
"rania,aku harap kamu tidak melakukan hal di luar batasmu. Aku tidak akan tinggal diam" kata zeo memperingatkan rania,saat akan pergi meninggalkan ruang presdir.
"memangnya aku bisa melakukan apa? Lawak sekali asisten zeo,masalah erik. Aku pasti akan merestui hubungan mereka" kata rania sambil mengepalkan kedua tangannya.
"aku harap begitu nona rania" ejek zeo
rania pergi meninggalkan zeo begitu saja.
Erik,gea dan putri bermain di taman bermain. Mereka mencoba aneka permainan.
"gea,ayo kita makan es krim" ajak putri saat duduk di kursi pengunjung.
"kalian mau es krim,biar aku yang membeli. Kalian tunggu di sini" kata erik meninggalkan mereka berdua.
Putri merangkul gea,sesekali mencium pipi imut gea. Erik melihat tingkah putri tersenyum dari jauh.
"mungkin akan lebih ramai lagi jika aku memiliki seorang anak" batin erik.
Tak lama kemudian erik membawa tiga es krim. Erik merasa senang dapat bermain bersama dengan putri dan gea,melihat es krim putri di bibirnya. erik memberikan kecupan bibir pada putri.
"erik,ada gea" cubit putri.
erik hanya tersenyum melihat ekspresi malu putri.
__ADS_1
semua orang di sekitar arena bermain menatap putri dengan tajam,saling berbisik satu sama lain. melihat keanehan itu putri dan erik menjadi bingung tak mengerti.
"apakah ada yang salah dengan mukaku?" tanya putri heran
erik menggelengkan kepala,dan hanya mengatakan jika istrinya cantik.
dreettttttt dreeetttt getaran pada ponsel erik,ada panggilan masuk.
"ada apa zeo?" tanya erik pada asisten kepercayaanya.
"tuan,cobalah untuk membaca berita hari ini,semua bergosip tentang nyonya muda kekasih tuan devan ceo KR teknologi" jawab zeo
mendengar hal itu erik langsung mematikan ponselnya,berita putri dan devan menjadi berita panas sore itu. banyak foto putri dan devan yang terlihat romantis.
"tidak ada apa-apa,ayo kita pulang" kata erik menutupi masalah itu. dia tidak mau menjadi beban pikiran istrinya.
"zeo tekan sebisa mungkin berita itu,dan cari tahu siapa penyebar berita itu. aku menunggu kabarmu,jangan beritahu nyonya hal ini" erik mengirim pesan pada zeo.
rania yang membaca berita itu sangat senang. karena rania melihat devan sangat mencintai putri dia ingin bekerja sama dengan devan.
malam di rumah devan
makan malam di rumah devan,keluarga devan lengkap. dia juga memiliki seorang adik perempuan bernama denada. dia lebih muda satu tahun dari putri. bahkan denada sangat mengidolakan putri karena kecerdasan yang dimiliki putri. dia adalah orang yang pertama kali sangat senang saat melihat kakaknya sedang menjalin hubungan dengan putri.
__ADS_1
"devan,kenapa kamu sembunyikan kekasihmu dari kami semua? kenapa kamu tidak membawa dia pulang?" tanya papa devan pada putranya.
"benar kakak,aku sungguh sangat menyukai kak putri. dia cantik dan juga pintar" sahut denada.
"devan,bawa dia besok ke rumah. dan ajak dia menikah. mama tidak masalah dia dari keluarga mana,kaya miskin atau apalah. yang penting kamu bahagia. mama setuju" kata mama devan,sambil menyuap nasi ke mulutnya.
"ma,pa. aku belum mendapatkan cintanya. tunggu sampai dia bersedia. aku pasti akan membawa pulang" jawab devan sambil meneguk air putih.
"dasar bocah tengik,mengejar satu wanita saja apa susahnya" gerutu mama devan.
"ma,asal mama tahu ya,kak devan sudah di tolak kak putri tiga kali hahahaha" ejek denada sambil tertawa. lalu devan memukul kepala adiknya.
selesai mandi,putri mencari ponselnya. erik menyembunyikan ponselnya.
"ada apa sayang?" tanya erik sambil mengecup kening erik
"aku sedang mencari ponselku" jawab putri.
"sudahlah,aku sangat lelah. temani aku tidur" kata erik menarik istrinya ke kasur.
setelah putri tertidur,erik meninggalkan putri di ruang kerja erik. disana sudah ada zeo yang sedang menunggu dirinya. mereka membicarakan masalah berita tentang istrinya dan devan. zeo menemukan berita itu berasal dari media KR milik KR teknologi. berarti itu memang sudah di rencanakan devan.
malam itu muncul kembali berita panas yang dibuat devan,kekasih raja bisnis negara s presdir erik aleksandrea telah kembali rania wijayanti. dan ada foto mereka tengah mengikuti pesta lelang amal.
__ADS_1