerita masalah ini padamu,rania kembali dan butuh pekerjaan. orang tuanya sudah meninggal. dia tidak memliki siapapun selain aku disini" kata erik mencoba menjelaskan.


"untuk apa kamu menjelaskan padaku? bukankah kita sudah sepakat untuk tidak mencampuri masalah pribadi kita?" kata putri mendorong tubuh erik. lalu putri duduk di sofa,dia mengambilkan makan siang untuk erik dan menyuapi gea makan.

__ADS_1


erik mencoba diam,dia akan kambali meluluhkan hati putri saat dirumah. dia tidak ingin melihat gea sedih jika dia dan putri bertengkar. lalu erik memakan beberapa suap makanan yang dimasak putri.erik sangat suka dengan masakan putri. menurut erik masakan putri mengingatkan masakan mendiang ibunya.


__ADS_2